PROSESNEWS.ID – Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Provinsi Gorontalo berencana akan membangun kanal Saluran Tanggidaa pada tahun 2021 untuk menangani banjir dan genangan air di Kota Gorontalo,
Hal tersebut diungkapkan Kepala Dinas PUPR Handoyo Sugiharto usai menerima kunjungan kerja anggota DPRD Provinsi Gorontalo daerah Pemilihan Kota Gorontalo di ruang kerjanya, Kamis (12/11/2020). Handoyo mengatakan pihaknya akan berusaha untuk memasukan pada anggaran Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) tahun 2021.
“Pembangunan Kanal Tanggidaa membutuhkan anggaran Rp50 miliar, kami berharap apabila tahun depan ada dana PEN ini akan kita perjuangkan untuk pembuatan Kanal Tanggidaa,” Kata Handoyo.
Kepala Dinas PUPR juga menjelaskan, Kota Gorontalo merupakan ibu kota provinsi yang seharusnya bebas dari genangan air dan untuk memudahkan pembangunan kanal tanggidaa sepanjang 5 km itu pihaknya telah melakukan studi dan Detail Engineering Design (DED) pada beberapa waktu lalu.
“Perencanaan studi atau amdal, UKL-UPL kita sudah laksanakan beberapa waktu lalu, dalam rangka memudahkan pembangunan Kanal Tanggidaa,” jelas Handoyo.
Kota Gorontalo bebas genangan air pada tahun 2021 merupakan implementasi dari salah satu program dari Gubernur dan Wakil Gubernur Gorontalo, yaitu pembangunan infrastruktur yang lebih merata. Sehingga rencana pembangunan kanal Tanggidaa merupakan hasil survei dan kajian topografi Kota Gorontalo serta volume curah hujan yang terjadi di Kabupaten Bone Bolango dan Kota Gorontalo.
Handoyo menambahkan dari hasil survei dan kajian yang telah dilakukan, rencana pembangunan Kanal Tanggidaa akan dimulai dari saluran yang berada di persimpangan jalan Jhon Aryo Katili hingga ujung Sungai Tamalate.
“Rencana kita MC nolnya itu dimulai dari perempatan Jalan Andalas sampai berakhir di ujung Sungai Tamalate sekitar 5 kilometer. Kami berharap rencana ini bisa menjadi salah satu alternatif solusi untuk penuntasan banjir atau genang air yang ada di Kota Gorontalo,” ujar Handoyo. (Ads)












