<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Berita Semangat Para Seniman Viral Terkini - Prosesnews.id</title>
	<atom:link href="https://prosesnews.id/tag/semangat-para-seniman/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://prosesnews.id/tag/semangat-para-seniman/</link>
	<description>Konsisten, Aktual, Independen</description>
	<lastBuildDate>Sat, 14 Aug 2021 07:32:23 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.1.4</generator>

<image>
	<url>https://prosesnews.id/wp-content/uploads/2024/01/icon-prosesnews-75x75.png</url>
	<title>Berita Semangat Para Seniman Viral Terkini - Prosesnews.id</title>
	<link>https://prosesnews.id/tag/semangat-para-seniman/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Semangat Para Seniman yang Tak Pernah Padam di Tengah Pandemi</title>
		<link>https://prosesnews.id/semangat-para-seniman-yang-tak-pernah-padam-di-tengah-pandemi/</link>
					<comments>https://prosesnews.id/semangat-para-seniman-yang-tak-pernah-padam-di-tengah-pandemi/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Majid Rahman]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 14 Aug 2021 07:32:21 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Traveling]]></category>
		<category><![CDATA[Google News Initiative]]></category>
		<category><![CDATA[Kemenparekraf]]></category>
		<category><![CDATA[Semangat Para Seniman]]></category>
		<category><![CDATA[Seniman]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prosesnews.id/?p=33560</guid>

					<description><![CDATA[<p>PROSENEWS.ID &#8211; Setelah sempat tertunda akibat pandemi COVID-19, akhirnya ARTJOG 2021 resmi dibuka 8 Juli-31...</p>
<p>The post <a href="https://prosesnews.id/semangat-para-seniman-yang-tak-pernah-padam-di-tengah-pandemi/">Semangat Para Seniman yang Tak Pernah Padam di Tengah Pandemi</a> appeared first on <a href="https://prosesnews.id">Prosesnews.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<div class="wp-block-image"><figure class="aligncenter size-full is-resized"><img fetchpriority="high" decoding="async" src="https://prosesnews.id/wp-content/uploads/2021/08/EKONOMI_KREATIF_SENI_RUPA_shutterstock_1480387160_Rongaphotography_5ab6e6bc5f-e1628926215891.jpg" alt="" class="wp-image-33561" width="577" height="384"/><figcaption>Ilustrasi ruang Pameran Seni Rupa ArtJog sebelum masa pandemi tahun 2019. (Foto: Shutterstock/Rongaphotography)</figcaption></figure></div>



<p class="wp-block-paragraph"><strong><a href="http://prosesnews.id">PROSENEWS.ID &#8211;</a></strong> Setelah sempat tertunda akibat pandemi COVID-19, akhirnya ARTJOG 2021 resmi dibuka 8 Juli-31 Agustus 2021, yang berlangsung di Jogja National Museum, Yogyakarta. Hanya saja karena adanya Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat, mengharuskan ARTJOG 2021 dilaksanakan secara <em>virtual</em> atau daring.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Tahun ini ARTJOG mengangkat tema “ARTJOG MMXXI: Arts in Common &#8211; Time (to) Wonder”.&nbsp; Dalam pembukaannya yang diresmikan oleh Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Uno, ARTJOG diharapkan dapat membuka kesempatan dan akses bagi para seniman Indonesia agar berdaya saing, sekaligus mempercepat laju perekonomian Indonesia.</p>



<p class="wp-block-paragraph">ARTJOG adalah peristiwa seni yang berperan sebagai ruang pertemuan bagi gagasan-gagasan baru dalam kesenian dan kreativitas. Lalu sejak berada di bawah naungan Yayasan Hita Pranajiwa Mandaya, ARTJOG hadir sebagai sebuah festival yang mewadahi proses berkesenian dan karya para seniman yang paling mutakhir.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Walaupun saat ini dilaksanakan secara daring, namun apabila kondisi memungkinkan ARTJOG 2021 akan dilaksanakan secara&nbsp;<em>hybrid</em>: gabungan antara luring (<em>offline</em>) dan daring (<em>online</em>). Namun, tetap menerapkan prosedur protokol kesehatan yang ketat sesuai dengan arahan pemerintah, termasuk pembatasan jumlah pengunjung.</p>



<p class="wp-block-paragraph"><strong>Berbagai Program di ARTJOG 2021</strong></p>



<p class="wp-block-paragraph">Meskipun dilaksanakan secara&nbsp;<em>online</em>, bukan berarti mengurangi keseruan dan keistimewaan ARTJOG. Pasalnya ARTJOG 2021 tetap menghadirkan program-program andalannya, seperti&nbsp;<em>Special Project</em>,&nbsp;<em>Young Artists Awards</em>,&nbsp;<em>Daily Performance</em>,&nbsp;<em>Curatorial Tour</em>, hingga&nbsp;<em>Meet the Artist</em>.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Mungkin di antara Sobat Parekraf masih ada yang asing dengan program-program andalan ARTJOG tersebut. Sebagai gambaran,&nbsp;<em>Young Artist Awards</em>&nbsp;(YAA) adalah program yang dirancang untuk memberikan penghargaan dan apresiasi bagi para seniman muda di bawah usia 35 tahun.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Kemudian&nbsp;<em>Daily Performance</em>&nbsp;akan menampilkan 20 pertunjukan memukau baik dari teater, tari kontemporer, musik, dan&nbsp;<em>performance art</em>. Sebut saja di antaranya adalah teater Sophiyah yang akan memberikan pengalaman waktu yang linear dan statis pada karya yang ditampilkan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Selain itu ada FJ Kunting yang akan menampilkan 3 nomor&nbsp;<em>performance art</em>&nbsp;pada ARTJOG tahun ini. Tak kalah menarik juga ada Niskala, band&nbsp;<em>post-rock</em>&nbsp;asal Yogyakarta yang akan menampilkan musik instrumental. Serta penampilan menarik lainnya yang sayang untuk dilewatkan, seperti Vordquartet, Jenar Kidjing, hingga kolaborasi Lintang Raditya dengan Silir Wangi.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Sementara itu, program&nbsp;<em>Meet the Artist</em>&nbsp;adalah kesempatan pengunjung untuk bertemu dan berbincang dengan para seniman yang terlibat dalam ARTJOG. Program ini sekaligus jadi momen bertukar pengetahuan dan dialog antara seniman dengan masyarakat umum.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Tak ketinggalan,&nbsp;<em>Expanded Art</em>&nbsp;program yang juga banyak menyita perhatian tiap gelaran ARTJOG. Program ini adalah kolaborasi antara praktisi dokumenter dalam merekam realita di sekitar ARTJOG.</p>



<p class="wp-block-paragraph"><em>Expanded Art</em>&nbsp;adalah salah satu cara menyiasati keterbatasan gelaran seni di masa pandemi. Sehingga masyarakat yang menonton dokumenter ini tahu seluk-beluk ARTJOG secara virtual.</p>



<p class="wp-block-paragraph"><strong>Kolaborasi ARTJOG 2021 dan ArtCare Indonesia</strong></p>



<p class="wp-block-paragraph">ArtCare merupakan gerakan sosial dari Yogyakarta yang diinisiasi oleh Soboman 219 sejak 2006 silam. Dalam bentuk kemanusiaan, ARTJOG 2021 bersama dengan ArtCare Indonesia mewadahi kepedulian kepada para seniman yang terdampak pandemi COVID-19.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Dalam program ini nantinya para seniman akan berpartisipasi dengan menyajikan paket kolaboratif. Paket tersebut berisikan karya dua dimensi berukuran kecil, dan dijual sebagai paket karya. Nantinya, hasil penjualan akan didonasikan kepada pihak yang membutuhkan. Baik bagi para seniman maupun masyarakat luas.</p>



<p class="wp-block-paragraph"><strong>Seniman yang Tergabung dalam ARTJOG 2021</strong></p>



<p class="wp-block-paragraph">Pada gelaran ARTJOG MMXXI: Arts in Common &#8211; Time (to) Wonder ikut berkolaborasi 41 seniman, baik perorangan maupun kelompok, yang akan menampilkan karya terbaik mereka.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Contohnya Indieguerillas, duet seniman asal Yogyakarta: Santi Ariestyowanti dan Dyatmiko “Miko” Bawono. Di ARTJOG 2021, mereka memamerkan karya berjudul “Gerhana Waktu”, sebuah refleksi yang mewakili masa lalu, momen saat ini, dan masa depan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Kemudian Galih Adika Paripurna, lulusan Institut Teknologi Bandung jurusan Seni Rupa (2018), akan menampilkan karyanya berjudul “Aransement Catatan Kaki” di ARTJOG 2021. Karya seni tersebut merupakan analogi dari rangkaian kepingan ingatan yang tak menyeluruh, dan bertumpuk yang ditemukan dengan cara menelusuri makna yang terjadi di ruangan paling intim, yaitu rumah.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Lalu ada seniman asal Bali, I Nyoman Masriadi, yang menampilkan lukisan berjudul “Mr Metekol”. Lukisan yang menggambarkan sosok berotot ini bermaknakan kebugaran, kekuatan, dan kesegaran manusia yang sangat dibutuhkan di tengah pandemi COVID-19.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Selain itu, masih ada beberapa seniman Indonesia yang turut bergabung menampilkan karya pada ARTJOG 2021 di antaranya: Jompet Kuswidananto, FX Harsono, J. Ariadhitya Pramuhendra, Ruang MES 56, Sekarputri Sidhiawati, Utami Atasia Ishii, dan masih banyak lagi.<strong> (PR)</strong></p>
<p>The post <a href="https://prosesnews.id/semangat-para-seniman-yang-tak-pernah-padam-di-tengah-pandemi/">Semangat Para Seniman yang Tak Pernah Padam di Tengah Pandemi</a> appeared first on <a href="https://prosesnews.id">Prosesnews.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://prosesnews.id/semangat-para-seniman-yang-tak-pernah-padam-di-tengah-pandemi/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
