Adhan Dambea Benarkan Tudingan Bem UNG Soal Perdis

Anggota DPRD Provinsi Adhan Dambea bersama anak yatim di Kota Gorontalo dalam rangka refleksi 1 tahun menjabat Anggota DPRD Provinsi Gorontalo.

PROSESNEWS.ID – Anggota DPRD Provinsi Gorontalo Adhan Dambea, membenarkan tudingan Badan Eksekutif Mahasiswa (Bem) Universitas Negeri Gorontalo (UNG), soal ketidak benaran Perjalanan dinas Anggota DPRD Provinsi Gorontalo. Baik itu perjalanan dinas dalam daerah dan luar daerah.

Menurutnya, dirinya mengalami sendiri kondisi perjalanan dinas yang ada di Deprov Gorontalo. Dimana, saat itu dirinya melakukan kunjungan kerja dalam daerah, selama satu hari. Namun, beberapa hari kemudian, staf DPRD datang membawa kwitansi dengan perjalanan dinas sudah 2 hari.

“Saat itu saya kaget, setau saya perjalanan dinas hanya sehari. Tiba-tiba kwitansi dua hari. Sejak itu saya sampaikan, saya akan lapor jika model adminstasi seperti ini. Alhamdulillah, sejak itu juga sudah tidak ada yang melakukan manipulasi waktu perjalanan dinas,” ujar politisi PAN.

Untuk Output dari perjalanan dinas diakui Adhan, memang tidak ada hasilnya. Maka, apa yang menjadi tudingan Bem UNG ada benarnya. Bahkan, setiap sekali perjalanan dinas luar daerah, menelan anggaran 1,2 Miliar dan tidak ada hasil dari perjalanan itu.

“Saya melihat hanya buang-buang anggaran saja, perjalanan dinas menelan amggaran banyak. Tapi Output dari perjalanan dinas itu tidak ada,” tegas Adhan, saat doa syukuran 1 tahun masa jabatan Anggota DPRD Provinsi Gorontalo bersama anak yatim.

Sebab kata Adhan, Anggota DPRD ini jika mau perjalanan dinas keluar daeeah, pesawat berangkat jam 12. Mereka di bandara sudah ada jam 10. Sementara, rapat membahas masalah kepentingan masyarakat, undangan jam 10 pagi, mereka datang jam 1 siang. (Rihol)

Komentar