
PROSESNEWS.ID — Gubernur Gorontalo Gusnar Ismail menyampaikan apresiasi tinggi kepada para lurah, kepala desa, camat, hingga petugas lapangan keluarga berencana (PLKB) di seluruh wilayah Gorontalo yang berhasil menurunkan angka stunting secara signifikan.
Apresiasi tersebut disampaikan menyusul diterimanya penghargaan dari Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (Kemendukbangga/BKKBN) atas keberhasilan Pemerintah Provinsi Gorontalo dalam program percepatan penurunan stunting.
Dalam sambutannya, Gubernur Gusnar menegaskan bahwa capaian ini merupakan hasil kerja keras dan kolaborasi seluruh jajaran pemerintah daerah hingga ke tingkat desa yang dikoordinir oleh masing-masing pimpinan satuan kerja.
“Saya menyampaikan terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya kepada para lurah, kepala desa, camat, hingga petugas lapangan keluarga berencana yang telah bekerja tanpa lelah dalam menurunkan angka stunting di wilayahnya masing-masing. Tentu atas koordinasi dan arahan masing-masing pimpinan dan atasan. Penghargaan ini bukan hanya milik pemerintah provinsi, tetapi juga buah kerja nyata seluruh aparat di lapangan,” ujar Gusnar usai menerima penghargaan dari Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga melalui Kepala BKKPN Gorontalo, Kamis (16/10/2025).
Pemerintah Provinsi Gorontalo, lanjut Gubernur, akan terus memperkuat kolaborasi dengan pemerintah kabupaten/kota, tenaga kesehatan, kader posyandu, serta masyarakat dalam memastikan setiap anak mendapatkan asupan gizi dan layanan kesehatan yang optimal.
Gubernur Gusnar juga menargetkan, hingga akhir tahun 2025 angka stunting di Provinsi Gorontalo dapat ditekan hingga mencapai 20 persen, sebagai wujud nyata komitmen pemerintah daerah dalam menciptakan generasi Gorontalo yang sehat dan berkualitas.














