
PROSESNEWS.ID – Pemerintah Kabupaten Gorontalo menggelar Uji Kompetensi Pengisian Jabatan Pengawas (Lurah) se-Kecamatan Limboto yang berlangsung di Gedung CAT BKPSDM, Senin (12/1/2026).
Sebanyak 28 aparatur sipil negara (ASN) mengikuti seleksi untuk memperebutkan jabatan lurah melalui mekanisme yang dirancang secara objektif dan transparan.
Bupati Gorontalo, Sofyan Puhi, menegaskan bahwa lurah di era saat ini dituntut memiliki kapasitas dan kompetensi di atas rata-rata, terutama dalam merespons dinamika dan kebutuhan masyarakat yang terus berkembang.
“Lurah harus cepat membaca kebutuhan masyarakat dan menghadirkan inovasi, termasuk membuka ruang aduan digital agar koordinasi semakin mudah,” tegasnya.
Secara khusus, Bupati menyoroti tantangan krusial di wilayah pusat ibu kota, salah satunya persoalan sampah yang memerlukan kepemimpinan yang progresif dan responsif.
Selain isu lingkungan, Sofyan juga menginstruksikan para calon lurah agar mampu menerjemahkan visi dan misi pemerintah daerah ke dalam program-program nyata, khususnya dalam penguatan sektor usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di tingkat kelurahan.
“Lurah harus mampu menjabarkan RPJMD ke dalam program konkret. Inilah ujian kepemimpinan sesungguhnya,” pungkasnya.
Seleksi ini diharapkan dapat menghasilkan lurah-lurah yang profesional, inovatif, serta mampu menjadi penggerak pembangunan dan pelayanan publik di wilayah masing-masing.













