<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Berita Mahasiswa Meninggal Dunia Viral Terkini - Prosesnews.id</title>
	<atom:link href="https://prosesnews.id/tag/mahasiswa-meninggal-dunia/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://prosesnews.id/tag/mahasiswa-meninggal-dunia/</link>
	<description>Konsisten, Aktual, Independen</description>
	<lastBuildDate>Mon, 22 Sep 2025 09:22:17 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.1.3</generator>

<image>
	<url>https://prosesnews.id/wp-content/uploads/2024/01/icon-prosesnews-75x75.png</url>
	<title>Berita Mahasiswa Meninggal Dunia Viral Terkini - Prosesnews.id</title>
	<link>https://prosesnews.id/tag/mahasiswa-meninggal-dunia/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Lebam di Wajah dan Leher Jadi Misteri Kematian Mahasiswa UNG</title>
		<link>https://prosesnews.id/lebam-di-wajah-dan-leher-jadi-misteri-kematian-mahasiswa-ung/</link>
					<comments>https://prosesnews.id/lebam-di-wajah-dan-leher-jadi-misteri-kematian-mahasiswa-ung/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Editor]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 22 Sep 2025 09:22:17 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Gorontalo]]></category>
		<category><![CDATA[Peristiwa]]></category>
		<category><![CDATA[gorontalo]]></category>
		<category><![CDATA[Mahasiswa di Gorontalo]]></category>
		<category><![CDATA[Mahasiswa Meninggal Dunia]]></category>
		<category><![CDATA[Mahasiswa UNG]]></category>
		<category><![CDATA[Mahasiswa UNG Meninggal]]></category>
		<category><![CDATA[Mapala UNG]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prosesnews.id/?p=67880</guid>

					<description><![CDATA[<p>PROSESNEWS.ID – Wajah dan leher Muhammad Jaksen (19), mahasiswa Universitas Negeri Gorontalo (UNG) asal Sulawesi...</p>
<p>The post <a href="https://prosesnews.id/lebam-di-wajah-dan-leher-jadi-misteri-kematian-mahasiswa-ung/">Lebam di Wajah dan Leher Jadi Misteri Kematian Mahasiswa UNG</a> appeared first on <a href="https://prosesnews.id">Prosesnews.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p data-start="221" data-end="522"><img fetchpriority="high" decoding="async" class="aligncenter size-full wp-image-67876" src="https://prosesnews.id/wp-content/uploads/2025/09/WhatsApp-Image-2025-09-22-at-15.35.47-1.jpeg" alt="" width="954" height="592" srcset="https://prosesnews.id/wp-content/uploads/2025/09/WhatsApp-Image-2025-09-22-at-15.35.47-1.jpeg 954w, https://prosesnews.id/wp-content/uploads/2025/09/WhatsApp-Image-2025-09-22-at-15.35.47-1-300x186.jpeg 300w, https://prosesnews.id/wp-content/uploads/2025/09/WhatsApp-Image-2025-09-22-at-15.35.47-1-768x477.jpeg 768w, https://prosesnews.id/wp-content/uploads/2025/09/WhatsApp-Image-2025-09-22-at-15.35.47-1-750x465.jpeg 750w" sizes="(max-width: 954px) 100vw, 954px" /></p>
<p data-start="221" data-end="522"><strong>PROSESNEWS.ID</strong> – Wajah dan leher Muhammad Jaksen (19), mahasiswa Universitas Negeri Gorontalo (UNG) asal Sulawesi Tenggara, dipenuhi lebam saat ditemukan menjelang ajalnya usai mengikuti Pendidikan Dasar (Diksar) Mapala Butaiyo Nusa di kawasan Suawa Tengah, Kabupaten Gorontalo, 18–21 September 2025.</p>
<p data-start="524" data-end="734">Kondisi mengenaskan itu diungkapkan oleh Laode Muhamad Amar, rekan korban yang menjemput Jaksen di sekretariat Mapala. Ia menuturkan wajah korban terlihat bengkak, penuh memar, dan tidak lagi mampu berbicara.</p>
<p data-start="736" data-end="869">“Saat saya tiba, kondisinya sudah parah. Wajah dan lehernya lebam, dan ia tidak bisa lagi mengucapkan sepatah kata pun,” kata Amar.</p>
<p data-start="871" data-end="1065">Sebelum tak sadarkan diri, Jaksen sempat menelpon Amar agar segera dijemput. Ia pertama kali dilarikan ke Rumah Sakit Bunda, namun karena fasilitas terbatas, akhirnya dirujuk ke RS Aloe Saboe.</p>
<p data-start="1067" data-end="1244" data-is-only-node="">“Saat tiba di rumah sakit, kami langsung melapor. Pasien sempat digulingkan terlebih dahulu sebelum infus dipasangkan. Tapi kondisinya memang sudah sangat kritis,” jelas Amar.</p>
<p data-start="1246" data-end="1462">Amar juga baru mengetahui bahwa Jaksen memiliki riwayat hemofilia, penyakit yang membuat luka ringan sekalipun sulit untuk sembuh. “Dengan kondisi penuh lebam, penyakit itu jelas memperburuk keadaannya,” tambahnya.</p>
<p data-start="1464" data-end="1694">Keluarga korban pun menyesalkan sikap panitia yang dianggap abai terhadap kesehatan peserta. Kakak korban, Iksan, menyebut adiknya sudah sempat meminta izin untuk pulang karena lehernya membengkak. Namun, permintaan itu ditolak.</p>
<p data-start="1696" data-end="1861">“Adik saya dipaksa ikut sampai selesai meski kondisinya sudah sakit. Kalau dari awal langsung dibawa pulang atau dirawat, mungkin tidak akan begini,” ungkap Iksan.</p>
<p>The post <a href="https://prosesnews.id/lebam-di-wajah-dan-leher-jadi-misteri-kematian-mahasiswa-ung/">Lebam di Wajah dan Leher Jadi Misteri Kematian Mahasiswa UNG</a> appeared first on <a href="https://prosesnews.id">Prosesnews.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://prosesnews.id/lebam-di-wajah-dan-leher-jadi-misteri-kematian-mahasiswa-ung/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Keluarga Korban Diksar Sebut Panitia Tidak Ada Itkad Baik untuk Mengantar ke RS</title>
		<link>https://prosesnews.id/keluarga-korban-diksar-sebut-panitia-tidak-ada-itkad-baik-untuk-mengantar-ke-rs/</link>
					<comments>https://prosesnews.id/keluarga-korban-diksar-sebut-panitia-tidak-ada-itkad-baik-untuk-mengantar-ke-rs/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Editor]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 22 Sep 2025 09:16:41 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Gorontalo]]></category>
		<category><![CDATA[Peristiwa]]></category>
		<category><![CDATA[gorontalo]]></category>
		<category><![CDATA[Mahasiswa di Gorontalo]]></category>
		<category><![CDATA[Mahasiswa Meninggal Dunia]]></category>
		<category><![CDATA[Mahasiswa UNG]]></category>
		<category><![CDATA[Mahasiswa UNG Meninggal]]></category>
		<category><![CDATA[Mapala UNG]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prosesnews.id/?p=67875</guid>

					<description><![CDATA[<p>PROSESNEWS.ID – Keluarga Muhammad Jaksen (19), mahasiswa Universitas Negeri Gorontalo (UNG) asal Sulawesi Tenggara yang...</p>
<p>The post <a href="https://prosesnews.id/keluarga-korban-diksar-sebut-panitia-tidak-ada-itkad-baik-untuk-mengantar-ke-rs/">Keluarga Korban Diksar Sebut Panitia Tidak Ada Itkad Baik untuk Mengantar ke RS</a> appeared first on <a href="https://prosesnews.id">Prosesnews.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p data-start="234" data-end="481">
<p data-start="234" data-end="481"><img decoding="async" class="aligncenter size-full wp-image-67877" src="https://prosesnews.id/wp-content/uploads/2025/09/18a11ed3-1479-4047-8ff8-49ff6be04b9d.jpg" alt="" width="1280" height="720" srcset="https://prosesnews.id/wp-content/uploads/2025/09/18a11ed3-1479-4047-8ff8-49ff6be04b9d.jpg 1280w, https://prosesnews.id/wp-content/uploads/2025/09/18a11ed3-1479-4047-8ff8-49ff6be04b9d-300x169.jpg 300w, https://prosesnews.id/wp-content/uploads/2025/09/18a11ed3-1479-4047-8ff8-49ff6be04b9d-1024x576.jpg 1024w, https://prosesnews.id/wp-content/uploads/2025/09/18a11ed3-1479-4047-8ff8-49ff6be04b9d-768x432.jpg 768w, https://prosesnews.id/wp-content/uploads/2025/09/18a11ed3-1479-4047-8ff8-49ff6be04b9d-750x422.jpg 750w, https://prosesnews.id/wp-content/uploads/2025/09/18a11ed3-1479-4047-8ff8-49ff6be04b9d-1140x641.jpg 1140w" sizes="(max-width: 1280px) 100vw, 1280px" /></p>
<p data-start="234" data-end="481"><strong>PROSESNEWS.ID</strong> – Keluarga Muhammad Jaksen (19), mahasiswa Universitas Negeri Gorontalo (UNG) asal Sulawesi Tenggara yang meninggal saat mengikuti Pendidikan Dasar (Diksar) Mapala Butaiyo Nusa, mengungkap fakta memilukan di balik tragedi tersebut.</p>
<p data-start="483" data-end="684">Menurut keterangan Iksan, kakak korban, Jaksen berangkat mengikuti kegiatan dalam kondisi sehat. Namun saat prosesi penerimaan, lehernya sudah terlihat membengkak dan mengalami memar akibat benturan.</p>
<p data-start="686" data-end="925">“Adik saya sudah minta izin untuk pulang karena lehernya bengkak, tapi panitia Mapala tidak memberikan izin. Mereka memaksa harus mengikuti kegiatan sampai selesai, padahal posisi adik saya sudah kesakitan,” ujar Iksan dengan nada geram mengutipa dari 0435.id.</p>
<p data-start="927" data-end="1172">Ia menambahkan, sikap panitia yang dianggap abai semakin memperburuk kondisi korban. Alih-alih segera membawa Jaksen ke rumah sakit, panitia justru membiarkan kondisinya memburuk hingga akhirnya korban menelpon temannya sendiri untuk dijemput.</p>
<p data-start="1174" data-end="1336" data-is-only-node="">“Adik saya malah menelpon minta dijemput teman karena sudah sesak napas. Panitia sama sekali tidak ada itikad baik untuk mengantarkan ke rumah sakit,” tegasnya.</p>
<p data-start="1338" data-end="1509">Rekan korban, Laode Muhamad Amar, membenarkan kondisi mengenaskan yang dialami Jaksen. Saat menjemput, Amar menemukan wajah korban bengkak dan tidak bisa lagi berbicara.</p>
<p data-start="1511" data-end="1644">“Saat saya tiba di sekret Mapala, kondisi Jaksen sudah sangat buruk. Wajahnya bengkak dan ia tidak bisa lagi berbicara,” kata Amar.</p>
<p data-start="1646" data-end="1847">Jaksen sempat dibawa ke Rumah Sakit Bunda, namun karena keterbatasan fasilitas ia kemudian dirujuk ke RS Aloe Saboe. Di sana, penanganan medis baru dilakukan beberapa menit setelah pasien dilaporkan.</p>
<p data-start="1849" data-end="2035">“Saat tiba di rumah sakit ini, kami langsung melapor. Pihak rumah sakit menyarankan agar pasien digulingkan terlebih dahulu. Setelah beberapa menit, infus baru dipasangkan,” ujar Amar.</p>
<p data-start="2037" data-end="2183">Amar juga baru mengetahui bahwa Jaksen memiliki riwayat hemofilia, penyakit yang membuat penderitanya sulit sembuh meski hanya dari luka ringan.</p>
<p data-start="2185" data-end="2333">“Wajah dan lehernya lebam. Saya baru tahu kalau ia memiliki riwayat hemofilia, penyakit yang membuatnya sulit sembuh dari luka ringan,” ungkapnya.</p>
<p>The post <a href="https://prosesnews.id/keluarga-korban-diksar-sebut-panitia-tidak-ada-itkad-baik-untuk-mengantar-ke-rs/">Keluarga Korban Diksar Sebut Panitia Tidak Ada Itkad Baik untuk Mengantar ke RS</a> appeared first on <a href="https://prosesnews.id">Prosesnews.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://prosesnews.id/keluarga-korban-diksar-sebut-panitia-tidak-ada-itkad-baik-untuk-mengantar-ke-rs/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Peserta Diksar UNG Meninggal, Korban Punya Penyakit Hemofilia</title>
		<link>https://prosesnews.id/peserta-diksar-ung-meninggal-korban-punya-penyakit-hemofilia/</link>
					<comments>https://prosesnews.id/peserta-diksar-ung-meninggal-korban-punya-penyakit-hemofilia/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Editor]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 22 Sep 2025 08:41:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Gorontalo]]></category>
		<category><![CDATA[Peristiwa]]></category>
		<category><![CDATA[gorontalo]]></category>
		<category><![CDATA[Mahasiswa di Gorontalo]]></category>
		<category><![CDATA[Mahasiswa Meninggal Dunia]]></category>
		<category><![CDATA[Mahasiswa UNG]]></category>
		<category><![CDATA[Mahasiswa UNG Meninggal]]></category>
		<category><![CDATA[Mapala UNG]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prosesnews.id/?p=67869</guid>

					<description><![CDATA[<p>PROSESNEWS.ID – Kematian Muhammad Jaksen (19), mahasiswa semester 3 Universitas Negeri Gorontalo (UNG) asal Sulawesi...</p>
<p>The post <a href="https://prosesnews.id/peserta-diksar-ung-meninggal-korban-punya-penyakit-hemofilia/">Peserta Diksar UNG Meninggal, Korban Punya Penyakit Hemofilia</a> appeared first on <a href="https://prosesnews.id">Prosesnews.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p data-start="281" data-end="531">
<div id="writing-block-09ce2755-da3c-4352-824f-4ea4a4cf720c" class="bg-token-bg-primary dark:bg-token-bg-elevated-secondary my-4 w-full overflow-visible rounded-3xl shadow-[inset_0px_0px_0px_1px_rgba(0,0,0,0.12),0px_8px_480px_rgba(0,0,0,0.04)] dark:shadow-[inset_0px_0px_0px_1px_var(--border-light)] pt-1 pb-3" data-writing-block="true">
<div class="px-4 sm:px-6">
<figure id="attachment_67871" aria-describedby="caption-attachment-67871" style="width: 720px" class="wp-caption aligncenter"><img decoding="async" class="wp-image-67871 size-full" src="https://prosesnews.id/wp-content/uploads/2025/09/3df62348-6523-4b78-a939-8d5f78240199-1.jpg" alt="" width="720" height="508" srcset="https://prosesnews.id/wp-content/uploads/2025/09/3df62348-6523-4b78-a939-8d5f78240199-1.jpg 720w, https://prosesnews.id/wp-content/uploads/2025/09/3df62348-6523-4b78-a939-8d5f78240199-1-300x212.jpg 300w, https://prosesnews.id/wp-content/uploads/2025/09/3df62348-6523-4b78-a939-8d5f78240199-1-120x86.jpg 120w" sizes="(max-width: 720px) 100vw, 720px" /><figcaption id="caption-attachment-67871" class="wp-caption-text">Iluastrasi by Google Gemini</figcaption></figure>
<p data-start="281" data-end="531"><strong>PROSESNEWS.ID</strong> – Kematian Muhammad Jaksen (19), mahasiswa semester 3 Universitas Negeri Gorontalo (UNG) asal Sulawesi Tenggara, membuka fakta lain yang tak banyak diketahui. Ia diduga memiliki riwayat penyakit hemofilia, kelainan pada darah yang membuat penderitanya sulit sembuh meski hanya dari luka ringan.</p>
<p data-start="555" data-end="731">Jaksen meninggal dunia setelah mengikuti Pendidikan Dasar (Diksar) Mapala Butaiyo Nusa yang berlangsung di kawasan Suawa Tengah, Gorontalo, sejak 18 hingga 21 September 2025.</p>
<p data-start="733" data-end="929">Laode Muhamad Amar, rekan korban, menceritakan bagaimana kondisi Jaksen sebelum menghembuskan napas terakhir. Menurutnya, sejak Minggu malam Jaksen sudah meminta pertolongan karena merasa sakit.</p>
<p data-start="931" data-end="1064">&#8220;Saat saya tiba di sekret Mapala, kondisi Jaksen sudah sangat buruk. Wajahnya bengkak dan ia tidak bisa lagi berbicara,&#8221; kata Amar.</p>
<p data-start="1066" data-end="1209" data-is-only-node="">Amar menambahkan bahwa korban sempat dibawa ke Rumah Sakit Bunda. Namun, karena keterbatasan fasilitas, ia kemudian dirujuk ke RS Aloe Saboe.</p>
<p data-start="1211" data-end="1395">&#8220;Saat tiba di rumah sakit ini, kami langsung melapor. Pihak rumah sakit menyarankan agar pasien digulingkan terlebih dahulu. Setelah beberapa menit, infus baru dipasangkan,&#8221; ujarnya.</p>
<p data-start="1397" data-end="1511">Menurut Amar, fakta paling mengejutkan adalah ketika ia baru mengetahui bahwa Jaksen memiliki riwayat hemofilia.</p>
<p data-start="1513" data-end="1661">&#8220;Wajah dan lehernya lebam. Saya baru tahu kalau ia memiliki riwayat hemofilia, penyakit yang membuatnya sulit sembuh dari luka ringan,&#8221; ungkapnya.</p>
</div>
</div>
<p>The post <a href="https://prosesnews.id/peserta-diksar-ung-meninggal-korban-punya-penyakit-hemofilia/">Peserta Diksar UNG Meninggal, Korban Punya Penyakit Hemofilia</a> appeared first on <a href="https://prosesnews.id">Prosesnews.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://prosesnews.id/peserta-diksar-ung-meninggal-korban-punya-penyakit-hemofilia/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Pengakuan Rekan Mapala UNG yang Meninggal Saat Diksar</title>
		<link>https://prosesnews.id/pengakuan-rekan-mapala-ung-yang-meninggal-saat-diksar/</link>
					<comments>https://prosesnews.id/pengakuan-rekan-mapala-ung-yang-meninggal-saat-diksar/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Editor]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 22 Sep 2025 08:18:32 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Gorontalo]]></category>
		<category><![CDATA[Peristiwa]]></category>
		<category><![CDATA[gorontalo]]></category>
		<category><![CDATA[Mahasiswa di Gorontalo]]></category>
		<category><![CDATA[Mahasiswa Meninggal Dunia]]></category>
		<category><![CDATA[Mahasiswa UNG]]></category>
		<category><![CDATA[Mahasiswa UNG Meninggal]]></category>
		<category><![CDATA[Mapala UNG]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prosesnews.id/?p=67865</guid>

					<description><![CDATA[<p>PROSESNEWS.ID – Tragedi menimpa Muhammad Jaksen (19), mahasiswa semester 3 Universitas Negeri Gorontalo (UNG) asal...</p>
<p>The post <a href="https://prosesnews.id/pengakuan-rekan-mapala-ung-yang-meninggal-saat-diksar/">Pengakuan Rekan Mapala UNG yang Meninggal Saat Diksar</a> appeared first on <a href="https://prosesnews.id">Prosesnews.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<figure id="attachment_67866" aria-describedby="caption-attachment-67866" style="width: 1024px" class="wp-caption aligncenter"><img loading="lazy" decoding="async" class="wp-image-67866 size-full" src="https://prosesnews.id/wp-content/uploads/2025/09/WhatsApp-Image-2025-09-22-at-16.14.14.jpeg" alt="" width="1024" height="644" srcset="https://prosesnews.id/wp-content/uploads/2025/09/WhatsApp-Image-2025-09-22-at-16.14.14.jpeg 1024w, https://prosesnews.id/wp-content/uploads/2025/09/WhatsApp-Image-2025-09-22-at-16.14.14-300x189.jpeg 300w, https://prosesnews.id/wp-content/uploads/2025/09/WhatsApp-Image-2025-09-22-at-16.14.14-768x483.jpeg 768w, https://prosesnews.id/wp-content/uploads/2025/09/WhatsApp-Image-2025-09-22-at-16.14.14-750x472.jpeg 750w" sizes="auto, (max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /><figcaption id="caption-attachment-67866" class="wp-caption-text">Iluastras by Google Gemini</figcaption></figure>
<p data-start="226" data-end="532"><strong>PROSESNEWS.ID</strong> – Tragedi menimpa Muhammad Jaksen (19), mahasiswa semester 3 Universitas Negeri Gorontalo (UNG) asal Sulawesi Tenggara. Ia meninggal dunia setelah mengikuti Pendidikan Dasar (Diksar) Mapala Butaiyo Nusa yang berlangsung di kawasan Suawa Tengah, Gorontalo, sejak 18 hingga 21 September 2025.</p>
<p data-start="534" data-end="784">Laode Muhamad Amar, salah satu rekan dekat Jaksen, menceritakan kondisi sahabatnya itu sebelum menghembuskan napas terakhir. Menurutnya, pada Minggu malam, Jaksen sudah meminta untuk dijemput karena merasa sakit dan ingin segera mendapat perawatan.</p>
<p data-start="786" data-end="919">&#8220;Saat saya tiba di sekret Mapala, kondisi Jaksen sudah sangat buruk. Wajahnya bengkak dan ia tidak bisa lagi berbicara,&#8221; kata Amar.</p>
<p data-start="921" data-end="1182">Amar menuturkan, Jaksen sempat menggunakan telepon untuk meminta agar dibawa ke rumah sakit. Ia pun berinisiatif mengantarnya ke Rumah Sakit Bunda. Namun, karena keterbatasan ruangan dan fasilitas medis, pihak rumah sakit merujuknya ke Rumah Sakit Aloe Saboe.</p>
<p data-start="1184" data-end="1370" data-is-only-node="">&#8220;Saat tiba di rumah sakit ini, kami langsung melapor. Pihak rumah sakit menyarankan agar pasien digulingkan terlebih dahulu. Setelah beberapa menit, infus baru dipasangkan,&#8221; ujar Amar.</p>
<p data-start="1372" data-end="1461">Ia juga mengungkapkan bahwa kondisi Jaksen ketika dijemput sudah sangat memprihatinkan.</p>
<p data-start="1463" data-end="1613">&#8220;Wajah dan lehernya lebam. Saya baru tahu kalau ia memiliki riwayat hemofilia, penyakit yang membuatnya sulit sembuh dari luka ringan,&#8221; ungkap Amar.</p>
<p data-start="1615" data-end="1923">Hingga kini, penyebab pasti meninggalnya Jaksen masih dalam penyelidikan. Namun, pengakuan rekan korban ini membuka fakta bahwa kondisi medis Jaksen sudah lemah sejak sebelum dirujuk ke rumah sakit, sehingga menimbulkan tanda tanya besar mengenai kesiapan kegiatan Diksar dalam menjaga keselamatan peserta.</p>
<p>The post <a href="https://prosesnews.id/pengakuan-rekan-mapala-ung-yang-meninggal-saat-diksar/">Pengakuan Rekan Mapala UNG yang Meninggal Saat Diksar</a> appeared first on <a href="https://prosesnews.id">Prosesnews.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://prosesnews.id/pengakuan-rekan-mapala-ung-yang-meninggal-saat-diksar/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
