
PROSESNEWS.ID – Kondisi global yang tengah tertekan dan semakin terbatasnya lapangan pekerjaan menjadi tantangan serius bagi lulusan perguruan tinggi. Menyikapi hal tersebut, Universitas Negeri Gorontalo (UNG) mengambil berbagai langkah strategis guna memastikan lulusannya mampu bersaing di dunia kerja.
Rektor Universitas Negeri Gorontalo, Prof. Eduart Wolok menegaskan, UNG tidak tinggal diam menghadapi situasi tersebut. Salah satu upaya utama yang dilakukan adalah memperkuat kemitraan dengan dunia industri, perusahaan swasta besar, serta badan usaha milik negara (BUMN).
“Kondisi global yang sedang tertekan dan sulitnya lapangan pekerjaan bukanlah informasi baru. Karena itu, UNG terus menjalin kemitraan, baik dengan industri, perusahaan-perusahaan besar, maupun BUMN, untuk mengetahui dan melihat kapasitas lulusan kami,” ujar Prof. Eduart Wolok dalam konferensi pers, Selasa (31/12/25).
Ia mencontohkan kerja sama UNG dengan Bank Rakyat Indonesia yang telah dua kali melakukan rekrutmen khusus bagi lulusan UNG. Menurutnya, pihak manajemen BRI bahkan menyatakan kepuasannya terhadap kinerja para lulusan tersebut.
“BRI sudah dua kali melakukan rekrutmen khusus untuk lulusan UNG. Bahkan, dari pihak manajemen BRI kemarin menyampaikan bahwa mereka akan kembali melakukan rekrutmen karena hasilnya memuaskan. Lulusan UNG dinilai mampu memberikan kinerja dan kontribusi yang positif,” jelasnya.
Selain membuka akses ke dunia industri dan instansi pemerintah, UNG juga membangun ekosistem kewirausahaan bagi mahasiswa. Langkah ini bertujuan agar lulusan tidak hanya berorientasi sebagai pencari kerja, tetapi juga mampu menciptakan lapangan pekerjaan baru, khususnya di sektor usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).
“Kami juga membangun ekosistem kewirausahaan bagi mahasiswa, bagaimana mereka bisa bergerak di sektor UMKM sesuai minat dan bakat masing-masing. Kami berupaya memfasilitasi itu semaksimal mungkin agar mahasiswa memiliki modal lebih ketika lulus,” kata Prof. Eduart.
Menurutnya, kolaborasi berkelanjutan dengan berbagai pihak serta penanaman jiwa kewirausahaan menjadi kunci untuk memperluas peluang kerja bagi lulusan UNG di tengah persaingan yang semakin ketat.
“Tujuan kami bukan hanya agar lulusan memperoleh pekerjaan, tetapi juga agar mereka memiliki jiwa kewirausahaan sehingga mampu ikut menciptakan lapangan kerja baru,” pungkasnya.














