<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Berita Gappmi Viral Terkini - Prosesnews.id</title>
	<atom:link href="https://prosesnews.id/tag/gappmi/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://prosesnews.id/tag/gappmi/</link>
	<description>Konsisten, Aktual, Independen</description>
	<lastBuildDate>Tue, 10 Aug 2021 17:17:39 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.1.3</generator>

<image>
	<url>https://prosesnews.id/wp-content/uploads/2024/01/icon-prosesnews-75x75.png</url>
	<title>Berita Gappmi Viral Terkini - Prosesnews.id</title>
	<link>https://prosesnews.id/tag/gappmi/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Jepang Dinilai Potensial untuk Industri Pangan Halal</title>
		<link>https://prosesnews.id/jepang-dinilai-potensial-untuk-industri-pangan-halal/</link>
					<comments>https://prosesnews.id/jepang-dinilai-potensial-untuk-industri-pangan-halal/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Majid Rahman]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 10 Aug 2021 17:17:33 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Ekonomi]]></category>
		<category><![CDATA[ekonomi]]></category>
		<category><![CDATA[Gappmi]]></category>
		<category><![CDATA[Google News Initiative]]></category>
		<category><![CDATA[Industri Pangan]]></category>
		<category><![CDATA[Jepang]]></category>
		<category><![CDATA[Pangan Halal]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prosesnews.id/?p=33383</guid>

					<description><![CDATA[<p>PROSESNEWS.ID &#8211; Gabungan Pengusaha Makanan dan Minuman Indonesia (Gappmi) menilai Jepang adalah negara potensial untuk...</p>
<p>The post <a href="https://prosesnews.id/jepang-dinilai-potensial-untuk-industri-pangan-halal/">Jepang Dinilai Potensial untuk Industri Pangan Halal</a> appeared first on <a href="https://prosesnews.id">Prosesnews.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<div class="wp-block-image"><figure class="aligncenter size-large is-resized"><img fetchpriority="high" decoding="async" src="https://prosesnews.id/wp-content/uploads/2021/08/halal-1024x577.jpg" alt="" class="wp-image-33384" width="601" height="339"/><figcaption>Ilustrasi Halal. (Foto : Istimewa)</figcaption></figure></div>



<p class="wp-block-paragraph"><strong>PROSESNEWS.ID &#8211; </strong>Gabungan Pengusaha Makanan dan Minuman Indonesia (Gappmi) menilai Jepang adalah negara potensial untuk industri pangan halal.</p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;2013 jepang udah dateng ke Indonesia ngenalin halal food, 2014 Gappmi ke Jepang buat ngomongin halal food dan sampai hari ini terus berkembang food halal Jepang,&#8221; kata&nbsp;Ketua Umum Gappmi Adhi Lukman&nbsp;dalam acara peringatan 3 tahun berdirinya Indonesia Japan Business Networking (IJB Net), melansir Bisnis.com, Selasa (10/08/2021).</p>



<p class="wp-block-paragraph">Menurutnya, industri makanan halal telah menjadi tren, bukan hanya untuk wisatawan muslim, tetapi juga non-muslim. Pasalnya pangan halal dianggap sebagai simbol kebersihan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Sejauh ini, Gappmi mencatat pangan halal Indonesia menduduki rangking 4. Oleh karena itu potensi pengembangan masih cukup banyak.&nbsp;</p>



<p class="wp-block-paragraph">Gappmi juga mencatat&nbsp;ekspor&nbsp;produk halal&nbsp;perlu digarap serius oleh industri makanan di Tanah Air.&nbsp;Berdasarkan Indikator Ekonomi Islam Global pada 2019, Indonesia masih menduduki peringkat keempat eksportir halal dunia setelah Malaysia, Singapura dan Uni Emirat Arab.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Adapun peluang peningkatan permintaan makanan halal dunia diproyeksi akan mencapai US$1,38 triliun pada 2024. Oleh karena itu harus digarap serius oleh industri makanan Tanah Air.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Sementara itu Kementerian Perindustrian mencatat industri makanan dan minuman menjadi satu kontributor utama pertumbuhan manufaktur Tanah Air pada kuartal II/2021.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Sektor ini menyumbang 38,42 persen terhadap industri pengolahan nonmigas, serta berkontribusi 6,66 persen terhadap produk domestik bruto (PDB) nasional.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Capaian kumulatif sektor strategis itu dari sisi ekspor juga sangat baik, yakni mencapai US$19,58 miliar atau naik 42,59 persen secara tahunan. (**)</p>
<p>The post <a href="https://prosesnews.id/jepang-dinilai-potensial-untuk-industri-pangan-halal/">Jepang Dinilai Potensial untuk Industri Pangan Halal</a> appeared first on <a href="https://prosesnews.id">Prosesnews.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://prosesnews.id/jepang-dinilai-potensial-untuk-industri-pangan-halal/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
