
PROSESNEWS.ID — Gubernur Gorontalo, Gusnar Ismail, kembali mengambil sumpah, melantik, serta mengukuhkan pejabat eselon II, III, dan IV di lingkungan Pemerintah Provinsi Gorontalo. Pelantikan berlangsung di Ruang Dulohupa, Kantor Gubernur Gorontalo, Senin (16/3/2026).
Sebanyak 67 pejabat dilantik dan dikukuhkan dalam agenda tersebut. Rinciannya, 18 pejabat dilantik yang terdiri atas satu pejabat eselon II, enam pejabat eselon III, sembilan pejabat eselon IV, dan dua pejabat fungsional.
Sementara itu, 49 pejabat lainnya kembali dikukuhkan, yang terdiri atas empat pejabat eselon II, 21 pejabat eselon III, dan 24 pejabat eselon IV.
“Ini merupakan rangkaian daripada reorganisasi kembali struktur organisasi pemerintah daerah yang merupakan lanjutan dari pelantikan beberapa bulan yang lalu,” ujar Gusnar.
Melalui momentum pelantikan dan pengukuhan tersebut, Gusnar berharap hal ini menjadi peneguhan eksistensi para pejabat sebagai aparatur sipil negara. Ia juga menekankan bahwa dengan dirampungkannya pengisian jabatan berdasarkan perubahan struktur organisasi perangkat daerah (OPD) terbaru, maka kendala administratif maupun persoalan prosedur keuangan tidak akan terjadi lagi.
“Memang beberapa bulan yang lalu, masih ada yang belum terima TPP, ada yang belum terima gaji, itu karena masalah tadi, reorganisasi. Saya kira itu wajar akan tetapi tidak menjadi wajar jika terlalu lama dan alhamdulillah sekarang sudah bisa kita laksanakan,” ungkap Gusnar.
Memasuki masa kerja dengan sistem work from anywhere (WFA) serta menjelang cuti dan libur Lebaran Idulfitri, Gubernur Gusnar mengingatkan seluruh jajaran Pemerintah Provinsi Gorontalo agar tetap berada dalam kondisi siaga dan siap dihubungi kapan saja.
Ia meminta seluruh pejabat memastikan alat komunikasi selalu aktif agar dapat merespons kebutuhan masyarakat secara cepat dan tepat.
“Semua kita harus dalam keadaan siap dan bisa dihubungi dengan cepat dalam menanggapi masalah dinamika di masyarakat selama Idulfitri dan setelahnya,” ajak Gusnar.
Ia juga meminta para pejabat yang baru dilantik dan dikukuhkan untuk segera melakukan konsolidasi internal di lingkungan organisasi masing-masing.
“Setelah dilantik ini, segera konsolidasi dengan pimpinan dan teman-teman di organisasi dan jaga terus kekompakan dan kebersamaan, karena itu adalah kekuatan utama untuk mensukseskan pelaksanaan tugas sehari-hari,” tutupnya.












