<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Berita Bank Syariah Indonesia Viral Terkini - Prosesnews.id</title>
	<atom:link href="https://prosesnews.id/tag/bank-syariah-indonesia/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://prosesnews.id/tag/bank-syariah-indonesia/</link>
	<description>Konsisten, Aktual, Independen</description>
	<lastBuildDate>Fri, 07 May 2021 04:34:27 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.1.3</generator>

<image>
	<url>https://prosesnews.id/wp-content/uploads/2024/01/icon-prosesnews-75x75.png</url>
	<title>Berita Bank Syariah Indonesia Viral Terkini - Prosesnews.id</title>
	<link>https://prosesnews.id/tag/bank-syariah-indonesia/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>BSI Catat Laba Rp 742 Miliar di Triwulan I 2021</title>
		<link>https://prosesnews.id/bsi-catat-laba-rp-742-miliar-di-triwulan-i-2021/</link>
					<comments>https://prosesnews.id/bsi-catat-laba-rp-742-miliar-di-triwulan-i-2021/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Majid Rahman]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 07 May 2021 04:34:27 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Ekonomi]]></category>
		<category><![CDATA[Bank Syariah]]></category>
		<category><![CDATA[Bank Syariah Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[ekonomi]]></category>
		<category><![CDATA[Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prosesnews.id/?p=27843</guid>

					<description><![CDATA[<p>PROSESNEWS.ID &#8211; PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI) mencatatkan Laba Bersih Rp 742 miliar pada...</p>
<p>The post <a href="https://prosesnews.id/bsi-catat-laba-rp-742-miliar-di-triwulan-i-2021/">BSI Catat Laba Rp 742 Miliar di Triwulan I 2021</a> appeared first on <a href="https://prosesnews.id">Prosesnews.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<div class="post-excerpt-detail">
<figure id="attachment_27844" aria-describedby="caption-attachment-27844" style="width: 750px" class="wp-caption aligncenter"><img fetchpriority="high" decoding="async" class="wp-image-27844 size-full" src="https://prosesnews.id/wp-content/uploads/2021/05/WhatsApp-Image-2021-05-07-at-12.29.39-PM-e1620361814892.jpeg" alt="" width="750" height="388" /><figcaption id="caption-attachment-27844" class="wp-caption-text">(Foto: Humas BSI)</figcaption></figure>
<p><strong>PROSESNEWS.ID &#8211;</strong> PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI) mencatatkan Laba Bersih Rp 742 miliar pada triwulan 1 2021, naik 12.85% dibandingkan periode sama tahun 2020 sebesar Rp 657 miliar. Kenaikan kinerja triwulan 1 2021 didorong oleh kenaikan pendapatan margin dan bagi hasil sampai triwulan 1 2021 sebesar 5,16% secara <em>year on year</em> (yoy).</p>
<p>Direktur Utama BSI, Hery Gunardi mengatakan, kenaikan Laba ini didorong oleh ekspansi Pembiayaan dan kenaikan Dana Murah yang optimal sehingga cost of fund atau biaya dana bagian dari keuntungan bank menjadi lebih besar.</p>
<p>“Untuk meningkatkan kinerja, pada tahun ini BSI fokus ke empat hal diantaranya mendorong pertumbuhan bisnis yang sehat dan sustain, memanage efisiensi, akselerasi kapabilitas digital dan integrasi operasional pascamerger,” kata Hery dalam siaran pers yang diterima, Jumat (07/05/2021).</p>
<p>Dengan pertumbuhan Laba yang tinggi, BSI dapat meningkatkan rasio profitabilitas ditandai dengan meningkatnya <em>Return on Equity </em>(ROE) dari 11,19% per Desember 2020 menjadi 14,12% per Maret 2021.</p>
<p>Dari sisi bisnis, Bank Syariah Indonesia pada triwulan 1 2021 telah menyalurkan Pembiayaan sebesar Rp 159 triliun, naik 14,74% dari periode sama 2020 sebesar Rp 138,6 triliun. Komposisi Pembiayaan terbesar disumbang oleh segmen Konsumer sebesar Rp 71,6 triliun (45,0% dari total pembiayaan); segmen Korporasi Rp 37,3 triliun (23,5%); segmen Kecil dan Menengah Rp 20,8 triliun (13,1%); Mikro Rp15,0 triliun (9,4%); dan Komersial Rp 9,6 triliun (6,1%).</p>
<p>Seiring kenaikan bisnis, BSI tetap menjaga kualitas pembiayaan ditunjukkan dengan tren penurunan NPF gross dari 3,35% di triwulan 1 2020 menjadi 3,09% di triwulan 1 2021. Untuk meningkatkan prinsip kehati-hatian, BSI juga telah mencadangkan <em>cash coverage</em> sebesar 137,48% sampai triwulan 1 2021.</p>
<p>Dari sisi Liabilitas, penghimpunan Dana Pihak Ketiga (DPK) Bank Syariah Indonesia sampai triwulan 1 2021 mencapai Rp 205,5 triliun, naik 14,3% dibandingkan periode sama 2020 sebesar Rp 179,8 triliun. Pertumbuhan tersebut didominasi oleh peningkatan Dana Murah (Giro dan Tabungan) sebesar 14,73% sehingga meningkatkan rasio CASA dari 57,54% pada triwulan 1 2020 menjadi 57,76% di triwulan 1 2021.</p>
<p>Dengan kinerja tersebut, sampai triwulan 1 2021, BSI berhasil mencatatkan total aset sebesar Rp 234,4 triliun naik 12,65% secara year on year (yoy) dibanding periode sama 2020 sebesar Rp 208,1 triliun. BSI juga mencatat kenaikan rasio permodalan atau CAR menjadi 23,1% di triwulan 1 2021.</p>
<p>BSI terus meningkatkan kapabilitas digital, hal ini tercermin dari volume transaksi kanal digital BSI yang tumbuh signifikan sepanjang triwulan pertama 2021. Nilainya hingga Maret 2021 lalu sudah menembus Rp 40,85 triliun, dengan kontribusi terbesar berasal dari transaksi melalui layanan BSI Mobile yang naik 82,53% secara tahunan (yoy).</p>
<p>Sepanjang Januari-Maret 2021, volume transaksi di BSI Mobile mencapai Rp 17,3 triliun. Akumulasi jumlah transaksi dari<em> platform</em> tersebut mencapai 14,65 juta transaksi, tumbuh 72,35% yoy.</p>
<p>Secara umum, kenaikan volume transaksi melalui channel digital banking BSI sampai Maret 2021 naik 43,3% yoy. Selain disumbang oleh transaksi BSI Mobile (42%), kenaikan ini juga ditopang aktivitas nasabah pada kanal internet banking (24%); kartu debit/kredit (17%); dan ATM (14%).</p>
<p>Pada kesempatan ini, Bank Syariah Indonesia juga mengumumkan hasil RUPS Tahunan Tahun Buku 2020 yang diselenggarakan di Wisma Mandiri 1 Lantai 11 Jakarta Selatan. Sebanyak enam mata acara yang diputuskan dalam RUPS Tahunan ini diantaranya persetujuan laporan keuangan tahun buku akhir Desember 2020; persetujuan penggunaan laba bersih tahun 2020; remunerasi direksi, komisaris dan Dewan Pengawas Syariah 2021; persetujuan penunjukkan kantor akuntan publik; persetujuan perubahan susunan Dewan Pengawas Syariah; dan persetujuan perubahan anggaran dasar.</p>
<pre><a href="https://infopublik.id/kategori/nasional-ekonomi-bisnis/532357/bsi-catat-laba-rp742-miliar-di-triwulan-i-2021"><strong>Penulis : Isma/Redaktur : Wawan Budiyanto</strong></a></pre>
</div>
<p>The post <a href="https://prosesnews.id/bsi-catat-laba-rp-742-miliar-di-triwulan-i-2021/">BSI Catat Laba Rp 742 Miliar di Triwulan I 2021</a> appeared first on <a href="https://prosesnews.id">Prosesnews.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://prosesnews.id/bsi-catat-laba-rp-742-miliar-di-triwulan-i-2021/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>BSI, Kekuatan Baru Keuangan Syariat</title>
		<link>https://prosesnews.id/bsi-kekuatan-baru-keuangan-syariat/</link>
					<comments>https://prosesnews.id/bsi-kekuatan-baru-keuangan-syariat/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Majid Rahman]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 08 Feb 2021 01:24:08 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Ekonomi]]></category>
		<category><![CDATA[Bank Syariah Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[Kementerian BUMN]]></category>
		<category><![CDATA[Menteri BUMN]]></category>
		<category><![CDATA[Presiden Joko Widodo]]></category>
		<category><![CDATA[Presiden Jokowi]]></category>
		<category><![CDATA[Presiden RI]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prosesnews.id/?p=22192</guid>

					<description><![CDATA[<p>Bank Syariah Indonesia (BSI) diharapkan berkontribusi lebih luas dalam pengembangan ekonomi syariat demi kesejahteraan seluruh...</p>
<p>The post <a href="https://prosesnews.id/bsi-kekuatan-baru-keuangan-syariat/">BSI, Kekuatan Baru Keuangan Syariat</a> appeared first on <a href="https://prosesnews.id">Prosesnews.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<figure id="attachment_22193" aria-describedby="caption-attachment-22193" style="width: 722px" class="wp-caption aligncenter"><img decoding="async" class="wp-image-22193 " src="https://prosesnews.id/wp-content/uploads/2021/02/1612602665_syariat-750x500.jpeg" alt="" width="722" height="481" srcset="https://prosesnews.id/wp-content/uploads/2021/02/1612602665_syariat-750x500.jpeg 750w, https://prosesnews.id/wp-content/uploads/2021/02/1612602665_syariat-300x200.jpeg 300w, https://prosesnews.id/wp-content/uploads/2021/02/1612602665_syariat-1024x682.jpeg 1024w, https://prosesnews.id/wp-content/uploads/2021/02/1612602665_syariat-768x512.jpeg 768w, https://prosesnews.id/wp-content/uploads/2021/02/1612602665_syariat-250x167.jpeg 250w, https://prosesnews.id/wp-content/uploads/2021/02/1612602665_syariat-1140x760.jpeg 1140w, https://prosesnews.id/wp-content/uploads/2021/02/1612602665_syariat.jpeg 1280w" sizes="(max-width: 722px) 100vw, 722px" /><figcaption id="caption-attachment-22193" class="wp-caption-text">Pegawai berjalan di Bank Syariah Indonesia (BSI) usai diresmikan di Jakarta, Senin (1/2/2021). Foto: ANTARA FOTO/Dhemas Reviyanto</figcaption></figure>
<p><em>Bank Syariah Indonesia (BSI) diharapkan berkontribusi lebih luas dalam pengembangan ekonomi syariat demi kesejahteraan seluruh rakyat.</em></p>
<p><a href="https://id.wikipedia.org/wiki/Bank_Syariah_Indonesia"><strong>Bank Syariah Indonesia</strong></a> (BSI) telah resmi berdiri sebagai pemain baru hasil merger dari Bank Syariah Mandiri, BNI Syariah, dan BRI Syariah.</p>
<p>Tentu, pendirian bank syariat perlu disambut dengan rasa optimistis yang besar. Merger tersebut memiliki beberapa alasan tertentu, salah satunya adalah sebagai bagian dari ekosistem pendukung untuk menjadikan Indonesia sebagai pusat ekonomi dan keuangan syariat di dunia.</p>
<p>Harapan yang besar juga diungkapkan Presiden Joko Widodo.  Dalam pidato peresmian BSI di Istana Negara, Senin lalu,(01/02/2021). Presiden Jokowi berharap, agar lembaga keuangan syariat ini dapat turut berkontribusi lebih luas dalam pengembangan ekonomi syariat demi kesejahteraan seluruh rakyat.</p>
<p>“Perbankan syariat mampu bertahan pada masa pandemi Covid-19. Indikatornya, pertumbuhan kinerjanya lebih unggul ketimbang perbankan konvensional pada tahun lalu,” ujar Presiden Jokowi.</p>
<p>Ia pun mengingatkan pangsa pasar industri keuangan syariat belum digarap secara optimal, sehingga pasarnya masih kecil atau tertinggal dibandingkan dengan bank konvensional di tanah air. “Kondisi tersebut justru menjadi amunisi bank syariat pada masa mendatang.”</p>
<p>Alasan ini sangat masuk akal mengingat Indonesia merupakan negara dengan populasi muslim terbesar di dunia. Namun sayang sekali, peran ekonomi dan keuangan syariat di Indonesia masih tertinggal dengan negara-negara lain yang justru populasi muslimnya tidak sebesar Indonesia.</p>
<p>Saat ini, pangsa pasar ekonomi syariat di Indonesia baru mencapai 9,68 persen, sedangkan kontribusi perbankan syariat hanya sekitar 6,81 persen.  Tentu ini sangat ironis sekali mengingat populasi muslim yang mencapai sekitar 229 juta jiwa dari total 270 juta penduduk Indonesia.</p>
<p>Dengan sejumlah indikator itu, sudah selayaknya bangsa ini bisa mengoptimalkan potensi ekonomi dan keuangan syariatnya sehingga bisa tumbuh dan berkembang menjadi semakin besar.</p>
<p>Harapan yang sama juga diungkapkan Menteri BUMN Erick Thohir. Menurutnya, keberhasilan terbentuknya merger bank syariat BUMN dengan hadirnya PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BRIS) akan menjadi energi bagi baru perekonomian Indonesia.</p>
<p>&#8220;Kita ingin hasil merger ini bisa membuktikan negara dengan jumlah populasi muslim terbesar ini memiliki kondisi bank yang kuat secara fundamental dan <em>Alhamdulillah</em> ini berjalan dengan baik,&#8221; kata Erick, dalam siaran persnya, Selasa (2/2/2021).</p>
<p><strong>Semua Golongan</strong></p>
<p>Pendirian BSI tentunya didirikan bukan hanya untuk melayani golongan masyarakat muslim, melainkan juga untuk semua golongan masyarakat. Pemberian gelar syariat untuk BSI hanya menunjukkan proses bisnis dan produknya yang memiliki label syariat, tapi siapapun bisa mengakses dan memanfaatkan layanan keuangan berbasis syariat itu.</p>
<p>Yang jelas, bersatunya tiga bank umum syariat BUMN menjadi BSI telah menempatkan bank tersebut masuk ke dalam 10 bank terbesar di Indonesia. Dengan aset sekitar Rp239,56 triliun, merujuk laporan keuangan ketiga bank hasil merger itu, menempatkannya dalam kelompok 10 bank dengan aset terbesar di tanah air selain memiliki kekuatan sebanyak 1.200 kantor cabang.</p>
<p>Merger sudah terjadi. Tugas manajemen BSI di bawah tampuk Dirut Hery Gunardi tentu tidak ringan. Sejumlah tantangan membentang di depan mata. Manajemen BSI dipaksa segera bertransformasi dan menetapkan beberapa strategi mulai dari perbaikan proses bisnis, penguatan manajemen risiko, penguatan sumber daya manusia, hingga penguatan teknologi digital. “BSI diarahkan menjadi bank yang modern sembari setia pada prinsip syariat,” ujar Dirut BSI Hery Gunardi, Senin (1/2/2021).</p>
<p>Namun, yang jelas kapasitas bisnis BSI yang lebih besar pun diharapkan dapat menjadi akselerator bagi pengembangan ekonomi syariat di Indonesia. Upaya meningkatkan pangsa pasar industri jasa keuangan syariat nasional akan dilakukan BSI melalui diversifikasi lini bisnis syariat yang lebih luas, mencakup segmen UMKM, ritel, dan konsumen, serta <em>wholesale</em> dengan produk yang inovatif, serta melakukan pengembangan bisnis internasional seperti global sukuk.</p>
<p>Selain dapat mengembangkan ekosistem ekonomi syariat di tanah air, BSI juga digadang-gadang mengangkat Indonesia menjadi kekuatan baru keuangan syariat dunia. Hal itu pun sejalan visi yang diusung Bank Syariah Indonesia, yakni menjadi salah satu dari 10 bank syariat terbesar berdasarkan kapitalisasi pasar secara global. Bahkan target itu akan dikejar dalam tempo relatif singkat yakni lima tahun ke depan. Dalam konteks itu, perlu strategi yang terukur dari dari manajemen untuk mengejar target tersebut.</p>
<p>Sejatinya Presiden Joko Widodo sudah memberikan arahan yang jelas bagi BSI untuk melangkah ke depan. <em>Pertama</em>, bank itu harus menjadi lembaga yang universal dengan merangkul semua kalangan nasabah. <em>Kedua</em>, transformasi digital perlu dioptimalkan untuk menjangkau lebih banyak masyarakat. <em>Ketiga</em>, BSI harus dapat menarik minat kaum milenial yang potensial, lantaran jumlahnya banyak.</p>
<p><em>Keempat</em>, produk dan layanan harus kompetitif dan sesuai dengan kebutuhan berbagai kalangan. Arahan itu tentu tidak mudah dipenuhi, tetapi juga tidak mustahil. Diperlukan waktu dan dukungan yang kuat dari regulator, serta upaya keras dari korporasi untuk mengeksekusi peta jalan yang telah ditetapkan.</p>
<pre class="fotoCap"><em><strong>Penulis : Firman Hidranto
Redaktur : Ratna Nuraini/ Elvira Inda Sari</strong></em></pre>
<p>The post <a href="https://prosesnews.id/bsi-kekuatan-baru-keuangan-syariat/">BSI, Kekuatan Baru Keuangan Syariat</a> appeared first on <a href="https://prosesnews.id">Prosesnews.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://prosesnews.id/bsi-kekuatan-baru-keuangan-syariat/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
