
PROSESNEWS.ID – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Gorontalo dorong Dinas Pendidikan Kota untuk memperhatikan para siswa yang belum melakukan vaksinasi.
Anggota Komisi A, Heriyanto Thalib menegaskan, kebijakan pembelajaran tatap muka (PTM) perlu diperhatikan, dengan mempertimbangkan para siswa yang memiliki penyakit bawaan.
“Karena, beberapa orang tua siswa mengeluhkan persyaratan vaksinasi pada PTM, padahal anaknya punya penyakit bawaan,” tegas, Senin (28/02/2022).
“Siswa yang belum bisa di vaksin, dengan alasan memiliki penyakit bawaan, dipertimbangkan kembali agar mereka bisa mengikuti pembelajaran tatap muka,” terangnya.
Karena, dikatakan Heriyanto, metode pembelajaran dalam jaringan (daring) tidak efektif dan memiliki banyak kendala. Mulai, dari keterbatasan handphone, koneksi internet, dan kuota internet.
“Orang tua siswa menginginkan, pembelajaran itu dilakukan secara tatap muka, agar materi yang disampaikan oleh guru bisa diterima oleh para siswa,” pungkasnya.
Heriyanto juga menuturkan, PTM pun harus dilaksanakan dengan menerapkan protokol kesehatan (prokes) secara ketat. Diketahui sekarang, kasus yang terkonfirmasi positif di Kota Gorontalo, bertambah.
“Sehingga, PTM harus menjalankan prokes secara ketat, dan guru boleh menegur siswa yang tidak menggunakan masker,” tandasnya.
Reporter : Reza Saad














