<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Berita Bubarkan BPJS Viral Terkini - Prosesnews.id</title>
	<atom:link href="https://prosesnews.id/tag/bubarkan-bpjs/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://prosesnews.id/tag/bubarkan-bpjs/</link>
	<description>Konsisten, Aktual, Independen</description>
	<lastBuildDate>Mon, 16 Dec 2019 15:19:59 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.1.4</generator>

<image>
	<url>https://prosesnews.id/wp-content/uploads/2024/01/icon-prosesnews-75x75.png</url>
	<title>Berita Bubarkan BPJS Viral Terkini - Prosesnews.id</title>
	<link>https://prosesnews.id/tag/bubarkan-bpjs/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Dianggap Gagal, BPJS Diminta Dibubarkan LMND : Mereka Hanya Menambah Masalah</title>
		<link>https://prosesnews.id/dianggap-gagal-bpjs-diminta-dibubarkan-lmnd-mereka-hanya-menambah-masalah/</link>
					<comments>https://prosesnews.id/dianggap-gagal-bpjs-diminta-dibubarkan-lmnd-mereka-hanya-menambah-masalah/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Editor]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 16 Dec 2019 15:19:59 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Headline]]></category>
		<category><![CDATA[Hukum]]></category>
		<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Bubarkan BPJS]]></category>
		<category><![CDATA[DPRD Kota Palu]]></category>
		<category><![CDATA[LMND Kota Palu]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prosesnews.id/?p=3052</guid>

					<description><![CDATA[<p>PROSESNEWS.ID &#8211; Puluhan mahasiswa yang tergabung dalam organisasi Liga Mahasiswa Nasional untuk Demokrasi (LMND) Kota...</p>
<p>The post <a href="https://prosesnews.id/dianggap-gagal-bpjs-diminta-dibubarkan-lmnd-mereka-hanya-menambah-masalah/">Dianggap Gagal, BPJS Diminta Dibubarkan LMND : Mereka Hanya Menambah Masalah</a> appeared first on <a href="https://prosesnews.id">Prosesnews.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;"><span style="font-size: 14pt;"><span style="color: #3366ff;"><strong>PROSESNEWS.ID</strong></span> &#8211; Puluhan mahasiswa yang tergabung dalam organisasi Liga Mahasiswa Nasional untuk Demokrasi (LMND) Kota Palu, melakukan aksi penolakan, kenaikan 100 persen iuran BPJS. Aksi itu berlangsung di depan Kantor DPRD Provinsi Sulawesi Tengah. Senin, (16/12/2019).</span></p>
<p style="text-align: justify;"><span style="font-size: 14pt;">Aksi penolakan tersebut merupakan puncak dari setelah ditetapkannya Perpres 75 tahun 2019. Tentang kenaikan iuran BPJS sebesar 100 persen. </span></p>
<p style="text-align: justify;"><span style="font-size: 14pt;">Kordinator aksi dalam orasinya Kikk, mengatakan Perpres 75 tahun 2019 tersebut tidak justru menyelesaikan problem di tubuh BPJS. Terkesan, malah semakin menambah masalah yang lebih rumit.</span></p>
<p style="text-align: justify;"><span style="font-size: 14pt;">Pasalnya, perubahan Jaminan sosial masyarakat dari Jamkesmas ke SJSN (BPJS). Merupakan proses perubahan Hak, untuk sehat menjadi kewajiban untuk sehat.</span></p>
<p style="text-align: justify;"><span style="font-size: 14pt;">Artinya, kesehatan itu adalah hak warga negara. B</span><span style="font-size: 14pt;">ukan kewajiban warga negara. Dengan begitu kata Kiki, negara tidak boleh berbisnis dengan warga negaranya sendiri.</span></p>
<p style="text-align: justify;"><span style="font-size: 14pt;">Sementara itu, Ketua LMND Kota Palu Sri Nanda Dotutinggi mengatakan, kesehatan itu adalah tanggung jawab negara. Bukan tanggung jawab pihak asuransi. </span></p>
<p style="text-align: justify;"><span style="font-size: 14pt;">Defisit yang terjadi di tubuh BPJS, merupakan dampak dari liberalisasi di sektor Kesehatan. Bukan akibat ketidakpatuhan peserta dalam membayar iuran.</span></p>
<p style="text-align: justify;"><span style="font-size: 14pt;">Ada sekitar 40 triliun lebih alokasi dana yang diberikan ke BPJS, untuk memberi jaminan kesehatan bagi rakyat Indonesia, tapi faktanya setiap tahun BPJS malah defisit.</span></p>
<p style="text-align: justify;"><span style="font-size: 14pt;">Dibandingkan, pada saat pengelolaan Jamkesmas dan Jamkesda, negara hanya butuh Rp. 8,6 Triliun, pertahunnya untuk mengcover 86 juta jiwa rakyat Indonesia.</span></p>
<p style="text-align: justify;"><span style="font-size: 14pt;">Malahan, masih terdapat sisa yang dikembalikan ke kas APBN. Sangat kontradiktif bukan? Tanya Mahasiswa asal Kabupaten Buol tersebut.</span></p>
<p style="text-align: justify;"><span style="font-size: 14pt;">Masa aksi tersebut, tidak hanya menyerukan pembubaran BPJS semata. Tetapi menawarkan solusi kongkret yakni Jaminan Kesehatan Rakyat Semesta (Jamkesra).</span></p>
<p style="text-align: justify;"><span style="font-size: 14pt;">Jamkesra merupakan pengambil alihan langsung urusan kesehatan oleh negara dari pihak BPJS. Negara harus menjamin hak dasar negaranya. Khususnya kesehatan di bawah kendali langsung kementrian kesehatan. </span></p>
<p style="text-align: justify;"><span style="font-size: 14pt;">Namun, sebelum membentuk Jamkesra, mereka menuntut pemerintah untuk mengaudit dan mengevaluasi pihak BPJS terlebih dahulu.</span></p>
<p style="text-align: justify;">
<span style="font-size: 14pt;">Sementara anggota DPRD Provinsi Sulawesi Tengah, yang menemui masa aksi merespon baik apa yang menjadi tuntutan mahasiswa. Respon para Aleg pun, dengan mengajak mahasiswa untuk berdialog secara langsung, di ruang Baruga kantor DPRD Provinsi Sulawesi Tengah.</span></p>
<p style="text-align: justify;"><span style="font-size: 14pt;">Ibrahim Hafid yang menjadi jubir anggota Legislatif yang berkesempatan hadir mengatakan, akan menindak lanjuti apa yang menjadi tuntutan masa aksi. Pihaknya juga, bersepakat jika BPJS juga dilakukan evaluasi kinerjanya.</span></p>
<p style="text-align: justify;"><span style="font-size: 14pt;">&#8220;Kami senang karena teman-teman mahasiswa mampu membeberkan fakta dan data sekaligus menawarkan solusi yang kongkrit dan rasional, yang bisa menjadi alternatif urusan kesehatan rakyat di Indonesia,&#8221; Pungkasnya.</span></p>
<p style="text-align: justify;"><span style="font-size: 14pt;">Turut hadir dalam dialog yakni Ibrahim Hafid (NasDem), Irianto Malinggong (NasDem), Arus Abdul Karim (Golkar), Fairus Husen Maskati (PPP), Hasan Patongai (NasDem).</span><br />
<span style="font-size: 14pt;">Setelah melakukan dialog lebih dari 1 jam, masa aksi kembali ke titik kumpul sebelumnya di Asrama Pantai timur Jl. S. Parman dengan tertib sembari menyanyikan lagu-lagu perjuangan.</span></p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">
<h5 style="text-align: justify;"><span style="font-size: 14pt;">Penulis : Majid Rahman</span></h5>
<p>The post <a href="https://prosesnews.id/dianggap-gagal-bpjs-diminta-dibubarkan-lmnd-mereka-hanya-menambah-masalah/">Dianggap Gagal, BPJS Diminta Dibubarkan LMND : Mereka Hanya Menambah Masalah</a> appeared first on <a href="https://prosesnews.id">Prosesnews.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://prosesnews.id/dianggap-gagal-bpjs-diminta-dibubarkan-lmnd-mereka-hanya-menambah-masalah/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
