<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Berita kasus kekerasan seksual gorontalo Viral Terkini - Prosesnews.id</title>
	<atom:link href="https://prosesnews.id/tag/kasus-kekerasan-seksual-gorontalo/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://prosesnews.id/tag/kasus-kekerasan-seksual-gorontalo/</link>
	<description>Konsisten, Aktual, Independen</description>
	<lastBuildDate>Wed, 10 Dec 2025 12:25:30 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.1.4</generator>

<image>
	<url>https://prosesnews.id/wp-content/uploads/2024/01/icon-prosesnews-75x75.png</url>
	<title>Berita kasus kekerasan seksual gorontalo Viral Terkini - Prosesnews.id</title>
	<link>https://prosesnews.id/tag/kasus-kekerasan-seksual-gorontalo/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Kasus Kekerasan Berulang, Aktivis Nilai Perlindungan Perempuan di Gorontalo Masih Lemah</title>
		<link>https://prosesnews.id/kasus-kekerasan-berulang-aktivis-nilai-perlindungan-perempuan-di-gorontalo-masih-lemah/</link>
					<comments>https://prosesnews.id/kasus-kekerasan-berulang-aktivis-nilai-perlindungan-perempuan-di-gorontalo-masih-lemah/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Editor]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 10 Dec 2025 12:25:30 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Peristiwa]]></category>
		<category><![CDATA[16haktp gorontalo]]></category>
		<category><![CDATA[advokasi perempuan gorontalo]]></category>
		<category><![CDATA[aliansi jejak puan gorontalo]]></category>
		<category><![CDATA[femisida gentuma]]></category>
		<category><![CDATA[hak asasi perempuan]]></category>
		<category><![CDATA[kasus kekerasan seksual gorontalo]]></category>
		<category><![CDATA[kekerasan terhadap perempuan gorontalo]]></category>
		<category><![CDATA[penanganan kasus kekerasan seksual]]></category>
		<category><![CDATA[pendampingan korban kekerasan]]></category>
		<category><![CDATA[POLDA GORONTALO]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prosesnews.id/?p=69700</guid>

					<description><![CDATA[<p>PROSESNEWS.ID – Aliansi Jaringan Advokasi Perempuan dan Anak (JEJAK PUAN) Gorontalo bersama 12 lembaga lainnya...</p>
<p>The post <a href="https://prosesnews.id/kasus-kekerasan-berulang-aktivis-nilai-perlindungan-perempuan-di-gorontalo-masih-lemah/">Kasus Kekerasan Berulang, Aktivis Nilai Perlindungan Perempuan di Gorontalo Masih Lemah</a> appeared first on <a href="https://prosesnews.id">Prosesnews.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><img fetchpriority="high" decoding="async" class="aligncenter size-full wp-image-69701" src="https://prosesnews.id/wp-content/uploads/2025/12/IMG-20251210-WA0062.jpg" alt="" width="1600" height="1200" srcset="https://prosesnews.id/wp-content/uploads/2025/12/IMG-20251210-WA0062.jpg 1600w, https://prosesnews.id/wp-content/uploads/2025/12/IMG-20251210-WA0062-300x225.jpg 300w, https://prosesnews.id/wp-content/uploads/2025/12/IMG-20251210-WA0062-1024x768.jpg 1024w, https://prosesnews.id/wp-content/uploads/2025/12/IMG-20251210-WA0062-768x576.jpg 768w, https://prosesnews.id/wp-content/uploads/2025/12/IMG-20251210-WA0062-1536x1152.jpg 1536w, https://prosesnews.id/wp-content/uploads/2025/12/IMG-20251210-WA0062-750x563.jpg 750w, https://prosesnews.id/wp-content/uploads/2025/12/IMG-20251210-WA0062-1140x855.jpg 1140w" sizes="(max-width: 1600px) 100vw, 1600px" /></p>
<p><strong>PROSESNEWS.ID</strong> – Aliansi Jaringan Advokasi Perempuan dan Anak (JEJAK PUAN) Gorontalo bersama 12 lembaga lainnya menggelar aksi damai di depan Polda Gorontalo pada Selasa (10/12/2025).</p>
<p>Aksi bertema “Kekerasan pada Perempuan adalah Pelanggaran HAM” tersebut menjadi puncak peringatan 16 Hari Anti Kekerasan Terhadap Perempuan (16HAKTP).</p>
<p>Mega selaku Koordinator Lapangan menjelaskan bahwa aksi ini tidak hanya sebagai penutup rangkaian kampanye 16HAKTP, tetapi juga sebagai upaya memberikan edukasi kepada masyarakat untuk bersama-sama mengawal isu kekerasan terhadap perempuan di Gorontalo.</p>
<p>“Aksi ini kami lakukan adalah puncak rangkaian peringatan 16 Hari Anti Kekerasan Terhadap Perempuan (16HAKTP). Dan sebagai sarana edukasi masyarakat agar tindak kekerasan di Gorontalo perlu dikawal bersama,” ujar Mega.</p>
<p>Dalam aksi tersebut, aliansi menyuarakan kritik keras terhadap lambannya penanganan sejumlah kasus kekerasan terhadap perempuan.</p>
<p>Mulai dari kasus femisida di Gentuma hingga dugaan kekerasan seksual yang melibatkan mantan Rektor UNUGO, Wakasek SMA di Kabupaten Gorontalo, dan mantan Praja IPDN—kesemuanya dinilai belum diusut tuntas dan adil.</p>
<p>Mega juga menyoroti masih kuatnya budaya victim-blaming serta lemahnya komitmen aparat penegak hukum dalam memberikan perlindungan terhadap korban.</p>
<p>Koalisi menyampaikan beberapa tuntutan tegas, antara lain meminta Pemerintah Provinsi Gorontalo, DPRD, serta aparat penegak hukum untuk:</p>
<ul>
<li>Mengakui kekerasan terhadap perempuan sebagai pelanggaran berat HAM.</li>
<li>Mengimplementasikan regulasi yang berpihak pada korban.</li>
<li>Menindak aparat yang lalai atau diskriminatif.</li>
<li>Memberikan pelatihan wajib bagi polisi, jaksa, dan hakim terkait penanganan kasus berbasis gender yang sensitif trauma dan non-diskriminatif.</li>
<li>Mengusut tuntas semua kasus tanpa impunitas dan menghukum pelaku secara setimpal.</li>
<li>Memastikan korban memperoleh hak pemulihan dan kompensasi.</li>
</ul>
<p>Aliansi juga menegaskan penolakan terhadap praktik mediasi dan penyalahan korban dalam proses hukum, karena dinilai bertentangan dengan prinsip hak asasi manusia.</p>
<p>Aksi damai tersebut diisi dengan orasi, aksi teatrikal, serta pembacaan puisi. Kegiatan ditutup dengan penegasan Mega Mokoginta dari Jejak Puan.</p>
<p>“Ini adalah ruang untuk mengingatkan negara bahwa masih banyak perempuan Gorontalo yang menunggu keadilan. Kami hadir bukan hanya untuk memperingati, tetapi untuk menagih tanggung jawab negara,” ujar Mega.</p>
<p>Aliansi Jejak Puan menegaskan komitmennya untuk terus bersuara hingga lingkungan yang aman bagi seluruh perempuan dapat terwujud.</p>
<p><strong>Reporter: Sandri Mooduto</strong></p>
<p>The post <a href="https://prosesnews.id/kasus-kekerasan-berulang-aktivis-nilai-perlindungan-perempuan-di-gorontalo-masih-lemah/">Kasus Kekerasan Berulang, Aktivis Nilai Perlindungan Perempuan di Gorontalo Masih Lemah</a> appeared first on <a href="https://prosesnews.id">Prosesnews.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://prosesnews.id/kasus-kekerasan-berulang-aktivis-nilai-perlindungan-perempuan-di-gorontalo-masih-lemah/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
