
PROSESNEWS.ID – Wali Kota Gorontalo Marten Taha menyebut pendataan Regrostek penting dalam mengumpulkan data masyarakat dari berbagai aspek. Terutama yang berhubungan dengan kondisi sosial ekonomi masyarakat.
Hal itu disampaikan Marten Taha saat diwawancarai usai menerima pendataan Registrasi Sosial Ekonomi (Regsosek) dari petugas Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Gorontalo di Rumah Dinas Walikota Gorontalo, Senin (17/10/2022).
Diketahui, di Kota Gorontalo sendiri BPS akan mendata kurang lebih 56.000 Kepala Keluarga (KK). Dengan penduduk 201 ribu jiwa, yang tersebar di 50 kelurahan dan 9 kecamatan.
Marten mengatakan, data yang telah dikumpulkan, nantinya akan diproses dan di validasi, agar bisa diketahui kondisi suatu daerah. Baik dari data angka kemiskinan, IPM, pertumbuhan ekonomi, dan kesejahteraan masyarakat.
“Jika data ini sudah berlaku pada tahun 2023, sehingga di tahun 2024 dalam pemerintahan baru akan menggunakan data ini sebagai landasan, bagi perencanaan pembangunan,” kata Marten.
Marten menerangkan, di dalam perencanaan pembangunan, jika terjadi kesalahan data, maka bisa jadi akan salah arah. Sehingga, dibutuhkan data yang valid dan akurat dalam pendataan.
“Saya berharap BPS ini dapat melaksanakan pendataan dengan sebaik-baiknya, jangan sampai salah data,” tandasnya.
Reporter : Reza Saad















