<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Kokoo &#8211; Prosesnews.id</title>
	<atom:link href="https://prosesnews.id/tag/kokoo/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://prosesnews.id</link>
	<description>Konsisten, Aktual, Independen</description>
	<lastBuildDate>Thu, 15 Apr 2021 09:07:00 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.1.3</generator>

<image>
	<url>https://prosesnews.id/wp-content/uploads/2024/01/icon-prosesnews-75x75.png</url>
	<title>Kokoo &#8211; Prosesnews.id</title>
	<link>https://prosesnews.id</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Mengenal Koko&#8217;o, Tradisi Bangunkan Sahur di Kota Gorontalo</title>
		<link>https://prosesnews.id/mengenal-kokoo-tradisi-bangunkan-sahur-di-kota-gorontalo/</link>
					<comments>https://prosesnews.id/mengenal-kokoo-tradisi-bangunkan-sahur-di-kota-gorontalo/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Arfandi]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 15 Apr 2021 09:07:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[bangunkan Sahur]]></category>
		<category><![CDATA[gorontalo]]></category>
		<category><![CDATA[Kokoo]]></category>
		<category><![CDATA[Kokoo sahur]]></category>
		<category><![CDATA[ramadan]]></category>
		<category><![CDATA[Ramadan Update]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prosesnews.id/?p=26566</guid>

					<description><![CDATA[PROSESNEWS.ID &#8211; Seperti biasa, warga Kelurahan Talumolo, Kecamatan Dumbo Raya, Kota Gorontalo kembali menggelar tradisi...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<figure id="attachment_26567" aria-describedby="caption-attachment-26567" style="width: 759px" class="wp-caption alignnone"><img fetchpriority="high" decoding="async" class=" wp-image-26567" src="https://prosesnews.id/wp-content/uploads/2021/04/WhatsApp-Image-2021-04-15-at-14.17.45-300x247.jpeg" alt="" width="759" height="625" srcset="https://prosesnews.id/wp-content/uploads/2021/04/WhatsApp-Image-2021-04-15-at-14.17.45-300x247.jpeg 300w, https://prosesnews.id/wp-content/uploads/2021/04/WhatsApp-Image-2021-04-15-at-14.17.45-1024x842.jpeg 1024w, https://prosesnews.id/wp-content/uploads/2021/04/WhatsApp-Image-2021-04-15-at-14.17.45-768x632.jpeg 768w, https://prosesnews.id/wp-content/uploads/2021/04/WhatsApp-Image-2021-04-15-at-14.17.45-250x206.jpeg 250w, https://prosesnews.id/wp-content/uploads/2021/04/WhatsApp-Image-2021-04-15-at-14.17.45-750x617.jpeg 750w, https://prosesnews.id/wp-content/uploads/2021/04/WhatsApp-Image-2021-04-15-at-14.17.45.jpeg 1075w" sizes="(max-width: 759px) 100vw, 759px" /><figcaption id="caption-attachment-26567" class="wp-caption-text">Mengenal Koko&#8217;o, Tradisi Bangunkan Sahur di Kota Gorontalo</figcaption></figure>
<p><strong>PROSESNEWS.ID &#8211;</strong> Seperti biasa, warga Kelurahan Talumolo, Kecamatan Dumbo Raya, Kota Gorontalo kembali menggelar tradisi unik dalam membangunkan sahur. Tradisi tersebut dinamakan Koko&#8217;o.</p>
<p>Ratusan warga mulai dari anak-anak hingga orang tua berjalan kaki sambil memegang kentongan bambu untuk membangunkan warga dengan berkeliling.</p>
<p>Kata Koko&#8217;o suhur dari bahasa Gorontalo yang artinya Ketuk Sahur. Mereka memukul kentongan yang terbuat dari bambu secara bersama-sama sambil berkeliling kampung.</p>
<p>Tidak hanya warga Kecamatan Talumolo, arak-arakan ini juga banyak diikuti oleh mereka yang berasal dari berbagai kecamatan yang tersebar di Kota Gorontalo.</p>
<p>Moh Aldiano Aprilio Kaeng Kominfo menjelaskan, kegiatan ini sudah menjadi tradisi turun temurun, yang awalnya dilakukan hanya secara tradisional. Seiring berjalannya waktu telah berkembang sesuai adanya zaman dengan memakai alat modern.</p>
<p>&#8220;Koko&#8217;o ini resmi terbentuk sekitar 7 tahun, dan 7 tahun sebelumnya alat yang dipakai seperti dandang, panci, dan alat masak lainnya,&#8221; kata Aldiano saat diwawancarai Kamis (15/04/2021)</p>
<p>Aldiano menambahkan, selain membangunkan masyarakat, kegiatan tersebut bertujuan untuk membangun kebersamaan dengan daerah-daerah lain.</p>
<p>&#8220;Karena banyak masyarakat yang antusias mengikuti koko&#8217;o, bahkan ada daerah lain yang ikut bersama-sama,&#8221; tambah Aldiano.</p>
<p>Aldiano menuturkan Kegiatan koko&#8217;o dilakukan diantara pukul 02:00 malam hingga 03:00 WITA dengan rute dari depan Rudis Wali Kota Gorontalo sampai di Taruna.</p>
<p>&#8220;Kami akan melakukan ketuk sahur, selama 30 hari dibulan Ramadan, meskipun yang mengikuti hanya 20-30 kami tetap akan melaksanakan,&#8221; tutur Aldiano</p>
<p>&#8220;Pada tahun kemarin koko&#8217;o tidak dilaksanakan dikarenakan ada aturan yang mewajibkan adanya larangan perkumpulan masa, sehingga kami belum melaksanakannya,&#8221; pungkasnya.</p>
<pre><strong>Reporter : Reza Saad</strong></pre>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://prosesnews.id/mengenal-kokoo-tradisi-bangunkan-sahur-di-kota-gorontalo/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Marten Taha Menilai Tradisi Koko&#8217;o Sahur Kurang Tepat Dilakukan di Tengah Pandemi</title>
		<link>https://prosesnews.id/marten-taha-menilai-tradisi-kokoo-sahur-kurang-tepat-dilakukan-di-tengah-pandemi/</link>
					<comments>https://prosesnews.id/marten-taha-menilai-tradisi-kokoo-sahur-kurang-tepat-dilakukan-di-tengah-pandemi/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Arfandi]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 14 Apr 2021 09:55:57 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pemkot Gorontalo]]></category>
		<category><![CDATA[gorontalo]]></category>
		<category><![CDATA[Kokoo]]></category>
		<category><![CDATA[Kokoo sahur]]></category>
		<category><![CDATA[Sahur]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prosesnews.id/?p=26515</guid>

					<description><![CDATA[PROSESNEWS.ID &#8211; Berbagai macam tradisi yang selalu memeriahkan dan menghidupkan Ramadan diberbagai dunia Islam sangatlah...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<figure id="attachment_23994" aria-describedby="caption-attachment-23994" style="width: 770px" class="wp-caption alignnone"><img decoding="async" class=" wp-image-23994" src="https://prosesnews.id/wp-content/uploads/2021/03/WhatsApp-Image-2021-03-08-at-14.04.23-1-300x200.jpeg" alt="" width="770" height="513" srcset="https://prosesnews.id/wp-content/uploads/2021/03/WhatsApp-Image-2021-03-08-at-14.04.23-1-300x200.jpeg 300w, https://prosesnews.id/wp-content/uploads/2021/03/WhatsApp-Image-2021-03-08-at-14.04.23-1-1024x682.jpeg 1024w, https://prosesnews.id/wp-content/uploads/2021/03/WhatsApp-Image-2021-03-08-at-14.04.23-1-768x512.jpeg 768w, https://prosesnews.id/wp-content/uploads/2021/03/WhatsApp-Image-2021-03-08-at-14.04.23-1-250x167.jpeg 250w, https://prosesnews.id/wp-content/uploads/2021/03/WhatsApp-Image-2021-03-08-at-14.04.23-1-750x500.jpeg 750w, https://prosesnews.id/wp-content/uploads/2021/03/WhatsApp-Image-2021-03-08-at-14.04.23-1-1140x760.jpeg 1140w, https://prosesnews.id/wp-content/uploads/2021/03/WhatsApp-Image-2021-03-08-at-14.04.23-1.jpeg 1280w" sizes="(max-width: 770px) 100vw, 770px" /><figcaption id="caption-attachment-23994" class="wp-caption-text">Marten Taha</figcaption></figure>
<p><strong>PROSESNEWS.ID &#8211;</strong> Berbagai macam tradisi yang selalu memeriahkan dan menghidupkan Ramadan diberbagai dunia Islam sangatlah beragam. Tradisi tersebut merupakan salah satu bentuk kebahagiaan karena bisa dipertemukan dengan bulan Ramadan.</p>
<p>Unik, sekaligus mengundang ketertarikan lintas generasi. Tiap daerah memiliki tradisi masing-masing. Ikhtiar sederhana masyarakat lokal untuk memberi keistimewaan bulan suci itu.</p>
<p>Salah satunya tradisi festival sahur atau biasa disebut juga koko&#8217;o (ketuk) sahur, Festival tersebut telah menjadi kegiatan rutin setiap Bulan Ramadan. Sejumlah warga, yakni pada umumnya para remaja yang berkeliling kampung untuk membangunkan sahur.</p>
<p>Kegiatan tersebut seringkali dilakukan diantara pukul 03:00 malam hingga 04:00 WITA. Kegiatan tersebut dilakukan dengan cara membunyikan kentongan bambu dan alat musik lainnya.</p>
<p>Tetapi saat dikonfirmasi kepada Wali Kota Gorontalo terkait kegiatan tersebut, Marten mengatakan kegiatan tersebut kurang tepat dilakukan pada kondisi saat ini.</p>
<p>&#8220;Kegiatan itu bagus, hanya saat sekarang ini tidak tepat untuk dilaksanaakn karena menimbulkan kerumunan yg sulit terkendali,&#8221; kata Marten.</p>
<pre>Reporter : Reza Saad</pre>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://prosesnews.id/marten-taha-menilai-tradisi-kokoo-sahur-kurang-tepat-dilakukan-di-tengah-pandemi/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
