
PROSESNEWS.ID – Pemerintah Kabupaten Gorontalo mulai memfokuskan pencarian bibit atlet potensial hingga ke tingkat desa melalui ajang kompetisi lokal.
Langkah ini dilakukan sebagai wadah regenerasi atlet di berbagai cabang olahraga agar tetap berjalan beriringan dengan pembinaan kepemudaan.
Hal tersebut disampaikan Wakil Bupati Gorontalo, Tonny Junus, saat membuka secara resmi Dungaliyo Competition di Aula Sanggar Seni Desa Pangadaa, Kecamatan Dungaliyo.
Tonny mengatakan, kompetisi ini menyasar peserta dari wilayah Batudaa cs dengan mempertandingkan sejumlah cabang olahraga, seperti catur, bulu tangkis, tenis meja, hingga domino.
“Jaga sportivitas dalam setiap pertandingan. Kegiatan seperti ini bukan sekadar kompetisi atau hiburan, tetapi juga menjadi ajang pencarian bakat bagi masyarakat, khususnya generasi muda yang memiliki potensi di bidang olahraga,” ujarnya.
Pada kesempatan tersebut, Tonny juga mengapresiasi kolaborasi antara remaja masjid, KNPI, Karang Taruna, hingga pemerintah kecamatan yang berhasil menyatukan semangat “Ramadan Sehat” dalam satu wadah kompetisi.
Menurutnya, sinergi lintas organisasi kepemudaan seperti ini sangat dibutuhkan untuk menghidupkan gairah olahraga di seluruh wilayah hingga ke tingkat desa.
Politisi PDI Perjuangan itu juga memastikan bahwa Pemerintah Kabupaten Gorontalo melalui Dinas Pemuda, Olahraga, dan Pariwisata (Disporapar) akan memberikan dukungan berkelanjutan terhadap kegiatan yang mampu melahirkan atlet daerah.
“Pemerintah daerah akan terus mendukung kegiatan kepemudaan yang mendorong lahirnya bibit-bibit atlet dari desa. Kami ingin olahraga menjadi sarana mempererat silaturahmi sekaligus prestasi,” pungkasnya.













