
PROSESNEWS.ID – Menyongsong tahun 2026 dengan visi yang lebih terarah, Fakultas Ilmu Pendidikan (FIP) Universitas Negeri Gorontalo (UNG) menggelar Rapat Kerja (Raker) Tahun 2026. Mengusung tema “Membangun Budaya Kerja Kompetitif dan Produktif”, agenda tersebut menjadi forum strategis bagi seluruh sivitas akademika FIP dalam menyelaraskan target kinerja dengan tantangan pendidikan tinggi ke depan.
Raker FIP UNG tidak hanya menjadi agenda rutin tahunan, tetapi juga momentum penting untuk mengevaluasi capaian kinerja tahun sebelumnya sekaligus menyusun peta jalan (roadmap) strategis yang lebih berdampak. Dekan FIP UNG, Prof. Dr. Arwildayanto menegaskan, produktivitas menjadi fokus utama dalam pelaksanaan Raker tahun ini.
Menurutnya, peran dosen—terutama dosen muda—menjadi kunci dalam mendorong kemajuan fakultas. Oleh karena itu, FIP UNG berkomitmen untuk memperkuat pembinaan dan pendampingan agar produktivitas akademik dapat meningkat secara berkelanjutan.
“Produktivitas akademik bukan sekadar angka, tapi tentang etos kerja. Kami berkomitmen melakukan pembinaan intensif bagi dosen muda untuk mengakselerasi publikasi ilmiah, mendorong studi lanjut ke jenjang S3, serta memperkuat disiplin kerja. Kami ingin program yang lahir dari Raker ini benar-benar prioritas dan didukung oleh anggaran yang tepat guna,” ujar Arwildayanto.
Melalui Raker ini, FIP UNG diharapkan mampu membangun sinergi yang kuat antara ambisi akademik dan tata kelola manajemen yang sehat. Dengan budaya kerja yang kompetitif dan produktif, fakultas optimistis dapat meningkatkan mutu layanan akademik serta memperkuat pelaksanaan Tridharma Perguruan Tinggi yang berdampak langsung bagi masyarakat.
Raker FIP UNG juga menghadirkan arahan dari Wakil Rektor Bidang Keuangan dan Umum UNG, Dr. Moh. Hidayat Koniyo. Dalam pemaparannya, ia menjelaskan kebijakan keuangan universitas yang menekankan prinsip efisiensi tanpa mengabaikan orientasi pada capaian hasil atau output.
Ia menegaskan pentingnya optimalisasi potensi pendapatan, efisiensi penggunaan anggaran, serta keseimbangan antara target kinerja dan keterbatasan sumber daya yang dimiliki institusi.
“Perlu diingat bahwa ditahun ini, kebijakan strategis universitas dalam mendukung peningkatan kualifikasi dosen, percepatan studi lanjut S3, peningkatan publikasi ilmiah, serta skema bantuan berbasis output untuk mendorong peningkatan skor SINTA dan capaian IKU universitas,” terangnya.
Melalui perencanaan yang matang dan dukungan kebijakan yang terarah, FIP UNG menegaskan komitmennya untuk terus beradaptasi dan berinovasi dalam menghadapi dinamika pendidikan tinggi, sekaligus berkontribusi aktif dalam pencapaian target strategis Universitas Negeri Gorontalo.














