
PROSESNEWS.ID – Danrem 133 Nani Wartabone, Kolonel Czi Arnold AP Ritiauw menerima secara langsung kedatangan 650 orang, personel Yonif 715 Motoliato Brigif 22 Otamanasa.
Penerimaan itu pun turut didampingi oleh Dan Brigif 22 Otamanasa, Kolonel Inf. Ari Sudarsono serta Kolonel Czi Bagus Antonov Hardito.
Penerimaan itu pun tetap mengikuti protocol kesehatan, dimana pasukan Yonif R 715 Motoliato sebanyak 650 orang dipimpin langsung oleh Danyonif Raider 715, Letkol Inf. Agus Hariyanto, langsung menaiki kendaraan untuk melaksanakan protocol kesehatan sebagaimana mestinya dan untuk rapid test serta isolasi mandiri selama 14 hari.
Isolasi itu sendiri akan dilaksanakan di markas Brigif 22 Otamanasa, termasuk perlengkapan satuan maupun perorangan yang terlebih dahulu dilakukan penyemprotan disinfektan, oleh tim medis kesehatan Rumkitban Gorontalo. Dibantu oleh tim medis Kabupaten Gorontalo Utara. Sedangkan untuk pemeriksaan perlengkapan dilakukan oleh Sub Pom Gorontalo.
“Dalam kondisi seperti ini, pasukan Yonif R 715/Motoliato tidak langsung dapat bertemu keluarga sebagaimana biasa pasukan yang baru pulang dalam menjalankan tugas, akan tetapi dengan adanya pandemi covid-19 pasukan tersebut akan dilakukan isolasi terlebih dahulu guna mencegah penyebaran covid-19, yang masih berkecamuk di dunia persilatan tanah air bangsa Indonesia ini.
Apalagi dengan adanya Gorontalo akan menerapkan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB), yang akan disosialisasi mulai Senin 4 Mei 2020, selama 14 hari ke depan dengan demikian protokol kesehatan sesuai prosedur akan dilaksanakan demi keselamatan masyarakat Gorontalo pada umumnya,” kata Danrem 133 Nani Wartabone, Kolonel Czi Arnold AP Ritiauw.
Pandemi covid-19 yang melanda dunia termasuk Indonesia membuat keprihatinan bagi warga masyarakat, tidak terkecuali siapapun dapat terpapar virus Corona atau covid-19 tersebut. Bila lalai, dalam mengantisipasi akan protokol kesehatan sebagaimana yang dilakukan selama ini.
“Dengan demikian, untuk mengantisipasi akan hal tersebut demi keselamatan bersama seluruh warga harus mematuhi akan pandemi covid-19 dengan prosedur kesehatan yang berlaku,” harapnya. (Helmi)












