<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Berita Hunian Tetap Viral Terkini - Prosesnews.id</title>
	<atom:link href="https://prosesnews.id/tag/hunian-tetap/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://prosesnews.id/tag/hunian-tetap/</link>
	<description>Konsisten, Aktual, Independen</description>
	<lastBuildDate>Thu, 15 Apr 2021 16:40:23 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.1.4</generator>

<image>
	<url>https://prosesnews.id/wp-content/uploads/2024/01/icon-prosesnews-75x75.png</url>
	<title>Berita Hunian Tetap Viral Terkini - Prosesnews.id</title>
	<link>https://prosesnews.id/tag/hunian-tetap/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Sudah 3 Kali Ramadan, Korban Bencana Petobo Ini Masih Tetap Tinggal di Hunian Sementara</title>
		<link>https://prosesnews.id/sudah-3-kali-ramadan-korban-bencana-petobo-ini-masih-tetap-tinggal-di-hunian-sementara/</link>
					<comments>https://prosesnews.id/sudah-3-kali-ramadan-korban-bencana-petobo-ini-masih-tetap-tinggal-di-hunian-sementara/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Majid Rahman]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 15 Apr 2021 15:52:49 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Gempa]]></category>
		<category><![CDATA[Hunian Sementara]]></category>
		<category><![CDATA[Hunian Tetap]]></category>
		<category><![CDATA[Huntap]]></category>
		<category><![CDATA[Huntara]]></category>
		<category><![CDATA[Kelurahan Petobo]]></category>
		<category><![CDATA[Korban Bencana]]></category>
		<category><![CDATA[Kota Palu]]></category>
		<category><![CDATA[Likuifaksi]]></category>
		<category><![CDATA[Palu]]></category>
		<category><![CDATA[Penyintas]]></category>
		<category><![CDATA[Penyintas Petobo]]></category>
		<category><![CDATA[Petobo]]></category>
		<category><![CDATA[Provinsi Sulawesi Tengah]]></category>
		<category><![CDATA[Sulawesi Tengah]]></category>
		<category><![CDATA[Sulteng]]></category>
		<category><![CDATA[Tsunami]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prosesnews.id/?p=26594</guid>

					<description><![CDATA[<p>PROSESNEWS.ID &#8211; Belum hilang dari ingatan orang-orang, peristiwa 28 September pada 2018 silam. Di mana,...</p>
<p>The post <a href="https://prosesnews.id/sudah-3-kali-ramadan-korban-bencana-petobo-ini-masih-tetap-tinggal-di-hunian-sementara/">Sudah 3 Kali Ramadan, Korban Bencana Petobo Ini Masih Tetap Tinggal di Hunian Sementara</a> appeared first on <a href="https://prosesnews.id">Prosesnews.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<figure id="attachment_26595" aria-describedby="caption-attachment-26595" style="width: 750px" class="wp-caption aligncenter"><img fetchpriority="high" decoding="async" class="wp-image-26595 size-jnews-featured-750" src="https://prosesnews.id/wp-content/uploads/2021/04/WhatsApp-Image-2021-04-15-at-6.56.39-PM-750x563.jpeg" alt="" width="750" height="563" /><figcaption id="caption-attachment-26595" class="wp-caption-text">Penyintas Petobo, Fatmawati (50). (Foto : Istimewa)</figcaption></figure>
<p><strong>PROSESNEWS.ID &#8211;</strong> Belum hilang dari ingatan orang-orang, peristiwa 28 September pada 2018 silam. Di mana, gempa dahsyat telah mengguncang Kota Palu, Kabupaten Sigi, Donggala dan Parigi Moutong, Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng).</p>
<p>Kelurahan Petobo di Kecamatan Palu Selatan, menjadi salah satu Kelurahan padat penduduk yang paling parah terdampak gempa bumi yang disertai likuifaksi pada peristiwa alam mengerikan tersebut.</p>
<p>Salah satu korban bencana di Petobo ini, adalah Fatmawati (50). Ketika diwawancarai, ia mengatakan, sudah 3 kali puasa masih tetap tinggal di Hunian Sementara (Huntara). Ia mengaku sudah tidak nyaman lagi tinggal di Huntara tersebut. Apalagi tempat ini pengap, panas, ditambah kesulitan air.</p>
<p>&#8220;Sudah tiga kali puasa tinggal di sini, kendalanya itu kekurangan air dan huntaranya itu panas, dan jujur sebenarnya tinggal di sini tidak nyaman. Tapi apa boleh buat, jadi sabar saja tinggal di sini,&#8221;akunya ketika ditemui Prosesnews.id. Kamis, (15/04/2021).</p>
<p>Lebih jauh katanya, padahal Pemerintah menjanjikan tinggal di Huntara tersebut hanya 2 tahun. Tapi sampai dengan sekarang, belum ada juga kapan kepastiannya.</p>
<p>&#8220;Bantuannya ada, seperti sembako. Itu pun terakhir di kasih itu saya sudah lupa kalau kapan, pokoknya sudah lama sekali,&#8221;ungkapnya.</p>
<p>Korban Likuifaksi Petobo ini pun berharap, Hunian Tetap (Huntap) yang dijanjikan Pemerintah, agar segera cepat direalisasikan. Dikatakan Fatmawati, janji itu juga dilontarkan oleh Wali Kota Palu yang baru dan Gubernur Baru.</p>
<p>&#8220;Semoga secepatnya bisa cepat pindah ke huntap yang dijanjikan pemerintah,&#8221;harapnya.</p>
<pre><strong>Reporter : Saiful</strong></pre>
<p>The post <a href="https://prosesnews.id/sudah-3-kali-ramadan-korban-bencana-petobo-ini-masih-tetap-tinggal-di-hunian-sementara/">Sudah 3 Kali Ramadan, Korban Bencana Petobo Ini Masih Tetap Tinggal di Hunian Sementara</a> appeared first on <a href="https://prosesnews.id">Prosesnews.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://prosesnews.id/sudah-3-kali-ramadan-korban-bencana-petobo-ini-masih-tetap-tinggal-di-hunian-sementara/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
