
PROSESNEWS.ID – Plh. Sekda Kota Gorontalo Daud Panigoro menerima Kunjungan Mitra Proyek Climate Resilient and Inclusive Cities (CRIC) dari uni Eropa ke kota Gorontalo, guna membahas Sanitasi di Kota Gorontalo.
“Tujuan dari kunjungan ini adalah dari isu terpilih untuk masing-masing kota, dari hulu hingga hilir, dan Kota Gorontalo mendapat isu tentang air dan sanitasi,” ungkap Daud, Kamis (23/02/2023).
Daud menjelaskan, Kota Gorontalo merupakan salah satu kota percontohan CRIC, di mana isu permasalahan air dan sanitasi ini berdasarkan kesepakatan tim kelompok kerja (Pokja), CRIC dan Partner CRIC (Ecolise) pada FGD Tematik yang telah dilaksanakan pada 1 Februari 2021.
“Isu sanitasi ini juga didorong oleh Wali Kota Gorontalo Marten Taha, karena isu tersebut berdampak pada beberapa sektor, seperti sektor kesehatan (stunting),” jelasnya.
Diungkapkan Daud, CRIC dilaksanakan di 10 kota sasaran dan telah berlangsung sejak tahun 2020. Guna mencapai tujuan, CRIC dibangun atas tiga pilar, yaitu produksi dan pertukaran pengetahuan, rencana aksi iklim, serta pengembangan kapasitas dan komunikasi.
“Isu dari masing-masing kota berbeda, karena akan dilihat berdasarkan tantangan dan peluang yang ada di kota sendiri,” ungkapnya.
Reporter : Reza Saad












