
PROSESNEWS.ID – Dompet Dhuafa Volunteer (DDV) Chapter Gorontalo menggelar kegiatan Sineklopedia bertajuk “Teman Tegar: Maira, Whisper From Papua” sebagai upaya menanamkan kesadaran dan kepedulian lingkungan hidup kepada generasi muda.
Kegiatan ini diselenggarakan di Gorontalo XXI, Minggu (8/2/2026), yang dikemas dalam bentuk nonton bersama di bioskop sebagai media edukasi alternatif yang menyenangkan dan mudah diterima oleh anak-anak dan remaja.
Kegiatan tersebut bekerja sama dengan dua LKSA (Lembaga Kesejahteraan Sosial Anak) yaitu LKSA Nurul Qalbi dan Marhamah yang menyasar 80 anak panti dari jenjang pendidikan SD, SMP, SMA, hingga mahasiswa.
Melalui pendekatan visual dan narasi yang kuat, peserta diajak memahami isu lingkungan sejak dini dengan cara yang tidak menggurui, tetapi menyentuh sisi emosional mereka sebagai generasi penerus.
Amanatun Azizah, Koordinator DDV Gorontalo, mengungkapkan film Maira Whisper from Papua dipilih karena mengangkat pesan tentang relasi manusia dan alam, khususnya potret kehidupan dan kekayaan alam Papua yang rentan terhadap kerusakan.
“Cerita dalam film ini menjadi sarana refleksi bagi peserta untuk melihat bahwa kerusakan lingkungan memiliki dampak nyata bagi kehidupan sosial dan keberlangsungan masa depan” jelas Amanatun.
Melalui kegiatan Sineklopedia, DDV Gorontalo berupaya menghadirkan metode edukasi yang lebih segar dan relevan dengan dunia generasi muda karena media film dinilai efektif untuk menyampaikan pesan moral dan ekologis secara lebih membekas dibandingkan metode konvensional.
Perwakilan LKSA Marhamah, Oktavian Paunu, menunjukkan ketertarikannya dan rasa empati terhadap isu lingkungan yang ditampilkan, menandakan bahwa pesan yang disampaikan melalui film dapat diterima dengan baik oleh peserta.
“Di film Maira tadi kita bisa mengambil beberapa kesimpulan, pertama terkait bagaimana manusia terkadang tidak peduli terhadap alam, padahal sebagai manusia kita membutuhkan alam dan begitupun sebaliknya. Kedua, kita juga bisa melihat bagaimana perjuangan masyarakat adat di Papua yang berjuang menjaga hutan mereka yang seharusnya bisa menjadi contoh” tegas Oktavian.
Melalui kegiatan ini, DDV Gorontalo berharap kesadaran lingkungan yang ditanamkan tidak berhenti pada kegiatan semata, tetapi tumbuh menjadi sikap dan kebiasaan dalam kehidupan sehari-hari.
Dengan langkah kecil melalui edukasi yang tepat, diharapkan generasi muda dapat berperan aktif dalam menjaga kelestarian lingkungan demi masa depan yang berkelanjutan.













