
PROSESNEWS.ID – Mangkraknya pengerjaan Jalan Nani Wartabone, berdampak terhadap pendapatan pelaku UMKM Kota Gorontalo.
Hal ini menuai sorotan DPRD Kota Gorontalo. Politisi Partai Golkar Hardi Sidiki yang juga Ketua Dekot Gorontalo menilai, pekerjaan yang sempat terhenti itu sangat merugikan para pelaku UMKM.
“Kiranya ini menjadi perhatian pemerintah Kota Gorontalo, tugas kami memang mengawasi. Tapi, kami juga miris melihat kondisi pelaku UMKM yang terdampak…”
“Pendapatan mereka menurun, karena pelanggan yang enggan singgah. Sebab, didepan toko atau warkop mereka tercium bau yang menyengat dari saluran/drainase yang belum selesai,” ujarnya.
Dalam hal ini, DPRD Kota Gorontao meminta agar Pemkot Gorontalo memberikan bantuan modal untuk para pelaku UMKM yang terdampak di sekitar jalan Nani Wartabone.
“Pertama, memberikan bantuan layanan kesehatan bagi masyarakat yang terdampak proyek jalan Nani Wartabone, bantuan modal para pelaku UMKM,” jelas Hardi.
Lanjutnya, kata Hardi. Melibatkan HMI Cabang Gorontalo dalam penyaluran bantuan dan pelayanan kesehatan, serta menganggarkan dari APBD 2023 untuk masyarakat terdampak atas pembangunan proyek jalan tersebut.
Ini merupakan kesimpulan yang dibacakan Hardi, usai memimpin RDP bersama HMI Cabang Gorontalo dengan menghadirkan Pemkot Gorontalo yakni Dinas PUPR, Dinas Kesehatan, Perindag, dan Bappeda Kota Gorontalo.
Reporter: Sandri Mooduto














