
PROSESNEWS.ID, Peristiwa – Pemerintah Kabupaten Gorontalo melalui Dinas Sosial bergerak cepat merespons musibah angin puting beliung yang menerjang wilayah Kecamatan Tibawa pada Senin (9/2/2026) siang.
Sebagai langkah penanganan awal, bantuan tanggap darurat langsung diserahkan kepada puluhan warga terdampak pada Selasa (10/2/2026).
Penyaluran bantuan tersebut dipimpin langsung oleh Kepala Dinas Sosial Kabupaten Gorontalo, Afriyani Katili. Fokus utama bantuan saat ini adalah pemenuhan kebutuhan dasar yang mendesak, mengingat banyak rumah warga mengalami kerusakan pada bagian atap.
Afriyani Katili menjelaskan, bantuan yang disalurkan berupa terpal dan kasur lipat. Dua komoditas tersebut dinilai paling krusial bagi warga yang rumahnya tidak lagi memiliki atap utuh akibat terjangan angin kencang.
“Kami hadir untuk memastikan warga terdampak segera tertangani. Bantuan terpal dan kasur ini adalah stimulan awal agar masyarakat bisa tetap bernaung dan beristirahat dengan layak di tengah kondisi darurat ini,” ujar Afriyani di lokasi bencana.
Dalam aksi kemanusiaan tersebut, Dinas Sosial juga didampingi Anggota DPRD Kabupaten Gorontalo, Abdulrahman Akase, serta jajaran pemerintah kecamatan dan desa sebagai bentuk sinergi lintas lembaga dalam penanggulangan bencana.
Pemerintah Kabupaten Gorontalo tidak hanya berhenti pada bantuan logistik sementara. Afriyani menegaskan, pihaknya telah menjalin koordinasi intensif dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Gorontalo untuk memetakan langkah pemulihan jangka panjang.
Dinas Sosial juga telah menginstruksikan pemerintah desa setempat untuk segera menyusun proposal perbaikan rumah, khususnya bagi warga yang rumahnya masuk kategori rusak parah.
“Proposal dari desa nantinya akan kami teruskan ke Dinas Sosial Provinsi Gorontalo hingga Baznas. Harapannya, agar ada dukungan anggaran lebih lanjut untuk membantu renovasi rumah warga yang rusak,” tambahnya.
Berdasarkan hasil pendataan terbaru di lapangan, tercatat sebanyak 20 unit rumah mengalami kerusakan dengan tingkat kerusakan yang bervariasi. Desa Datahu tercatat sebagai wilayah dengan dampak kerusakan bangunan paling parah.
Berikut rincian sebaran kerusakan rumah di Kecamatan Tibawa:
- Desa Datahu: 3 rumah rusak parah dan 1 rumah rusak ringan.
- Desa Isimu Raya: 2 rumah rusak parah dan 9 rumah rusak ringan.
- Desa Isimu Selatan: 1 rumah rusak parah, 2 rumah rusak sedang, serta 3 rumah rusak ringan.
- Desa Dunggala: 1 rumah rusak ringan.
Meski tidak ada laporan korban jiwa dalam peristiwa tersebut, warga diimbau tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem yang masih mungkin terjadi di wilayah Gorontalo dan sekitarnya.














