<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Berita Kementerian Kelautan dan Perikanan Viral Terkini - Prosesnews.id</title>
	<atom:link href="https://prosesnews.id/tag/kementerian-kelautan-dan-perikanan/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://prosesnews.id/tag/kementerian-kelautan-dan-perikanan/</link>
	<description>Konsisten, Aktual, Independen</description>
	<lastBuildDate>Wed, 05 Aug 2026 14:20:31 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.1.4</generator>

<image>
	<url>https://prosesnews.id/wp-content/uploads/2024/01/icon-prosesnews-75x75.png</url>
	<title>Berita Kementerian Kelautan dan Perikanan Viral Terkini - Prosesnews.id</title>
	<link>https://prosesnews.id/tag/kementerian-kelautan-dan-perikanan/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Usai PENAS, Gorontalo Tambah 54 KNMP untuk Tingkatkan Kesejahteraan Nelayan</title>
		<link>https://prosesnews.id/usai-penas-gorontalo-tambah-54-knmp-untuk-tingkatkan-kesejahteraan-nelayan/</link>
					<comments>https://prosesnews.id/usai-penas-gorontalo-tambah-54-knmp-untuk-tingkatkan-kesejahteraan-nelayan/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Editor]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 05 Aug 2026 14:20:31 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pemprov Gorontalo]]></category>
		<category><![CDATA[berita gorontalo]]></category>
		<category><![CDATA[BOALEMO]]></category>
		<category><![CDATA[Desa Pentadu Barat]]></category>
		<category><![CDATA[Ekonomi Maritim Gorontalo]]></category>
		<category><![CDATA[Gubernur Gorontalo]]></category>
		<category><![CDATA[gudang pendingin ikan]]></category>
		<category><![CDATA[Gusnar Ismail]]></category>
		<category><![CDATA[Kabupaten Boalemo]]></category>
		<category><![CDATA[Kampung Nelayan Merah Putih]]></category>
		<category><![CDATA[kapal 30 GT]]></category>
		<category><![CDATA[Kecamatan Tilamuta]]></category>
		<category><![CDATA[Kementerian Kelautan dan Perikanan]]></category>
		<category><![CDATA[KKP]]></category>
		<category><![CDATA[KNMP]]></category>
		<category><![CDATA[KNMP Pentadu Barat]]></category>
		<category><![CDATA[Nelayan Gorontalo]]></category>
		<category><![CDATA[pabrik es]]></category>
		<category><![CDATA[Pekan Nasional Petani Nelayan]]></category>
		<category><![CDATA[pembangunan KNMP]]></category>
		<category><![CDATA[PENAS KTNA 2026]]></category>
		<category><![CDATA[SPBN nelayan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prosesnews.id/?p=73648</guid>

					<description><![CDATA[<p>PROSESNEWS.ID &#8211; Progres pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) Desa Pentadu Barat, Kecamatan Tilamuta, Kabupaten...</p>
<p>The post <a href="https://prosesnews.id/usai-penas-gorontalo-tambah-54-knmp-untuk-tingkatkan-kesejahteraan-nelayan/">Usai PENAS, Gorontalo Tambah 54 KNMP untuk Tingkatkan Kesejahteraan Nelayan</a> appeared first on <a href="https://prosesnews.id">Prosesnews.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><img fetchpriority="high" decoding="async" class="aligncenter size-full wp-image-73649" src="https://prosesnews.id/wp-content/uploads/2026/08/DSC_2391a-1.jpg" alt="" width="800" height="525" srcset="https://prosesnews.id/wp-content/uploads/2026/08/DSC_2391a-1.jpg 800w, https://prosesnews.id/wp-content/uploads/2026/08/DSC_2391a-1-300x197.jpg 300w, https://prosesnews.id/wp-content/uploads/2026/08/DSC_2391a-1-768x504.jpg 768w, https://prosesnews.id/wp-content/uploads/2026/08/DSC_2391a-1-750x492.jpg 750w" sizes="(max-width: 800px) 100vw, 800px" /></p>
<p><strong>PROSESNEWS.ID</strong> &#8211; Progres pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) Desa Pentadu Barat, Kecamatan Tilamuta, Kabupaten Boalemo, saat ini mencapai 63 persen dan ditargetkan akan selesai akhir bulan ini. Guna memacu penyelesaian pembangunan KNMP tersebut, Gubernur Gorontalo Gusnar Ismail didampingi sejumlah pimpinan organisasi perangkat daerah melakukan peninjauan langsung proses pekerjaan, Rabu (5/8/2026).</p>
<p>Berdasarkan profil lokasi, KNMP Pentadu Barat akan dihuni oleh 945 kepala keluarga dengan jumlah nelayan sebanyak 452 orang. Fasilitas yang dibangun antara lain tambatan perahu, pendaratan ikan, pabrik es, gudang beku, dan berbagai sarana penunjang lainnya.</p>
<p>“Semua sudah disatukan nanti di KNMP, mulai dari SPBN, pabrik es, gudang pendinginan, dan sarana lainnya,” jelas Gubernur Gusnar saat berdialog dengan sejumlah nelayan.</p>
<p>Lebih lanjut Gubernur Gusnar menuturkan bahwa berkat keberhasilan menggelar Pekan Nasional Petani Nelayan, Provinsi Gorontalo mendapat kepercayaan dari pemerintah pusat. Salah satu dibuktikan dengan meningkatnya jumlah KNMP yang akan dibangun oleh Kementerian Kelautan dan Perikanan.</p>
<p>“Sebelumnya kita cuma mendapat empat KNMP, termasuk di Pentadu Barat ini. Setelah PENAS saya datangi Menteri Kelautan dan Perikanan, kita dapat 54 KNMP dan Boalemo mendapat tambahan tujuh KNMP. Pak Menteri juga berjanji KNMP itu akan didukung dengan kapal 30 GT,” terang Gusnar.</p>
<p>The post <a href="https://prosesnews.id/usai-penas-gorontalo-tambah-54-knmp-untuk-tingkatkan-kesejahteraan-nelayan/">Usai PENAS, Gorontalo Tambah 54 KNMP untuk Tingkatkan Kesejahteraan Nelayan</a> appeared first on <a href="https://prosesnews.id">Prosesnews.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://prosesnews.id/usai-penas-gorontalo-tambah-54-knmp-untuk-tingkatkan-kesejahteraan-nelayan/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Kapal Bantuan KKP Tengelam, Ramly : Pemkab Boalemo Tidak Bertanggung Jawab</title>
		<link>https://prosesnews.id/kapal-bantuan-kkp-tengelam-ramly-pemkab-boalemo-tidak-bertanggung-jawab/</link>
					<comments>https://prosesnews.id/kapal-bantuan-kkp-tengelam-ramly-pemkab-boalemo-tidak-bertanggung-jawab/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Majid Rahman]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 18 Apr 2021 13:32:38 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Peristiwa]]></category>
		<category><![CDATA[BOALEMO]]></category>
		<category><![CDATA[gorontalo]]></category>
		<category><![CDATA[Kabupaten Boalemo]]></category>
		<category><![CDATA[Kapal Hibah KKP]]></category>
		<category><![CDATA[Kapal Tenggelam]]></category>
		<category><![CDATA[Kapal Todak 02]]></category>
		<category><![CDATA[Kementerian Kelautan dan Perikanan]]></category>
		<category><![CDATA[KKP]]></category>
		<category><![CDATA[KKP RI]]></category>
		<category><![CDATA[Pemkab Boalemo]]></category>
		<category><![CDATA[Provinsi Gorontalo]]></category>
		<category><![CDATA[Ramly Syawal]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prosesnews.id/?p=26737</guid>

					<description><![CDATA[<p>PROSESNEWS.ID – Kapal Todak 02, bantuan dari Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) yang dihibahkan ke...</p>
<p>The post <a href="https://prosesnews.id/kapal-bantuan-kkp-tengelam-ramly-pemkab-boalemo-tidak-bertanggung-jawab/">Kapal Bantuan KKP Tengelam, Ramly : Pemkab Boalemo Tidak Bertanggung Jawab</a> appeared first on <a href="https://prosesnews.id">Prosesnews.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<figure id="attachment_26738" aria-describedby="caption-attachment-26738" style="width: 750px" class="wp-caption aligncenter"><img decoding="async" class="wp-image-26738 size-full" src="https://prosesnews.id/wp-content/uploads/2021/04/WhatsApp-Image-2021-04-18-at-9.26.34-PM-e1618752440225.jpeg" alt="" width="750" height="425" /><figcaption id="caption-attachment-26738" class="wp-caption-text">Kondisi terkini Kapal Todak 02 yang dihibahkan KKP-RI ke Pemkab Boalemo pada Tahun 2020 lalu. (Foto : Istimewa)</figcaption></figure>
<p><strong>PROSESNEWS.ID –</strong> Kapal Todak 02, bantuan dari Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) yang dihibahkan ke Pemerintah Daerah Kabupaten (Pemkab) Boalemo Tahun 2020 lalu, tenggelam di perairan laut, kawasan Wisata Pantai Ratu, Desa Tenilo, Kabupaten Boalemo.</p>
<p>Informasi yang berhasil dirangkum Prosesnews.id dari sejumlah saksi yang menyaksikan peristiwa tersebut, kapal dengan bobot 46 Gross Ton (GT) yang dilengkapi AC dan fasilitas lainnya itu, tenggelam sekitar Pukul 05.00 Wita pagi tadi. Minggu, (18/04/2021).</p>
<p>Ramly Syawal, salah satu aktivis Pemuda Boalemo yang begitu mendengar peristiwa ini, mengaku kaget dan heran. Ia pun menyayangkan kinerja dan pengawasan Pemkab Boalemo, khususnya Dinas terkait. Menurutya, kejadian itu menandakan, bahwa Pemkab Boalemo tidak bertanggung jawab.</p>
<p>“Saya menilai ada indikasi pembiaran dari Pemkab Boalemo. Peristiwa ini menurut saya sangat memalukan yang tidak seharusnya terjadi. Saya minta Pemkab Boalemo bertanggung jawab,”tegasnya, Minggu, (18/04/2021).</p>
<p>Dikatakan Ramly, pihaknya tak akan tinggal diam atas kejadian tersebut. Ia memastikan, dalam waktu dekat ini, bakal melayangkan laporan ke KKP, agar KKP mengutus tim, mengevaluasi berbagai bantuan yang selama ini diberikan ke Pemkab Boalemo.</p>
<p>“Saya masih merampungkan seluruh bukti soal lemahnya pengawasan yang dilakukan Pemkab Boalemo, terutama Dinas terkait soal bantuan KKP. Tentunya, kejadian ini merupakan kerugian Negara. Sehingga tidak bisa dibiarkan,”tegasnya lagi.</p>
<p>Hingga berita ini diterbitkan, awak media masih berusaha tersambung dengan Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Boalemo.</p>
<pre><strong>Penulis : Abdul Majid Rahman</strong></pre>
<p>The post <a href="https://prosesnews.id/kapal-bantuan-kkp-tengelam-ramly-pemkab-boalemo-tidak-bertanggung-jawab/">Kapal Bantuan KKP Tengelam, Ramly : Pemkab Boalemo Tidak Bertanggung Jawab</a> appeared first on <a href="https://prosesnews.id">Prosesnews.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://prosesnews.id/kapal-bantuan-kkp-tengelam-ramly-pemkab-boalemo-tidak-bertanggung-jawab/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Kementerian Kelautan Siapkan Jaminan Hari Tua Untuk Nelayan</title>
		<link>https://prosesnews.id/kementerian-kelautan-siapkan-jaminan-hari-tua-untuk-nelayan/</link>
					<comments>https://prosesnews.id/kementerian-kelautan-siapkan-jaminan-hari-tua-untuk-nelayan/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Editor]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 07 Feb 2021 11:26:39 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Ekonomi]]></category>
		<category><![CDATA[Kementerian Kelautan dan Perikanan]]></category>
		<category><![CDATA[Kesejahteraan Nelayan]]></category>
		<category><![CDATA[KKP]]></category>
		<category><![CDATA[Nelayan pinggiran]]></category>
		<category><![CDATA[Nelayan Tuna]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prosesnews.id/?p=22146</guid>

					<description><![CDATA[<p>PROSESNEWS.ID, JAKARTA &#8211; Perlindungan dan peningkatan kesejahteraan nelayan menjadi prioritas capaian Kementerian Kelautan dan Perikanan....</p>
<p>The post <a href="https://prosesnews.id/kementerian-kelautan-siapkan-jaminan-hari-tua-untuk-nelayan/">Kementerian Kelautan Siapkan Jaminan Hari Tua Untuk Nelayan</a> appeared first on <a href="https://prosesnews.id">Prosesnews.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<div align="left">
<figure id="attachment_22147" aria-describedby="caption-attachment-22147" style="width: 1024px" class="wp-caption aligncenter"><img decoding="async" class="size-full wp-image-22147" src="https://prosesnews.id/wp-content/uploads/2021/02/IMG-20201009-WA00476.jpg" alt="" width="1024" height="634" srcset="https://prosesnews.id/wp-content/uploads/2021/02/IMG-20201009-WA00476.jpg 1024w, https://prosesnews.id/wp-content/uploads/2021/02/IMG-20201009-WA00476-300x186.jpg 300w, https://prosesnews.id/wp-content/uploads/2021/02/IMG-20201009-WA00476-768x476.jpg 768w, https://prosesnews.id/wp-content/uploads/2021/02/IMG-20201009-WA00476-250x155.jpg 250w, https://prosesnews.id/wp-content/uploads/2021/02/IMG-20201009-WA00476-750x464.jpg 750w" sizes="(max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /><figcaption id="caption-attachment-22147" class="wp-caption-text">Nelayan Tuna</figcaption></figure>
<p dir="ltr"><strong>PROSESNEWS.ID, JAKARTA</strong> &#8211; Perlindungan dan peningkatan kesejahteraan nelayan menjadi prioritas capaian Kementerian Kelautan dan Perikanan. KKP berencana melakukan sejumlah terobosan untuk mencapai target tersebut, salah satunya memastikan adanya jaminan hari tua atau uang pensiun untuk nelayan.</p>
</div>
<div align="left">
<p dir="ltr">Hal ini disampaikan Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono usai mengujungi lokasi Lumbung Ikan Nasional di Maluku, Sabtu (6/2/2021). Rencananya, pemberlakuan jaminan hari tua untuk nelayan itu akan digulirkan lebih dulu di provinsi tersebut.</p>
</div>
<div align="left">
<p dir="ltr">&#8220;Nelayan yang bekerja di situ harus memiliki tiga hal yang selalu saya canangkan. Nomor 1 adalah asuransi kecelakaan, nomor 2 asuransi kesehatan, dan tunjangan hari tua. Jadi nelayan dimulai di 3 WPP LIN ini, adalah nelayan yang memiliki pensiun di hari tuanya, saat tidak melaut lagi. Nah ini harus disiapkan,&#8221; ujar Menteri Trenggono dalam rilis resmi KKP, Sabtu (6/2/2021).</p>
</div>
<div align="left">
<p dir="ltr"><a href="http://infopublik.id/kategori/nasional-ekonomi-bisnis/508480/kkp-siapkan-skema-jaminan-hari-tua-untuk-nelayan">Menteri Trenggono</a> juga menargetkan adanya transformasi sistem penangkapan ikan dan pengawasan terhadap kapal-kapal perikanan dengan memanfaatkan teknologi informasi. Tujuannya untuk peningkatan produktivitas nelayan, menjaga kualitas produk, serta menjamin keberlanjutan populasi perikanan di laut Indonesia.</p>
</div>
<div align="left">
<p dir="ltr">Mengenai program LIN tersebut, Trenggono meminta jajarannya segera melakukan beragam persiapan. Mulai dari menghitung ulang potensi perikanan tangkap di tiga WPPNRI di Maluku (714, 715, dan 718) hingga menyiapkan infrastruktur pendukung operasional pelabuhan perikanan.</p>
</div>
<div align="left">
<p dir="ltr">&#8220;Yang paling penting adalah kesiapan kita dari sektor kelautan dan perikanan. Sebetulnya pelabuhan (yang akan) dibangun oleh Bapak Menteri Perhubungan dan difasilitasi Bapak Gubernur Maluku itu tidak akan menjadi apa-apa, kalau kita tidak segera mengisi ekonomi di dalamnya supaya bergerak,&#8221; ujarnya.</p>
</div>
<div align="left">
<p dir="ltr">Persiapan matang dan penerapan tata kelola perikanan yang baik menurutnya akan menarik minat pelaku usaha untuk berinvestasi di kawasan LIN. Bila ini terjadi, industri perikanan dalam negeri pun akan maju.</p>
</div>
<div align="left">
<p dir="ltr">Dia juga meminta jajarannya rutin berkoordinasi dengan kementerian/lembaga terkait serta pemerintah daerah. Dia menyadari pengembangan program tersebut penuh dengan tantangan sehingga perlu kerja sama semua pihak agar menghasilkan output yang maksimal.</p>
</div>
<div align="left">
<p dir="ltr">&#8220;Itu butuh effort yang begitu panjang. Hardware dan software yang harus disiapkan supaya nanti Pak Bahlil (Kepala BKPM) bisa menjual sarana ini, dia bisa bilang kita ikannya bagus-bagus, semuanya sehat dan sarana pengolahannya bagus, silahkan investor datang melakukan industrialisasi di sini,&#8221; pungkasnya.</p>
</div>
<div align="left">
<p dir="ltr">Seperti diberitakan sebelumnya, Menteri Trenggono bersama Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, Kepala BKPM Bahlil Lahadalia, serta Deputi Sumber Daya Maritim Kemenko Marves Safri Burhanuddin mengunjungi Desa Waai, Kecamatan Salahutu, Kabupaten Maluku Tengah, yang merupakan lokasi LIN, kemarin.</p>
<pre dir="ltr">Penulis : Baheramsyah</pre>
</div>
<p>The post <a href="https://prosesnews.id/kementerian-kelautan-siapkan-jaminan-hari-tua-untuk-nelayan/">Kementerian Kelautan Siapkan Jaminan Hari Tua Untuk Nelayan</a> appeared first on <a href="https://prosesnews.id">Prosesnews.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://prosesnews.id/kementerian-kelautan-siapkan-jaminan-hari-tua-untuk-nelayan/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Komitmen KKP dalam Melestarikan Ekosistem Pesisir dan Laut</title>
		<link>https://prosesnews.id/komitmen-kkp-dalam-melestarikan-ekosistem-pesisir-dan-laut/</link>
					<comments>https://prosesnews.id/komitmen-kkp-dalam-melestarikan-ekosistem-pesisir-dan-laut/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Majid Rahman]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 31 Jan 2021 10:39:23 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Badan Riset dan Sumber Daya Manusia Kelautan dan Perikanan]]></category>
		<category><![CDATA[Bappenas]]></category>
		<category><![CDATA[BRSDM]]></category>
		<category><![CDATA[Japan Internasional Cooperation Agency]]></category>
		<category><![CDATA[JICA]]></category>
		<category><![CDATA[Kementerian Kelautan dan Perikanan]]></category>
		<category><![CDATA[KKP]]></category>
		<category><![CDATA[Mangrove]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prosesnews.id/?p=21823</guid>

					<description><![CDATA[<p>PROSESNEWS.ID &#8211; Badan Riset dan Sumber Daya Manusia Kelautan dan Perikanan (BRSDM), Kementerian Kelautan dan...</p>
<p>The post <a href="https://prosesnews.id/komitmen-kkp-dalam-melestarikan-ekosistem-pesisir-dan-laut/">Komitmen KKP dalam Melestarikan Ekosistem Pesisir dan Laut</a> appeared first on <a href="https://prosesnews.id">Prosesnews.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<figure id="attachment_21824" aria-describedby="caption-attachment-21824" style="width: 750px" class="wp-caption aligncenter"><img loading="lazy" decoding="async" class="wp-image-21824 size-jnews-featured-750" src="https://prosesnews.id/wp-content/uploads/2021/01/WhatsApp-Image-2021-01-31-at-2.34.13-AM-750x378.jpeg" alt="" width="750" height="378" srcset="https://prosesnews.id/wp-content/uploads/2021/01/WhatsApp-Image-2021-01-31-at-2.34.13-AM-750x378.jpeg 750w, https://prosesnews.id/wp-content/uploads/2021/01/WhatsApp-Image-2021-01-31-at-2.34.13-AM-300x151.jpeg 300w, https://prosesnews.id/wp-content/uploads/2021/01/WhatsApp-Image-2021-01-31-at-2.34.13-AM-768x387.jpeg 768w, https://prosesnews.id/wp-content/uploads/2021/01/WhatsApp-Image-2021-01-31-at-2.34.13-AM-250x126.jpeg 250w, https://prosesnews.id/wp-content/uploads/2021/01/WhatsApp-Image-2021-01-31-at-2.34.13-AM-360x180.jpeg 360w, https://prosesnews.id/wp-content/uploads/2021/01/WhatsApp-Image-2021-01-31-at-2.34.13-AM.jpeg 933w" sizes="auto, (max-width: 750px) 100vw, 750px" /><figcaption id="caption-attachment-21824" class="wp-caption-text">Ilustrasi Mangrove, (Foto : Suarapalu).</figcaption></figure>
<p><strong>PROSESNEWS.ID</strong> &#8211; Badan Riset dan Sumber Daya Manusia Kelautan dan Perikanan (BRSDM), Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP), berkomitmen untuk terus menghasilkan riset dan inovasi yang berkontribusi untuk memperlambat laju kerusakan lingkungan akibat perubahan iklim. Atas dasar tersebut, sejak tahun 2017 hingga 2022, BRSDM menggandeng Japan Internasional Cooperation Agency (JICA), untuk kegiatan penelitian dan konservasi sumber daya padang lamun dan mangrove yang merupakan ekosistem penyerap karbon (blue carbon).</p>
<p>&#8220;Tahun 2020 hingga saat ini, penuh dengan tantangan akibat Pandemi Covid-19, sehingga kekurangan di tahun 2020, diharapkan dapat kita kerjakan bersama-sama dengan efektif untuk melaksanakan proyek Satreps-BlueCares yang bermanfaat untuk pengelolaan ekosistem pesisir dan laut bagi generasi mendatang,&#8221; tegas Kepala BRSDM, Sjarief Widjaja, saat membuka meeting The Fourth JCCI and JCC of Satreps &#8211; BlueCARES Program, pada 26 Januari 2021.</p>
<p>Dalam sambutannya, Sjarief menekankan pentingnya kerja sama ini untuk mendukung berbagai kebijakan di Indonesia tentang pengelolaan ekosistem pesisir dan laut, termasuk berkontribusi pada perencanaan pembangunan rendah karbon yang dikoordinasikan oleh Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional/ Badan Perencanaan Pembangunan Nasional.</p>
<p>Lebih lanjut disampaikan, bahwa kerja sama ini diharapkan dapat menghasilkan berbagai output, di antaranya yakni pengembangan laboratorium blue carbon yang berlokasi di Instalasi Teknologi Perikanan, Pasar Minggu, Jakarta; publikasi ilmiah yang komprehensif dan inovatif mengenai ekosistem blue carbon; SDM terlatih melalui training dan studi S3 di bidang blue carbon; terciptanya kebijakan berbasis sains mengenai aspek konservasi, sosial ekonomi, dan perubahan iklim; serta Blue Carbon Strategy untuk mendukung pembangunan berkelanjutan padang lamun di Bappenas.</p>
<p>Menurut Sjarief, strategi ini akan dicapai melalui integrasi penelitian dalam bidang geokimia, ekologi, geomatika, modeling, dan sosial-ekonomi untuk mengetahui dinamika karbon biru pada sistem hulu-hilir. Selain itu, kajian kuantifikasi jasa ekosistem (ecosystem services) juga dilaksanakan untuk mengetahui pemanfaatan ekosistem pesisir yang lestari.</p>
<p>&#8220;Pertemuan ini pada prinsipnya dirancang untuk melanjutkan pertemuan ketiga pada tahun lalu, yaitu untuk meningkatkan kapasitas riset, pemantauan ekosistem pesisir, dan kemitraan penelitian di antara lembaga-lembaga di Indonesia,&#8221; jelas Sjarief.</p>
<p>Secara teknis, komponen kegiatan dalam kerja sama ini meliputi: Kuantifikasi kapasitas simpanan karbon mangrove dan lamun sebagai penguatan sektor perubahan iklim Indonesia; kuantifikasi dan valuasi layanan ekosistem yang dimanfaatkan masyarakat (perikanan, perlindungan pantai, ekowisata, badan lainnya); serta kuantifikasi dinamika ekosistem pesisir dan layanan ekosistemnya, dan faktor-faktor yang mempengaruhi perubahan dari hulu ke hilir. <strong>(PR)</strong></p>
<pre><strong>Sumber : Humas BRSDM</strong></pre>
<p>The post <a href="https://prosesnews.id/komitmen-kkp-dalam-melestarikan-ekosistem-pesisir-dan-laut/">Komitmen KKP dalam Melestarikan Ekosistem Pesisir dan Laut</a> appeared first on <a href="https://prosesnews.id">Prosesnews.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://prosesnews.id/komitmen-kkp-dalam-melestarikan-ekosistem-pesisir-dan-laut/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
