
PROSESNEWS.ID – Pemerintah Kota (Pemkot) Gorontalo berhasil menekan angka stunting dari 26,5 persen pada tahun 2021, menjadi 19,1 persen tahun 2022 atau 7,4 persen.
Hal tersebut terungkap, saat Wakil Wali Kota Gorontalo Ryan Kono melakukan audiensi dengan Kepala BKKBN Provinsi Gorontalo, bertempat di Rumah Dinas Wakil Wali Kota, kamis (02/02/2023).
Meskipun angka stunting turun, kata Ryan, masih perlu komitmen untuk terus menekan hingga mencapai zero stunting. Sehingga, integrasi program antar berbagai elemen menjadi kunci keberhasilan pencegahan serta penurunan angka stunting.
“ke depan kami Pemkot Gorontalo akan lebih menyiapkan lagi langkah-langkah, dan kolaborasi bersama BKKBN, untuk mengintervensi sekian persen yang terdampak stunting ini,” kata Ryan
Ryan mengungkapkan, 23 persen masalah stunting itu berada pada masa awal kehamilan. Sehingga, seorang ibu hamil harus melakukan pengecekan terhadap kandungannya.
“Kami sekarang, sedang menggalakkan program tancap nikah, dan di tahun 2023 ini kami akan lebih gencar menurunkan angka stunting di Kota Gorontalo, seperti angka yang diintruksikan Presiden RI,” ungkapnya.
Reporter : Reza Saad












