<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Berita Hepatitis Viral Terkini - Prosesnews.id</title>
	<atom:link href="https://prosesnews.id/tag/hepatitis/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://prosesnews.id/tag/hepatitis/</link>
	<description>Konsisten, Aktual, Independen</description>
	<lastBuildDate>Sat, 14 May 2022 07:31:01 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.1.4</generator>

<image>
	<url>https://prosesnews.id/wp-content/uploads/2024/01/icon-prosesnews-75x75.png</url>
	<title>Berita Hepatitis Viral Terkini - Prosesnews.id</title>
	<link>https://prosesnews.id/tag/hepatitis/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Waspada, Bocah 8 Tahun Jadi Korban Penyakit Hepatitis Akut</title>
		<link>https://prosesnews.id/waspada-bocah-8-tahun-jadi-korban-penyakit-hepatitis-akut/</link>
					<comments>https://prosesnews.id/waspada-bocah-8-tahun-jadi-korban-penyakit-hepatitis-akut/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Arfandi]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 14 May 2022 07:30:54 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Gorontalo]]></category>
		<category><![CDATA[gorontalo]]></category>
		<category><![CDATA[Hepatitis]]></category>
		<category><![CDATA[Hepatitis Anak]]></category>
		<category><![CDATA[Hepatitis Misterius]]></category>
		<category><![CDATA[Pemprov Gorontalo]]></category>
		<category><![CDATA[Provinsi Gorontalo]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prosesnews.id/?p=41631</guid>

					<description><![CDATA[<p>PROSESNEWS.ID &#8211; Juru bicara Kementerian Kesehatan RI Siti Nadia Tarmizi mengonfirmasi dua kasus kematian baru...</p>
<p>The post <a href="https://prosesnews.id/waspada-bocah-8-tahun-jadi-korban-penyakit-hepatitis-akut/">Waspada, Bocah 8 Tahun Jadi Korban Penyakit Hepatitis Akut</a> appeared first on <a href="https://prosesnews.id">Prosesnews.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<figure class="wp-block-image size-full"><img fetchpriority="high" decoding="async" width="640" height="360" src="https://prosesnews.id/wp-content/uploads/2022/05/mayat.jpg" alt="" class="wp-image-41632" srcset="https://prosesnews.id/wp-content/uploads/2022/05/mayat.jpg 640w, https://prosesnews.id/wp-content/uploads/2022/05/mayat-300x169.jpg 300w" sizes="(max-width: 640px) 100vw, 640px" /><figcaption>Ilustrasi</figcaption></figure>



<p class="wp-block-paragraph">PROSESNEWS.ID &#8211; Juru bicara Kementerian Kesehatan RI Siti Nadia Tarmizi mengonfirmasi dua kasus kematian baru diduga hepatitis misterius pada Kamis (12/5/2022). Dari kedua kasus itu salah satunya berasal dari Kalimantan Timur (Kaltim). Diketahui, satu kasus itu ditemukan di Kota Samarinda, bocah berusia 8 tahun yang menjadi korbannya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Saat dikonfirmasi, Plt Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Kaltim, Masitah membenarkan perihal itu. Namun, Masitah menegaskan jika itu masih dugaan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Benar apa yang diumumkan Kemenkes. Salah satu kasus di Kaltim, tepatnya di Kota Samarinda. Tapi masih dugaan,&#8221; terang Masitah saat dikonfirmasi melalui sambungan telepon, Jumat (13/5/2022).</p>



<p class="wp-block-paragraph">Korban sendiri sempat di rawat di salah satu rumah sakit di Kota Samarinda. Penanganannya pun sesuai dengan SOP rumah sakit. &#8220;Sempat dirawat. Meninggalnya itu satu hari setelah lebaran,&#8221; sebutnya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Soal penanganan di Kaltim, wanita berjilbab itu menjelaskan jika pihaknya telah meneruskan surat edaran dari Kemenkes ke Dinkes Kabupaten/Kota serta ke seluruh rumah sakit di wilayah Kaltim.</p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Semua melakukan penanganan dan mengisi form survei kewaspadaan dini dan mengirimkan ke kementerian. Selanjutnya di validasi oleh kementerian apakah ini kasus hepatitis akut yang tidak diketahui penyebabnya ini atau tidak,&#8221; papar Masitah.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Pencegahan dini lainnya juga dengan mengedukasi masyarakat melalui media promosi supaya lebih waspada, dan yang paling penting masyarakat diminta untuk tidak panik. &#8220;Masyarakat juga bisa mengakses laman resmi Dinkes, kita perkenalkan kasus ini dan bagaimana mencegahnya,&#8221; sebutnya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Selain itu, Dinkes juga sudah berkoordinasi dengan Dinas Pendidikan se-Kaltim di mana saat ini pembelajaran tatap muka (PTM) 100 persen diberlakukan, pihaknya meminta pengawasan dan edukasi kepada para murid agar tidak menggunakan tempat makan secara bergantian dilansir Liputan6.com</p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Dinas pendidikan dan jajaran sudah kita edukasi kasus in, tidak makan dengan alat makan yang bergantian dan bawa makanan dari rumah. Hepatitis ini salah satunya menular lewat makanan, makanan tidak bersih, serta tidak bermain di tempat permainan yang ramai, salah satunya kolam renang dihindari dulu,&#8221; imbaunya.</p>
<p>The post <a href="https://prosesnews.id/waspada-bocah-8-tahun-jadi-korban-penyakit-hepatitis-akut/">Waspada, Bocah 8 Tahun Jadi Korban Penyakit Hepatitis Akut</a> appeared first on <a href="https://prosesnews.id">Prosesnews.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://prosesnews.id/waspada-bocah-8-tahun-jadi-korban-penyakit-hepatitis-akut/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Cegah Penularan Hepatitis Misterius yang Berbahaya</title>
		<link>https://prosesnews.id/cegah-penularan-hepatitis-misterius-yang-berbahaya/</link>
					<comments>https://prosesnews.id/cegah-penularan-hepatitis-misterius-yang-berbahaya/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Arfandi]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 10 May 2022 22:23:33 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Gorontalo]]></category>
		<category><![CDATA[gorontalo]]></category>
		<category><![CDATA[Hepatitis]]></category>
		<category><![CDATA[Hepatitis Anak]]></category>
		<category><![CDATA[Hepatitis Misterius]]></category>
		<category><![CDATA[Pemprov Gorontalo]]></category>
		<category><![CDATA[Provinsi Gorontalo]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prosesnews.id/?p=41550</guid>

					<description><![CDATA[<p>PROSESNEWS.ID &#8211; Guru Besar Ilmu Kesehatan Anak Fakultas Kedokteran Universitas Padjadjaran (Unpad) Dwi Prasetyo mengingatkan...</p>
<p>The post <a href="https://prosesnews.id/cegah-penularan-hepatitis-misterius-yang-berbahaya/">Cegah Penularan Hepatitis Misterius yang Berbahaya</a> appeared first on <a href="https://prosesnews.id">Prosesnews.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<figure class="wp-block-image size-full"><img decoding="async" width="825" height="479" src="https://prosesnews.id/wp-content/uploads/2022/05/Screenshot_1816.jpg" alt="" class="wp-image-41551" srcset="https://prosesnews.id/wp-content/uploads/2022/05/Screenshot_1816.jpg 825w, https://prosesnews.id/wp-content/uploads/2022/05/Screenshot_1816-300x174.jpg 300w, https://prosesnews.id/wp-content/uploads/2022/05/Screenshot_1816-768x446.jpg 768w, https://prosesnews.id/wp-content/uploads/2022/05/Screenshot_1816-750x435.jpg 750w" sizes="(max-width: 825px) 100vw, 825px" /><figcaption>Cegah Penularan Hepatitis Misterius yang Berbahaya</figcaption></figure>



<p class="wp-block-paragraph">PROSESNEWS.ID &#8211; Guru Besar Ilmu Kesehatan Anak Fakultas Kedokteran Universitas Padjadjaran (Unpad) Dwi Prasetyo mengingatkan masyarakat untuk menerapkan pola hidup higienis dan sering menjaga kebersihan tubuh. Hal itu merespons laporan WHO mengenai adanya penyakit hepatitis yang tidak diketahui atau hepatitis misterius.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Dwi mengatakan, penyakit tersebut muncul karena salah satunya ditularkan melalui pola hidup yang tidak sehat. Sehingga, masyarakat harus menjaga kebersihan tubuh.</p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Utamanya adalah menjaga kebersihan tangan,&#8221; kata Dwi dikutip dari laman Unpad, Selasa (10/5/2022).</p>



<p class="wp-block-paragraph">Kendati demikian, lanjut Dwi, masyarakat Indonesia telah banyak belajar menjaga kebersihan dari pandemi Covid-19. Sehingga hal ini dapat memperkuat kewaspadaan masyarakat dalam menghindarkan diri dari penularan hepatitis misterius.</p>



<p class="wp-block-paragraph">“Masyarakat sudah punya pengalaman tentang hidup sehat dari Covid-19. Ini salah satu cara mencegahnya,” ucapnya dilansir Liputan6.com</p>



<p class="wp-block-paragraph">Jika terindikasi tertular, Dwi menyarankan untuk segera memeriksakan diri ke layanan kesehatan. Ciri umum yang mudah terlihat dari hepatitis adalah mata dan kulit yang menguning, warna urine kuning pekat, hingga memiliki gejala demam, mual, dan muntah.</p>



<p class="wp-block-paragraph">“Segera lapor ke puskesmas. Sekarang tenaga kesehatan sudah diberikan pedoman dan penanganannya, mulai dari petugas kesehatan di tingkat primer. Kalau di luar kompetensinya, pasien akan dirujuk secara berjenjang,” ujar dia.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Seperti diketahui, dunia saat ini kembali digemparkan dengan laporan WHO mengenai adanya penyakit hepatitis yang tidak diketahui atau hepatitis misterius. Berdasarkan laporan tersebut, kasus yang pertama ditemukan di Inggris awal April lalu, per 1 Mei telah menyebar di 20 negara, termasuk Indonesia.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Dwi menjelaskan, hepatitis misterius sejatinya merupakan penyakit hepatitis yang tidak diketahui etiologinya. Hal ini terungkap setelah pemeriksaan awal yang dilakukan otoritas kesehatan Inggris terhadap pasien anak-anak yang terindikasi terkena penyakit tersebut.</p>



<p class="wp-block-paragraph">“Hepatitis yang biasa kita kenal ada A, B, C, D, dan E. Kejadian di Inggris itu sudah diperiksa ternyata negatif lima hepatitis tersebut. Makanya mereka melaporkan jenis hepatitis yang tidak diketahui etiologinya atau jenis hepatitis non A, B, C, D, E,” tutur Dwu.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Sampai saat ini, para ahli masih menyelidiki penyebab dari hepatitis misterius tersebut. Di Indonesia sendiri, Kementerian Kesehatan sudah mengeluarkan kewaspadaan terhadap penularan penyakit tersebut.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Hal ini pun direspons Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) dengan mengeluarkan imbauan kewaspadaan dini, terutama untuk dokter anak, dokter umum, tenaga kesehatan, hingga masyarakat.</p>
<p>The post <a href="https://prosesnews.id/cegah-penularan-hepatitis-misterius-yang-berbahaya/">Cegah Penularan Hepatitis Misterius yang Berbahaya</a> appeared first on <a href="https://prosesnews.id">Prosesnews.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://prosesnews.id/cegah-penularan-hepatitis-misterius-yang-berbahaya/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
