
PROSESNEWS.ID – Belum terima bantuan, salah satu masyarakat yang bermukim di kampung transmigran, kirim pesan melalui Whatsapp ke Gubernur Gorontalo Rusli Habibie.
“Saya mendapatkan pesan WA, pak gubernur kami masyarakat di pemukiman transmigrasi desa Lito, ada 150 KK yang belum dapat sama sekali bantuan dan belum terdata. Makannya hari ini saya kesini, coba mana pak camat jelaskan ke saya,” kata Rusli, Minggu (10/5/2020).
Menindaklanjuti laporan masyarakat tersebut, Rusli Habibie, datang langsung ke Kecamatan Paguyaman Pantai Kabupaten Boalemo.
Sementara itu, saat dikonfirmasi, Camat Paguyaman Pantai Steve Ahaliki membenarkan keterlambatan tersebut. Ia beralasan telah mengalokasikan bantuan yang diserahkan oleh pemerintah provinsi Gorontalo untuk masyarakat daerah transmigran.
“Dari jumlah 1.150 paket bantuan bahan pokok yang diserahkan hari ini, sebanyak 170 paket akan diserahkan kepada masyarakat yang ada di daerah transmigran,” jelas Steve.
Menanggapi hal itu Gubernur Rusli meminta aparat desa komunikatif dengan masyarakatnya. Agar tidak terjadi kesalahpahaman serta tumpang tindih penerima bantuan.
“Berarti benar kan? Benar mereka belum dapat bantuan. Ini kenapa saya katakan semua bantuan harus kita data sebaik mungkin. Jadi saya hari ini ke sini, saya ingin mengecek apakah rakyat saya di Boalemo ini, sudah mendapatkan bantuan atau belum. Baik bantuan dari pemprov, dari pusat, maupun dari pemda dan desa,” beber Rusli.
Dikesempatan itu pula, Rusli tak henti-hetinya tetap mengingatkan masyarakat untuk selalu patuh dengan aturan yang diberlakukan. Termasuk patuh terhadap penerapan PSBB.
“Intinya, kalau bapak ibu mengikuti anjuran pemerintah InsyaAllah sesuai keinginan kita bersama bapak Presiden awal Juli corona bisa selesai penyebarannya. Bahkan bisa saja lebih cepat, asalkan kita semua patuh. Tapi jika masih ada yang kepala batu, tidak patuh, egois, yah saya tidak tahu mau komentar apa lagi,” tutup Rusli. (Ads)












