
PROSESNEWS.ID – Bandara Djalaluddin Gorontalo menghadirkan layanan baru dalam sistem parkir dengan menerapkan pembayaran nontunai yang lebih praktis dan efisien.
Melalui sistem ini, masyarakat maupun pengunjung bandara tidak perlu lagi menyiapkan uang tunai saat melakukan pembayaran parkir.
Kepala Bandara Djalaluddin Gorontalo, Joko Harjani, mengatakan bahwa penerapan sistem parkir tersebut merupakan hasil kerja sama dengan perusahaan pengelola parkir nasional melalui sistem Tap In Tap Out (TITO).
Adapun metode pembayaran yang tersedia meliputi kartu uang elektronik seperti BRIZZI, Flazz, dan e-Money, serta pembayaran berbasis digital melalui QRIS dan dompet digital seperti GoPay, OVO, dan ShopeePay.
“Pengguna cukup men-tap kartu saat masuk dan keluar, atau memindai QR untuk pembayaran. Sistem ini kami terapkan agar proses keluar-masuk parkir menjadi lebih cepat dan tidak menimbulkan antrean panjang,” ujar Joko.
Lebih lanjut, Joko menjelaskan bahwa pihak bandara akan melakukan sosialisasi kepada masyarakat selama tiga bulan. Selama masa sosialisasi tersebut, pembayaran parkir secara tunai masih tetap dilayani.
“Kami sediakan kartu senilai Rp52.000 dengan saldo Rp20.000. Saldo bisa diisi ulang di minimarket maupun melalui mobile banking,” pungkasnya.













