
PROSESNEWS.ID – Rakorev merupakan koordinasi untuk mengevaluasi program dan kegiatan yang dilaksanakan oleh seluruh OPD di triwulan I, II, dan III tahun anggaran 2021.
Hal itu disampaikan Walikota Gorontalo Marten Taha pada pembukaan Rakorev Penyerapan Anggaran Kota Gorontalo triwulan III tahun 2021, melalui Video Conferencing (Vidcon), Senin (11/10/2021).
Marten mengatakan, di tahun 2021 postur anggaran terkoreksi sangat dalam akibat kebijakan pemotongan DAU, Refocusing, dan Realokasi APBD untuk penanganan Covid-19. Disisi lain juga, besaran belanja modal masih belum maksimal
“Dengan berbagai keterbatasan tersebut, maka menuntut kita untuk lebih bersungguh-sungguh dan serius dalam melaksanakan program pembangunan yang sudah direncanakan,” kata Walikota Dua periode itu.
Marten berharap, multiplier effect dapat berdampak pada kesejahteraan masyarakat. Diantaranya, perbaikan kualitas infrastruktur daerah, peningkatan standar pelayanan minimal dan pemenuhan kesenjangan layanan dasar, berupa pendidikan, kesehatan, dan konektifitas layanan lainnya.
“Kepada pimpinan OPD dan Unit kerja untuk lebih peka terhadap permasalahan terkait dengan tupoksi dalam penyerapan anggaran,” pungkasnya.
Reporter : Reza Saad














