<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Berita KKN Tematik UNG Viral Terkini - Prosesnews.id</title>
	<atom:link href="https://prosesnews.id/tag/kkn-tematik-ung/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://prosesnews.id/tag/kkn-tematik-ung/</link>
	<description>Konsisten, Aktual, Independen</description>
	<lastBuildDate>Thu, 24 Sep 2026 12:46:17 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.1.4</generator>

<image>
	<url>https://prosesnews.id/wp-content/uploads/2024/01/icon-prosesnews-75x75.png</url>
	<title>Berita KKN Tematik UNG Viral Terkini - Prosesnews.id</title>
	<link>https://prosesnews.id/tag/kkn-tematik-ung/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Mahasiswa KKN Tematik II UNG Dorong Pengembangan UMKM Pesisir di Huangobotu</title>
		<link>https://prosesnews.id/mahasiswa-kkn-tematik-ii-ung-dorong-pengembangan-umkm-pesisir-di-huangobotu/</link>
					<comments>https://prosesnews.id/mahasiswa-kkn-tematik-ii-ung-dorong-pengembangan-umkm-pesisir-di-huangobotu/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Editor]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 24 Sep 2026 12:46:17 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Universitas Negeri Gorontalo]]></category>
		<category><![CDATA[Bone Bolango]]></category>
		<category><![CDATA[Desa Huangobotu]]></category>
		<category><![CDATA[hasil perikanan Gorontalo]]></category>
		<category><![CDATA[Kabila Bone]]></category>
		<category><![CDATA[ketahanan pangan keluarga]]></category>
		<category><![CDATA[KKN Tematik UNG]]></category>
		<category><![CDATA[pengembangan UMKM]]></category>
		<category><![CDATA[produk olahan perikanan]]></category>
		<category><![CDATA[UMKM pesisir Gorontalo]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prosesnews.id/?p=74941</guid>

					<description><![CDATA[<p>PROSESNEWS.ID – Potensi hasil perikanan di Desa Huangobotu, Kecamatan Kabila Bone, Kabupaten Bone Bolango, tidak...</p>
<p>The post <a href="https://prosesnews.id/mahasiswa-kkn-tematik-ii-ung-dorong-pengembangan-umkm-pesisir-di-huangobotu/">Mahasiswa KKN Tematik II UNG Dorong Pengembangan UMKM Pesisir di Huangobotu</a> appeared first on <a href="https://prosesnews.id">Prosesnews.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p class="isSelectedEnd"><img fetchpriority="high" decoding="async" class="aligncenter size-full wp-image-74942" src="https://prosesnews.id/wp-content/uploads/2026/09/01M33ZQ3ERVXCHXG8BCE14GG17.jpg" alt="" width="1500" height="947" srcset="https://prosesnews.id/wp-content/uploads/2026/09/01M33ZQ3ERVXCHXG8BCE14GG17.jpg 1500w, https://prosesnews.id/wp-content/uploads/2026/09/01M33ZQ3ERVXCHXG8BCE14GG17-300x189.jpg 300w, https://prosesnews.id/wp-content/uploads/2026/09/01M33ZQ3ERVXCHXG8BCE14GG17-1024x646.jpg 1024w, https://prosesnews.id/wp-content/uploads/2026/09/01M33ZQ3ERVXCHXG8BCE14GG17-768x485.jpg 768w, https://prosesnews.id/wp-content/uploads/2026/09/01M33ZQ3ERVXCHXG8BCE14GG17-750x474.jpg 750w, https://prosesnews.id/wp-content/uploads/2026/09/01M33ZQ3ERVXCHXG8BCE14GG17-1140x720.jpg 1140w" sizes="(max-width: 1500px) 100vw, 1500px" /></p>
<p class="isSelectedEnd"><strong>PROSESNEWS.ID</strong> – Potensi hasil perikanan di Desa Huangobotu, Kecamatan Kabila Bone, Kabupaten Bone Bolango, tidak hanya dapat dimanfaatkan sebagai sumber pangan keluarga. Jika diolah dan dipasarkan dengan baik, hasil perikanan juga berpeluang dikembangkan menjadi produk usaha bernilai ekonomi.</p>
<p class="isSelectedEnd">Melihat potensi tersebut, mahasiswa KKN Tematik Tahap II Universitas Negeri Gorontalo (UNG) menggelar sosialisasi pengembangan UMKM pesisir di Kantor Desa Huangobotu. Kegiatan tersebut merupakan bagian dari program KKN Tematik Tahap II UNG bertajuk “Penguatan Pangan Keluarga Melalui Peningkatan Daya Saing Produk Hasil Perikanan Berbasis Branding, Kemasan, dan Kemitraan Pemasaran.”</p>
<p class="isSelectedEnd">Sosialisasi diikuti oleh pemerintah desa, Karang Taruna, pelaku UMKM, serta masyarakat setempat. Kegiatan tersebut menghadirkan akademisi UNG, Wila Rumina Nento, S.Pi., M.Si., dan Sri Fitriani Monoarfa, S.Pi., M.Si., sebagai narasumber.</p>
<p class="isSelectedEnd">Dalam materinya, Wila Rumina Nento  mengangkat topik “Penguatan Pangan Keluarga melalui Peningkatan Daya Saing Produk Hasil Perikanan Berbasis Branding dan Kemasan.” Ia mengaitkan pemanfaatan ikan dengan ketahanan pangan keluarga sekaligus peluang pengembangan produk olahan skala rumah tangga.</p>
<p class="isSelectedEnd">Peserta diperkenalkan pada berbagai aspek yang dapat meningkatkan daya saing produk, mulai dari pemilihan nama atau merek, desain dan jenis kemasan yang sesuai dengan karakteristik produk, hingga penyusunan label. Aspek legalitas dan jaminan mutu turut menjadi bagian penting agar produk yang dikembangkan tidak hanya menarik secara tampilan, tetapi juga memiliki dasar yang dapat mendukung kepercayaan konsumen.</p>
<p class="isSelectedEnd">Selanjutnya, Sri Fitriani Monoarfa membahas strategi pemasaran produk olahan hasil perikanan. Materi tersebut diarahkan pada hal-hal yang dekat dengan kebutuhan pelaku usaha, seperti mengenali pasar, menghitung harga pokok produksi (HPP) secara tepat, menentukan saluran penjualan, membangun kemitraan pemasaran, serta memilih strategi promosi yang sesuai.</p>
<p class="isSelectedEnd">Pencatatan penjualan juga menjadi salah satu hal yang ditekankan agar pelaku UMKM dapat mengetahui perkembangan usaha secara lebih terukur. Dengan demikian, pengembangan produk tidak berhenti pada proses produksi, tetapi berlanjut hingga bagaimana produk tersebut dapat diterima pasar dan memberikan manfaat ekonomi bagi keluarga.</p>
<p class="isSelectedEnd">Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) KKN Tematik II UNG Desa Huangobotu, Sitty Ainsyah Habibie, S.Pi., M.Sc., mengatakan potensi hasil perikanan di wilayah pesisir perlu diikuti dengan kemampuan masyarakat dalam mengembangkan produk dan memasarkannya. Menurutnya, hasil perikanan memiliki potensi besar untuk dikembangkan menjadi produk pangan keluarga sekaligus produk usaha.</p>
<p class="isSelectedEnd">“Peningkatan daya saing tidak cukup hanya dengan menghasilkan produk, tetapi juga perlu memperhatikan branding, kemasan, dan strategi pemasaran agar produk lebih mudah dikenali dan memiliki nilai jual,” ujarnya.</p>
<p>Dengan adanya program tersebut, Sitty berharap masyarakat Desa Huangobotu semakin melihat hasil perikanan sebagai potensi yang dapat dikembangkan dari hulu hingga hilir. Produk yang berasal dari sumber daya lokal tidak hanya dapat memenuhi kebutuhan pangan keluarga, tetapi juga berpeluang menjadi bagian dari pengembangan usaha masyarakat pesisir.</p>
<p>The post <a href="https://prosesnews.id/mahasiswa-kkn-tematik-ii-ung-dorong-pengembangan-umkm-pesisir-di-huangobotu/">Mahasiswa KKN Tematik II UNG Dorong Pengembangan UMKM Pesisir di Huangobotu</a> appeared first on <a href="https://prosesnews.id">Prosesnews.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://prosesnews.id/mahasiswa-kkn-tematik-ii-ung-dorong-pengembangan-umkm-pesisir-di-huangobotu/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>KKN UNG Bentuk Relawan Antinarkoba di Desa Ayuhulalo</title>
		<link>https://prosesnews.id/kkn-ung-bentuk-relawan-antinarkoba-di-desa-ayuhulalo/</link>
					<comments>https://prosesnews.id/kkn-ung-bentuk-relawan-antinarkoba-di-desa-ayuhulalo/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Editor]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 11 Sep 2026 08:03:48 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Universitas Negeri Gorontalo]]></category>
		<category><![CDATA[antinarkoba]]></category>
		<category><![CDATA[Desa Ayuhulalo]]></category>
		<category><![CDATA[Desa Bersinar]]></category>
		<category><![CDATA[KKN Tematik UNG]]></category>
		<category><![CDATA[KKN UNG Gorontalo]]></category>
		<category><![CDATA[Pencegahan Narkoba]]></category>
		<category><![CDATA[penyalahgunaan narkoba]]></category>
		<category><![CDATA[relawan antinarkoba]]></category>
		<category><![CDATA[UNG]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prosesnews.id/?p=74609</guid>

					<description><![CDATA[<p>PROSESNEWS.ID — Upaya menciptakan lingkungan desa yang aman dan bersih dari penyalahgunaan narkoba terus didorong...</p>
<p>The post <a href="https://prosesnews.id/kkn-ung-bentuk-relawan-antinarkoba-di-desa-ayuhulalo/">KKN UNG Bentuk Relawan Antinarkoba di Desa Ayuhulalo</a> appeared first on <a href="https://prosesnews.id">Prosesnews.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><img decoding="async" class="aligncenter size-full wp-image-74610" src="https://prosesnews.id/wp-content/uploads/2026/09/01M24GTJ9WM7XFK6KMN1ZT83HM.webp" alt="" width="1280" height="720" srcset="https://prosesnews.id/wp-content/uploads/2026/09/01M24GTJ9WM7XFK6KMN1ZT83HM.webp 1280w, https://prosesnews.id/wp-content/uploads/2026/09/01M24GTJ9WM7XFK6KMN1ZT83HM-300x169.webp 300w, https://prosesnews.id/wp-content/uploads/2026/09/01M24GTJ9WM7XFK6KMN1ZT83HM-1024x576.webp 1024w, https://prosesnews.id/wp-content/uploads/2026/09/01M24GTJ9WM7XFK6KMN1ZT83HM-768x432.webp 768w, https://prosesnews.id/wp-content/uploads/2026/09/01M24GTJ9WM7XFK6KMN1ZT83HM-750x422.webp 750w, https://prosesnews.id/wp-content/uploads/2026/09/01M24GTJ9WM7XFK6KMN1ZT83HM-1140x641.webp 1140w" sizes="(max-width: 1280px) 100vw, 1280px" /></p>
<p><strong>PROSESNEWS.ID </strong>— Upaya menciptakan lingkungan desa yang aman dan bersih dari penyalahgunaan narkoba terus didorong mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik Universitas Negeri Gorontalo (UNG). Salah satunya melalui Pelatihan Tim Relawan Antinarkoba yang digelar di Kantor Desa Ayuhulalo, Selasa (8/9).</p>
<p>Kegiatan tersebut menjadi bagian dari langkah mahasiswa KKN Tematik UNG untuk mendorong terwujudnya Desa Ayuhulalo sebagai Desa Bersinar (Bersih dari Narkoba). Pelatihan melibatkan masyarakat serta unsur terkait di desa dengan tujuan meningkatkan pengetahuan sekaligus membangun kesadaran warga mengenai bahaya penyalahgunaan dan peredaran narkoba.</p>
<p>Tidak sekadar memberikan informasi, pelatihan ini diarahkan untuk menumbuhkan keberanian dan kepedulian masyarakat agar turut mengambil bagian dalam upaya pencegahan narkoba di lingkungan masing-masing. Mahasiswa KKN Tematik UNG berharap masyarakat dapat menjadi bagian aktif dalam menciptakan lingkungan yang aman, sehat, dan terbebas dari penyalahgunaan narkoba.</p>
<p>Dalam kegiatan tersebut, peserta memperoleh materi dari dua pemateri. Salah satunya, Lutfiani Labuga, yang memberikan penyuluhan mengenai pencegahan narkoba. Ia menjelaskan bahwa ancaman narkoba dapat hadir di sekitar kehidupan masyarakat, baik melalui lingkungan pergaulan maupun perkembangan media sosial.</p>
<p>Kondisi tersebut, menurutnya, membutuhkan keterlibatan masyarakat hingga tingkat desa. Semakin kuat kepedulian dan pengetahuan masyarakat, semakin luas pula jangkauan upaya pencegahan yang dapat dilakukan untuk melindungi lingkungan dari ancaman penyalahgunaan narkoba.</p>
<p>Pesan tersebut kemudian dirangkum melalui semboyan “Cegah, Lawan, dan Laporkan”. Semboyan ini menjadi dorongan bagi masyarakat agar tidak bersikap pasif ketika menemukan indikasi penyalahgunaan maupun peredaran narkoba di lingkungannya.</p>
<p>Para peserta juga diberikan pemahaman bahwa menjadi relawan tidak cukup hanya dengan kepedulian. Ada tiga hal utama yang perlu dimiliki, yakni niat, ilmu, dan aksi. Niat diwujudkan melalui kepedulian terhadap lingkungan, ilmu melalui pemahaman mengenai bahaya narkoba dan langkah pencegahannya, sedangkan aksi diwujudkan melalui sosialisasi, edukasi, serta pendampingan kepada masyarakat.</p>
<p>Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) KKN Tematik UNG, Dr. Heldy Vanni Alam, S.Pd., M.Si., menjelaskan bahwa keberadaan tim relawan diharapkan dapat memperkuat peran masyarakat sebagai edukator sekaligus sahabat bagi warga dalam membangun kesadaran mengenai bahaya narkoba.</p>
<p>“Keberadaan tim relawan diharapkan dapat memperkuat peran masyarakat sebagai edukator sekaligus sahabat bagi warga, khususnya dalam memberikan informasi dan membangun kesadaran mengenai bahaya narkoba,” jelasnya.</p>
<p>Melalui pelatihan tersebut, mahasiswa KKN Tematik UNG berharap terbentuk tim relawan yang mampu menjadi mitra masyarakat dalam menjalankan upaya pencegahan narkoba secara</p>
<p>The post <a href="https://prosesnews.id/kkn-ung-bentuk-relawan-antinarkoba-di-desa-ayuhulalo/">KKN UNG Bentuk Relawan Antinarkoba di Desa Ayuhulalo</a> appeared first on <a href="https://prosesnews.id">Prosesnews.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://prosesnews.id/kkn-ung-bentuk-relawan-antinarkoba-di-desa-ayuhulalo/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Mahasiswa UNG Gagas Forum Sentra Pangan Desa di Tualango</title>
		<link>https://prosesnews.id/mahasiswa-ung-gagas-forum-sentra-pangan-desa-di-tualango/</link>
					<comments>https://prosesnews.id/mahasiswa-ung-gagas-forum-sentra-pangan-desa-di-tualango/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Editor]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 03 Sep 2026 15:50:14 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Universitas Negeri Gorontalo]]></category>
		<category><![CDATA[berita gorontalo]]></category>
		<category><![CDATA[Desa Tualango]]></category>
		<category><![CDATA[FGD Desa Tualango]]></category>
		<category><![CDATA[Forum Sentra Pangan Desa]]></category>
		<category><![CDATA[ketahanan pangan Desa Tualango]]></category>
		<category><![CDATA[ketahanan pangan keluarga]]></category>
		<category><![CDATA[KKN Tematik UNG]]></category>
		<category><![CDATA[KKN-T II UNG]]></category>
		<category><![CDATA[Mahasiswa UNG]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prosesnews.id/?p=74413</guid>

					<description><![CDATA[<p>PROSESNEWS.ID — Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Tematik Tahap II (KKN-T II) Universitas Negeri Gorontalo (UNG)...</p>
<p>The post <a href="https://prosesnews.id/mahasiswa-ung-gagas-forum-sentra-pangan-desa-di-tualango/">Mahasiswa UNG Gagas Forum Sentra Pangan Desa di Tualango</a> appeared first on <a href="https://prosesnews.id">Prosesnews.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<h1><img decoding="async" class="aligncenter size-full wp-image-74414" src="https://prosesnews.id/wp-content/uploads/2026/09/01M1FXFA9N0JKHFE954X5FBEZB.jpg" alt="" width="1040" height="780" srcset="https://prosesnews.id/wp-content/uploads/2026/09/01M1FXFA9N0JKHFE954X5FBEZB.jpg 1040w, https://prosesnews.id/wp-content/uploads/2026/09/01M1FXFA9N0JKHFE954X5FBEZB-300x225.jpg 300w, https://prosesnews.id/wp-content/uploads/2026/09/01M1FXFA9N0JKHFE954X5FBEZB-1024x768.jpg 1024w, https://prosesnews.id/wp-content/uploads/2026/09/01M1FXFA9N0JKHFE954X5FBEZB-768x576.jpg 768w, https://prosesnews.id/wp-content/uploads/2026/09/01M1FXFA9N0JKHFE954X5FBEZB-750x563.jpg 750w" sizes="(max-width: 1040px) 100vw, 1040px" /></h1>
<p class="isSelectedEnd"><strong>PROSESNEWS.ID </strong>— Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Tematik Tahap II (KKN-T II) Universitas Negeri Gorontalo (UNG) menggagas pembentukan Forum Sentra Pangan Desa sebagai upaya memperkuat ketahanan pangan keluarga di Desa Tualango.</p>
<p class="isSelectedEnd">Gagasan tersebut dirumuskan melalui Focus Group Discussion (FGD) bertajuk “Inovasi Tata Kelola Partisipatif dalam Penguatan Ketahanan Pangan Keluarga Berbasis Regulasi dan Kelembagaan di Desa Tualango”.</p>
<p class="isSelectedEnd">Kegiatan ini menjadi ruang kolaborasi antara mahasiswa dan pemangku kepentingan desa untuk merumuskan langkah strategis dalam memperkuat ketahanan pangan keluarga melalui tata kelola yang partisipatif, terstruktur, dan berbasis potensi lokal.</p>
<p class="isSelectedEnd">FGD melibatkan berbagai unsur penting di tingkat desa, di antaranya Penjabat Kepala Desa Tualango, jajaran aparatur pemerintah desa, Badan Permusyawaratan Desa (BPD), serta pengurus Badan Usaha Milik Desa (BUMDes).</p>
<p class="isSelectedEnd">Dosen Pembimbing Lapangan (DPL), Abdul Hamid Tome, S.H., M.H., menjelaskan bahwa pelaksanaan FGD merupakan bagian dari program kerja kolaboratif mahasiswa KKN-T II UNG. Pendekatan lintas disiplin ilmu yang diterapkan diharapkan mampu menghasilkan rekomendasi yang relevan dengan kebutuhan masyarakat sekaligus memiliki landasan regulasi dan kelembagaan yang kuat.</p>
<p class="isSelectedEnd">“Pendampingan ini dilakukan untuk memastikan setiap rekomendasi yang dihasilkan memiliki dasar regulasi desa yang kuat serta dapat diterapkan secara nyata,” ungkapnya.</p>
<p class="isSelectedEnd">Dalam FGD tersebut, mahasiswa turut memaparkan hasil survei empiris terhadap 27 kepala keluarga dengan total 106 jiwa di Desa Tualango.</p>
<p class="isSelectedEnd">Hasil survei menunjukkan ketidakstabilan ekonomi keluarga menjadi salah satu faktor utama kerentanan pangan masyarakat, dengan persentase mencapai 48,1 persen.</p>
<p class="isSelectedEnd">Selain itu, tingkat keterjangkauan program bantuan sosial tercatat sebesar 33,3 persen. Dari keluarga yang menjadi responden, sebanyak 15 keluarga memiliki anggota kelompok rentan, seperti balita dan lansia, yang membutuhkan perhatian serta intervensi lebih terarah.</p>
<p class="isSelectedEnd">Di sisi lain, Desa Tualango memiliki potensi di sektor pertanian, perikanan, UMKM, dan pekarangan produktif yang dinilai belum terintegrasi secara optimal.</p>
<p class="isSelectedEnd">Berdasarkan kondisi tersebut, tim mahasiswa merekomendasikan pembentukan Forum Sentra Pangan Desa sebagai wadah koordinasi untuk mengintegrasikan berbagai potensi tersebut. Forum ini diharapkan memiliki payung tata kelola dan kelembagaan partisipatif sehingga pemanfaatan potensi desa dapat berjalan secara berkelanjutan.</p>
<p class="isSelectedEnd">Gagasan pembentukan Forum Sentra Pangan Desa tersebut disepakati secara aklamasi oleh unsur pemerintahan dan lembaga desa. Komitmen bersama kemudian ditandai dengan penandatanganan dokumen kesepakatan oleh Penjabat Kepala Desa Tualango, Ketua BPD, Direktur BUMDes, serta Koordinator Desa KKN-T II UNG Desa Tualango.</p>
<p class="isSelectedEnd">Penjabat Kepala Desa Tualango, Wiwin Kabaderan, mengapresiasi pendekatan ilmiah dan legal-formal yang ditawarkan mahasiswa KKN-T II UNG dalam merespons persoalan ketahanan pangan masyarakat.</p>
<p class="isSelectedEnd">Menurutnya, gagasan yang lahir dari kegiatan tersebut perlu terus dikawal agar dapat berkembang menjadi kebijakan dan program nyata di tingkat desa.</p>
<p class="isSelectedEnd">“Kami berharap gagasan yang telah dirumuskan bersama tidak hanya berhenti sebagai kegiatan seremonial, tetapi dapat ditindaklanjuti menjadi kebijakan dan program nyata yang memberikan manfaat bagi masyarakat,” ujarnya.</p>
<p>Inisiatif tersebut sekaligus menjadi bagian dari kontribusi mahasiswa UNG dalam mendorong pembangunan desa berbasis data, potensi lokal, regulasi, dan partisipasi masyarakat, khususnya dalam memperkuat ketahanan pangan keluarga secara berkelanjutan.</p>
<p>The post <a href="https://prosesnews.id/mahasiswa-ung-gagas-forum-sentra-pangan-desa-di-tualango/">Mahasiswa UNG Gagas Forum Sentra Pangan Desa di Tualango</a> appeared first on <a href="https://prosesnews.id">Prosesnews.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://prosesnews.id/mahasiswa-ung-gagas-forum-sentra-pangan-desa-di-tualango/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Rektor UNG Ingatkan Mahasiswa: KKN Bukan Sekadar Menuntaskan Program Kerja</title>
		<link>https://prosesnews.id/rektor-ung-ingatkan-mahasiswa-kkn-bukan-sekadar-menuntaskan-program-kerja/</link>
					<comments>https://prosesnews.id/rektor-ung-ingatkan-mahasiswa-kkn-bukan-sekadar-menuntaskan-program-kerja/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Editor]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 10 Aug 2026 09:54:48 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Universitas Negeri Gorontalo]]></category>
		<category><![CDATA[Eduart Wolok]]></category>
		<category><![CDATA[KKN 45 hari]]></category>
		<category><![CDATA[KKN Tematik Tahap II]]></category>
		<category><![CDATA[KKN Tematik UNG]]></category>
		<category><![CDATA[KKN UNG 2026]]></category>
		<category><![CDATA[Kuliah Kerja Nyata UNG]]></category>
		<category><![CDATA[Mahasiswa UNG]]></category>
		<category><![CDATA[pengabdian kepada masyarakat]]></category>
		<category><![CDATA[Rektor UNG]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prosesnews.id/?p=73757</guid>

					<description><![CDATA[<p>PROSESNEWS.ID — Rektor Universitas Negeri Gorontalo (UNG), Prof. Dr. Ir. Eduart Wolok, S.T., M.T., memberikan...</p>
<p>The post <a href="https://prosesnews.id/rektor-ung-ingatkan-mahasiswa-kkn-bukan-sekadar-menuntaskan-program-kerja/">Rektor UNG Ingatkan Mahasiswa: KKN Bukan Sekadar Menuntaskan Program Kerja</a> appeared first on <a href="https://prosesnews.id">Prosesnews.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<h1><img loading="lazy" decoding="async" class="aligncenter size-full wp-image-73758" src="https://prosesnews.id/wp-content/uploads/2026/08/01KZMV61CQ0H3NX850T5EA39N5.jpg" alt="" width="877" height="604" srcset="https://prosesnews.id/wp-content/uploads/2026/08/01KZMV61CQ0H3NX850T5EA39N5.jpg 877w, https://prosesnews.id/wp-content/uploads/2026/08/01KZMV61CQ0H3NX850T5EA39N5-300x207.jpg 300w, https://prosesnews.id/wp-content/uploads/2026/08/01KZMV61CQ0H3NX850T5EA39N5-768x529.jpg 768w, https://prosesnews.id/wp-content/uploads/2026/08/01KZMV61CQ0H3NX850T5EA39N5-750x517.jpg 750w" sizes="auto, (max-width: 877px) 100vw, 877px" /></h1>
<p class="isSelectedEnd"><strong>PROSESNEWS.ID</strong> — Rektor Universitas Negeri Gorontalo (UNG), Prof. Dr. Ir. Eduart Wolok, S.T., M.T., memberikan pembekalan kepada ribuan mahasiswa UNG yang akan mengikuti program pengabdian kepada masyarakat melalui Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik Tahap II Tahun 2026.</p>
<p class="isSelectedEnd">Dalam pembekalan tersebut, Rektor mengajak mahasiswa peserta KKN Tematik Tahap II untuk mengubah cara pandang terhadap pelaksanaan KKN. Menurutnya, KKN bukan sekadar kewajiban akademik, tetapi menjadi kesempatan bagi mahasiswa untuk belajar langsung dari masyarakat sekaligus memberikan kontribusi nyata.</p>
<p class="isSelectedEnd">Rektor meminta mahasiswa memanfaatkan 45 hari masa pengabdian sebagai ruang untuk memahami dinamika kehidupan masyarakat, menimba pengalaman, serta mengimplementasikan ilmu pengetahuan yang diperoleh selama perkuliahan.</p>
<p class="isSelectedEnd">“Jadikan masa 45 hari ini sebagai momentum untuk belajar langsung dari dinamika masyarakat, menimba ilmu, sekaligus memberikan solusi atas problematika yang dihadapi warga setempat,” pesan Rektor.</p>
<p class="isSelectedEnd">Menurutnya, pengalaman berinteraksi langsung dengan masyarakat akan memberikan pembelajaran yang tidak selalu diperoleh di ruang kelas. Karena itu, mahasiswa diharapkan mampu melihat berbagai persoalan di lokasi KKN secara objektif, kemudian merancang kontribusi yang sesuai dengan kebutuhan dan potensi masyarakat.</p>
<p class="isSelectedEnd">Dalam menjalankan program kerja, mahasiswa diminta tetap berpegang pada Tri Dharma Perguruan Tinggi, memahami batas kewenangan, serta aktif berkonsultasi dengan Dosen Pendamping Lapangan (DPL). Setiap program juga harus dirancang dan dilaksanakan berdasarkan kondisi nyata masyarakat, bukan sekadar mengejar penyelesaian kegiatan.</p>
<p class="isSelectedEnd">“Jangan bekerja sendiri. Jika menghadapi persoalan atau membutuhkan arahan, segera berkoordinasi dengan DPL maupun LPPM. Program yang dijalankan harus tepat sasaran dan sesuai dengan kondisi masyarakat di lokasi KKN,” tegasnya.</p>
<p class="isSelectedEnd">Lebih dari sekadar menjalankan program, Rektor mengingatkan bahwa setiap mahasiswa KKN merupakan representasi UNG di tengah masyarakat. Sikap dan perilaku mahasiswa selama berada di desa akan turut menentukan bagaimana masyarakat memandang almamater.</p>
<p class="isSelectedEnd">Karena itu, mahasiswa diminta menjaga etika, tutur kata, perilaku, serta menghormati masyarakat dan kearifan lokal yang berlaku di masing-masing wilayah.</p>
<p class="isSelectedEnd">“Jaga nama baik almamater. Etika, tutur kata, perilaku, dan kemampuan menghargai masyarakat merupakan bagian penting dari pengabdian. Ingat bahwa selama berada di lokasi KKN, saudara-saudara adalah representasi UNG,” ujarnya.</p>
<p class="isSelectedEnd">Rektor juga mengingatkan mahasiswa untuk tidak menjadikan KKN sebagai formalitas yang membebani. Sebaliknya, masa pengabdian harus dijalani dengan kegembiraan, semangat, dan rasa tanggung jawab.</p>
<p class="isSelectedEnd">&#8220;Jalani KKN dengan penuh tanggung jawab, jaga nama baik almamater, dan manfaatkan kesempatan ini untuk belajar serta memberikan manfaat bagi masyarakat,&#8221; pesan Rektor.</p>
<p>Melalui KKN Tematik Tahap II Tahun 2026, UNG berharap mahasiswa tidak hanya pulang membawa pengalaman menyelesaikan program kerja, tetapi juga memiliki pemahaman yang lebih mendalam tentang masyarakat, pengalaman memecahkan persoalan nyata, serta karakter sebagai insan akademis yang peduli terhadap lingkungan dan kehidupan sosial.</p>
<p>The post <a href="https://prosesnews.id/rektor-ung-ingatkan-mahasiswa-kkn-bukan-sekadar-menuntaskan-program-kerja/">Rektor UNG Ingatkan Mahasiswa: KKN Bukan Sekadar Menuntaskan Program Kerja</a> appeared first on <a href="https://prosesnews.id">Prosesnews.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://prosesnews.id/rektor-ung-ingatkan-mahasiswa-kkn-bukan-sekadar-menuntaskan-program-kerja/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
