<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Berita peran perempuan Viral Terkini - Prosesnews.id</title>
	<atom:link href="https://prosesnews.id/tag/peran-perempuan/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://prosesnews.id/tag/peran-perempuan/</link>
	<description>Konsisten, Aktual, Independen</description>
	<lastBuildDate>Thu, 22 Apr 2021 20:07:44 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.1.4</generator>

<image>
	<url>https://prosesnews.id/wp-content/uploads/2024/01/icon-prosesnews-75x75.png</url>
	<title>Berita peran perempuan Viral Terkini - Prosesnews.id</title>
	<link>https://prosesnews.id/tag/peran-perempuan/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Kontribusi Ekonomi Kaum Perempuan untuk Negeri</title>
		<link>https://prosesnews.id/kontribusi-ekonomi-kaum-perempuan-untuk-negeri/</link>
					<comments>https://prosesnews.id/kontribusi-ekonomi-kaum-perempuan-untuk-negeri/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Majid Rahman]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 22 Apr 2021 20:07:44 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[kaum perempuan]]></category>
		<category><![CDATA[peran perempuan]]></category>
		<category><![CDATA[Perempuan]]></category>
		<category><![CDATA[perempuan indonesia]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prosesnews.id/?p=27026</guid>

					<description><![CDATA[<p>Hampir 54 persen pelaku UMKM di Indonesia adalah kaum perempuan. Dalam bidang investasi, kontribusi kaum...</p>
<p>The post <a href="https://prosesnews.id/kontribusi-ekonomi-kaum-perempuan-untuk-negeri/">Kontribusi Ekonomi Kaum Perempuan untuk Negeri</a> appeared first on <a href="https://prosesnews.id">Prosesnews.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<figure id="attachment_27027" aria-describedby="caption-attachment-27027" style="width: 761px" class="wp-caption aligncenter"><img fetchpriority="high" decoding="async" class="wp-image-27027 size-full" src="https://prosesnews.id/wp-content/uploads/2021/04/WhatsApp-Image-2021-04-23-at-4.04.02-AM.jpeg" alt="" width="761" height="432" srcset="https://prosesnews.id/wp-content/uploads/2021/04/WhatsApp-Image-2021-04-23-at-4.04.02-AM.jpeg 761w, https://prosesnews.id/wp-content/uploads/2021/04/WhatsApp-Image-2021-04-23-at-4.04.02-AM-300x170.jpeg 300w, https://prosesnews.id/wp-content/uploads/2021/04/WhatsApp-Image-2021-04-23-at-4.04.02-AM-250x142.jpeg 250w, https://prosesnews.id/wp-content/uploads/2021/04/WhatsApp-Image-2021-04-23-at-4.04.02-AM-750x426.jpeg 750w" sizes="(max-width: 761px) 100vw, 761px" /><figcaption id="caption-attachment-27027" class="wp-caption-text">Perajin wanita membuat tas berbahan tali kur di Solo, Jawa Tengah, Jumat (16/4/2021). ANTARA FOTO/Maulana Surya</figcaption></figure>
<p><strong><i>Hampir 54 persen pelaku UMKM di Indonesia adalah kaum perempuan. Dalam bidang investasi, kontribusi kaum perempuan 60 persen.</i></strong></p>
<p>Jangan pernah meragukan peran kaum perempuan dalam membangun negeri. Peranan dan kontribusi kaum perempuan kini menjadi faktor penting dalam menghadapi berbagai tantangan dan kesulitan, upaya pemulihan, reformasi, serta transformasi ekonomi. Maka, sangat penting untuk memberikan kesempatan yang setara kepada perempuan untuk berkontribusi lewat kegiatan perekonomian bagi ibu negeri.</p>
<p>Di Indonesia, peranan perempuan dalam perekonomian semakin hari makin signifikan. Pada sektor Usaha Menengah, Kecil, dan Mikro (UMKM), 53,76%  pelakunya perempuan dan 97% pekerjanya pun perempuan. Sementara itu, kontribusi UMKM dalam perekonomian nasional ialah 61%. Pada bidang investasi, kontribusi perempuan 60%. Catatan itu disampaikan Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati pada seminar nasional “Ekonomi dan Keuangan Syariah” yang dihelat bersamaan dengan peringatan Hari Kartini, Rabu, 21 April 2021 di Jakarta.</p>
<p>“Hal tersebut menggambarkan bahwa literasi dan kapasitas perempuan untuk berpikir cerdas, bisa mengamankan dana bagi keluarga, dan menginvestasikan di bidang produktif sangat potensial dan nyata. Jadi, tak perlu dipertanyakan lagi bahwa perempuan tak hanya memiliki potensi, tapi secara aktual mampu berkontribusi,” ungkap  Sri Mulyani Indrawati, seperti tertulis pada media rilis yang diunggah di laman Kemenkeu, Senin (21/4/2021).</p>
<p>Dalam mendesain program pemulihan ekonomi, pemerintah pun melihat dimensi gender. Bantuan Program Keluarga Harapan, bantuan sembako, dan bantuan langsung tunai, berhubungan dengan peranan perempuan yang mengatur keuangan rumah tangganya. Bantuan sosial itu tidak disalurkan melalui tangan kaum laki-laki.</p>
<p>Pada level internasional, tutur Sri Mulyani, yang mengutip data statistik McKinsey, perekonomian  global akan mendapatkan manfaat tambahan sebesar USD12 triliun pada 2025, jika kaum perempuan berkesempatan berkiprah secara optimal. Untuk kawasan Kawasan Asia Pasifik, kaum perempuan bisa memberikan nilai tambah hingga USD4,5 triliun pada 2025, bila kaum perempuan berperan optimal.</p>
<p>“Peranan perempuan itu sungguh nyata dan bisa memberikan nilai tambah yang besar, demikian menurut berbagai studi yang muncul,” ujar Menkeu Sri Mulyani.</p>
<p>Lebih jauh, pentingnya peran perempuan di bidang ekonomi itu diperkuat oleh data yang tertera dalam State of The Global Islamic Economy Report. Menurut Menkeu, peranan perempuan yang menjadi wirausahawan disebut bisa meningkatkan potensi kontribusi atas produk domestik bruto (GDP) global hingga USD5 triliun.</p>
<p>Dalam kesempatan sebelumnya, Menkeu Sri Mulyani juga mengatakan bahwa kesempatan untuk berkontribusi secara optimal dalam bidang ekonomi pun perlu perjuangan tersendiri, karena perlu kondisi kesetaraan gender. “Perjuangan menuju kesetaraan gender itu masih panjang,” ujarnya, di depan sebuah webinar tentang gender, 12 Desember 2020.</p>
<p>Padahal bila ada kesempatan yang setara antara perempuan dan laki-laki, maka perekonomian global akan mendapatkan keuntungan dalam produktivitas yang lebih tinggi dan kualitas yang lebih baik. “Kalau semua negara memberikan kesempatan yang sama kepada perempuan untuk berpartisipasi pada perekonomian, maka produktivitas negara -negara akan meningkat nilainya bahkan mencapai 28 triliun atau 26% dari GDP dunia,” ucap Sri Mulyani.</p>
<p>Namun, untuk mewujudkan hal tersebut membutuhkan persyaratan. Sebab, perempuan tak  sama dengan kaum pria. Secara biologis, kata Menkeu, perempuan yang  menanggung proses reproduksi, paling tidak selama sembilan bulan. “Belum pada saat dia harus merawat dan membesarkan putra putrinya. Ini membuat perempuan tidak dalam posisi yang sama dengan laki-laki,” kata Sri Mulyani.</p>
<p>Maka, kebijakan harus bisa mengenali berbagai perbedaan kebutuhan tersebut tanpa menimbulkan diskriminasi. “Kebijakan  harus didesain agar halangan bagi perempuan menjadi seminimal mungkin. Sehingga, mereka bisa terus berpartisipasi secara maksimal,’’ Menkeu menambahkan.</p>
<p>Dalam laporan The Global Gender Gap Index 2020 yang dirilis World Economic Forum, Indonesia di peringkat 85 dari 153 negara, dengan skor 0.70.  Secara bertahap, dalam kurun 12 tahun, Indonesia bisa mempersempit kesenjangan gender sekitar delapan persen terutama di bidang pendidikan dan kesehatan. Namun, masih terlihat kesenjangan lebar dalam partisipasi ekonomi dan politik.</p>
<p>Di bidang politik, keterwakilan perempuan di Indonesia masih rendah. Hasil Pemilu 2019, misalnya, hanya memberikan keterwakilan perempuan di DPR-RI 20,5%. Pada Pemilu 1955, angka keterwakilan perempuan hanya 5,06%. Perlahan naik menjadi 11,4%  di DPR-RI di 1997, kemudian 18,2% pada 2009, turun menjadi 17% di 2014, dan naik lagi ke 20,5% pada 2019. Padahal, secara global, keterwakilan perempuan di parlemen pada 2019 sudah mencapai 24,3 persen.</p>
<p>Kebijakan kuota perempuan sebetulnya telah didukung partai-partai. Pada Pemilu 2019, jumlah calon legistalif (caleg) perempuan untuk DPR-RI mencapai sekitar 35%. Namun <em>toh</em> yang terpilih hanya 20,5%. Menurut KPU, rendahnya ratio kaum perempuan yang lolos dalam pileg itu, antara  lain, karena kebijakan partai-partai lebih banyak menempatkan nama caleg perempuan itu pada nomor urut bawah. Sedangkan, kecenderungan pemilih ialah mencoblos nomor atas.</p>
<pre><a href="https://indonesia.go.id/kategori/feature/2715/kontribusi-ekonomi-kaum-perempuan-untuk-negeri"><strong>Penulis :  Putut Trihusodo</strong></a>
<strong>Redaktur : Ratna Nuraini/Elvira Inda Sari</strong></pre>
<p>The post <a href="https://prosesnews.id/kontribusi-ekonomi-kaum-perempuan-untuk-negeri/">Kontribusi Ekonomi Kaum Perempuan untuk Negeri</a> appeared first on <a href="https://prosesnews.id">Prosesnews.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://prosesnews.id/kontribusi-ekonomi-kaum-perempuan-untuk-negeri/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Peran Perempuan di Mata Sekretaris Daerah Kabupaten Gorontalo</title>
		<link>https://prosesnews.id/peran-perempuan-di-mata-sekretaris-daerah-kabupaten-gorontalo/</link>
					<comments>https://prosesnews.id/peran-perempuan-di-mata-sekretaris-daerah-kabupaten-gorontalo/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Majid Rahman]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 27 Mar 2021 06:10:24 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Pemda Gorontalo]]></category>
		<category><![CDATA[Dinas Kominfo]]></category>
		<category><![CDATA[gorontalo]]></category>
		<category><![CDATA[Hadijah U.Tayeb]]></category>
		<category><![CDATA[Pemkab Gorontalo]]></category>
		<category><![CDATA[peran perempuan]]></category>
		<category><![CDATA[Peran Perempuan Dalam Pembangunan]]></category>
		<category><![CDATA[Perempuan]]></category>
		<category><![CDATA[perempuan pembangunan]]></category>
		<category><![CDATA[Provinsi Gorontalo]]></category>
		<category><![CDATA[tokoh perempuan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prosesnews.id/?p=25227</guid>

					<description><![CDATA[<p>PROSESNEWS.ID &#8211; Sekretaris Daerah Kabupaten Gorontalo, Hadijah U Tayeb mengatakan, perempuan merupakan bagian dari peningkatan pembangunan...</p>
<p>The post <a href="https://prosesnews.id/peran-perempuan-di-mata-sekretaris-daerah-kabupaten-gorontalo/">Peran Perempuan di Mata Sekretaris Daerah Kabupaten Gorontalo</a> appeared first on <a href="https://prosesnews.id">Prosesnews.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<figure id="attachment_25228" aria-describedby="caption-attachment-25228" style="width: 750px" class="wp-caption aligncenter"><img decoding="async" class="wp-image-25228 size-jnews-featured-750" src="https://prosesnews.id/wp-content/uploads/2021/03/WhatsApp-Image-2021-03-27-at-1.58.03-PM-750x490.jpeg" alt="" width="750" height="490" /><figcaption id="caption-attachment-25228" class="wp-caption-text">Sekretaris Daerah Kabupaten Gorontalo, Hadijah U Tayeb, ketika menghadiri rapat Nasyatul Aisyah. (Foto : Istimewa).</figcaption></figure>
<p><strong>PROSESNEWS.ID &#8211;</strong> Sekretaris Daerah Kabupaten Gorontalo, Hadijah U Tayeb mengatakan, perempuan merupakan bagian dari peningkatan pembangunan daerah. Maka dari itu Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gorontalo terus berupaya melibatkan kaum perempuan dalam pembangunan.</p>
<p>“Perempuan itu bisa berpengaruh besar dalam pembahasan daerah. Apalagi dalam ilmu-ilmu ahlak dan iman,” ungkapnya usai menghadiri acara pengukuhan pelantikan pengurus Nasyiatul Aisyiyah di Aula Dinas Pendidikan Kabupaten Gorontalo. Sabtu, (27/03/2021).</p>
<p>Dalam sudut pandang Hadijah, ia melihat peningkatan kapasitas perempuan merupakan hal yang utama dari sebuah pembangunan.</p>
<p>“Di sini kita melihat bagaimana perempuan itu bergerak, dan mengambil bagian dalam pembangunan,” jelasnya.</p>
<p>Lanjut kata Hadijah, bukan hanya membangun daerah, tapi perempuan juga bisa membangun diri mereka sendiri, anak dan keluarga serta orang lain di sekitar mereka.</p>
<p>“Apabila perempuan di daerah tersebut baik maka daerah tersebut akan menjadi baik,” tegasnya.</p>
<p>Terakhir Hadijah berharap, insyaallah ke depannya ini bisa menjadi contoh bagi masyarakat dan tentunya bisa membuat hal-hal baik ke depannnya.</p>
<pre><strong>Reporter : Agil Mamu</strong></pre>
<p>The post <a href="https://prosesnews.id/peran-perempuan-di-mata-sekretaris-daerah-kabupaten-gorontalo/">Peran Perempuan di Mata Sekretaris Daerah Kabupaten Gorontalo</a> appeared first on <a href="https://prosesnews.id">Prosesnews.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://prosesnews.id/peran-perempuan-di-mata-sekretaris-daerah-kabupaten-gorontalo/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
