
PROSESNEWS.ID – Program Kampung Keluarga Berkualitas (KB) diharapkan Bupati Gorontalo Utara, Indra Yasin, dapat membentuk keluarga mandiri dan sejahtera, yang nantinya tidak akan bergantung pada orang tua.
“Kampung KB punya makna bahwa, masyarakat disitu merencanakan keluarga,” ungkap Bupati saat diwawancarai usai membuka Promosi Program Genre dikampung KB Desa Leyao Kecamatan Tomilito, Selasa (8/12/2020).
Keluarga berencana kata Bupati, jika dilihat dari umur, untuk perempuan itu setelah 21 tahun, dan 25 tahun untuk laki-laki. Artinya, keluarga tersebut betul-betul sudah matang dan tidak mudah terombang-ambing.
“Untuk membangun keluarga kalau dalam masa usia muda, mudah sekali juga terjadi perceraian dan sebagainya, kalau sudah usia dewasa, berpengaruh juga pada generasi, salah satunya kami menghindari stunting di Gorontalo Utara,” kata Bupati.
Angka stunting di Gorontalo Utara kata Bupati, patut disyukuri karena terus berkurang. Sejak tahun 2016 berbagai upaya dilakukan yang sebelumnya kurang lebih 33%, sekarang 9,4%.
Melalui kampung KB ini juga, Bupati berharap, bisa menciptakan keluarga yang mandiri sebelum memasuki pernikahan, tidak bergantung pada orang tuanya.
“Selama ini, belum punya pendapatan apa-apa tapi sudah mau nikah, akhirnya jadi beban keluarga orang tuanya, selain matang dalam kedewasaan matang untuk bereproduksi,” terang Bupati. (Ads)













