Prosesnews.id
  • Home
  • Headline
  • Daerah
    • Gorontalo
    • Sulawesi Utara
    • Sulawesi Tenggara
    • Sumatera Utara
    • Jawa Timur
  • Nasional
  • Peristiwa
  • Ekonomi
  • Politik
  • Traveling
  • Opini
  • Infografis
No Result
View All Result
  • Home
  • Headline
  • Daerah
    • Gorontalo
    • Sulawesi Utara
    • Sulawesi Tenggara
    • Sumatera Utara
    • Jawa Timur
  • Nasional
  • Peristiwa
  • Ekonomi
  • Politik
  • Traveling
  • Opini
  • Infografis
No Result
View All Result
Prosesnews.id
No Result
View All Result
Home Daerah Gorontalo

Postingan di Akun Facebook Humas Polda Gorontalo, Dianggap Profokatif

Editor by Editor
9 Sep 2022 15:29
in Gorontalo, Retizen

PROSESNEWS.ID – Hari ini, koalisi Merah Putih akan kembali menggelar aksi jilid 2 sebagai bentuk protes atas kenaikan Harga BBM. Namun, ada upaya-upaya narasi provokasi yang terdeteksi oleh masa aksi.

Dengan ini, Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI) Gorontalo ingin merespon hal tersebut. Karena, sangat disayangkan, narasi provokasi itu berasal dari Humas Polda Gorontalo.

Mengapa tidak, sebelumnya sempat viral postingan onaran Humas Polda Gorontalo, melalui Facebooknya, yang di publikasikan sebelum salat Jum’at di mulai, menyebutkan kalimat “Menjaga kondusifitas dari orang-orang yang akan membuat keonaran,” tulis unggahan tersebut

Ketua Umum PD KAMMI Gorontalo Rein Suleman mempertanyakan narasi yang dikeluarkan oleh Humas Polda Gorontalo itu. Karena, narasi semacan itu dinilai akan menaikkan tensi para massa aksi.

“Sebenarnya siapa yang dimaksud oleh Humas Polda Gorontalo itu; ‘menjaga dari yang akan membuat keonaran?’ Siapa yang akan berbuat onar? Apakah masa aksi, masyarakat umum, atau pihak polda sendiri? Harusnya diperjelas. Karena narasi semacam inilah yang menaikkan tensi masa kita semua,” tegas Rein saat diwawancarai, Jum’at (09/09/2022).

Menurutnya, Humas Polda Gorontalo sebaiknya belajar menggunakan bahasa-bahasa yang baik jika benar-benar ingin semuanya berjalan kondusif. Alih-alih menggunakan bahasa edukasi, tapi yang terlihat malah provokasi.

“Mereka, Humas Polda Gorontalo juga harus minta maaf. Coba aja itu kalau kita dari masa aksi yang terdesak, disuruh minta maaf, dapat sanksi lagi. Kalau perlu copot petugas yang di Humas Polda Gorontalo, gantilah dengan yang lebih mengerti kaidah bahasa.” Sambung, Rein Suleman.

Sementara itu, Wakil Ketum PD KAMMI Gorontalo juga menambahkan, gaya-gaya feodalisme itu sudah tidak ada lagi. Karena unjuk rasa itu dijamin oleh Undang-undang, jadi jangan semena-mena membawa narasi, bahwa masa demonstrasi adalah masa pembuat keonaran.

“Unjuk rasa itu dijamin di Negara ini. Dijamin oleh undang-undang. Terlepas dari apakah akan ricuh atau tidak, itu kondisi lapangan, yang akan mempengaruhinya tendensi emosional masa aksi dan aparat di lapangan dan hal ini tidak mempengaruhi pembatasan untuk diadakannya unjuk rasa.” tandasnya.

Reporter : Reza Saad

ShareTweetSendSharePin1

Berita Terkait

Mahasiswa Akuntansi UNG Raih Silver Medal di Kompetisi Internasional Thailand

by Editor
10 Agu 2026
0

PROSESNEWS.ID — Mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Negeri Gorontalo (UNG), Moh. Akbar Ibrahim, menorehkan prestasi di tingkat internasional...

Rektor UNG Ingatkan Mahasiswa: KKN Bukan Sekadar Menuntaskan Program Kerja

by Editor
10 Agu 2026
0

PROSESNEWS.ID — Rektor Universitas Negeri Gorontalo (UNG), Prof. Dr. Ir. Eduart Wolok, S.T., M.T., memberikan pembekalan kepada ribuan mahasiswa UNG...

Rektor UNG Dorong 5.166 Maba Jadi SDM Unggul dan Berdaya Saing Global

by Editor
10 Agu 2026
0

PROSESNEWS.ID — Universitas Negeri Gorontalo (UNG) resmi menyambut 5.166 mahasiswa baru untuk Tahun Akademik 2025/2026. Ribuan mahasiswa baru dari 11...

BWS II Gorontalo Gelar Donor Darah dalam Rangka HUT ke-81 RI

by Editor
10 Agu 2026
0

PROSESNEWS.ID — Balai Wilayah Sungai (BWS) Sulawesi II Gorontalo menggelar kegiatan donor darah dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT)...

Pengeroyokan di Batudaa Pantai, Pemdes dan Polisi Beda Keterangan

by Editor
10 Agu 2026
0

Gambar Ilustrasi PROSESNEWS.ID – Seorang warga Desa Lamu, Kecamatan Batudaa Pantai, Kabupaten Gorontalo, berinisial YN, meninggal dunia setelah diduga menjadi...

Load More

Komentar DonkBatalkan balasan

Trending

Uncategorized

Menjelang 1 Bulan Laporan Kasus Pelecehan di Tibawa Belum Rampung, Ini Kata Polisi

by Editor
10 Agu 2026
0

PROSESNEWS.ID – Penanganan kasus dugaan pelecehan terhadap anak di bawah umur yang terjadi di Kecamatan Tibawa, Kabupaten Gorontalo, masih terus...

Pengeroyokan di Batudaa Pantai, Pemdes dan Polisi Beda Keterangan

10 Agu 2026
Gambar Ilustrasi AI

Update Perkembangan Kasus Pencemaran Nama Baik di Limboto

10 Agu 2026

BWS II Gorontalo Gelar Donor Darah dalam Rangka HUT ke-81 RI

10 Agu 2026
Anggota Deprov Gorontalo, Syarifudin Bano, S.Sos

Tanpa Dokumen Perencanaan yang Matang, Anggaran Infrastruktur Jalan dari Pusat Sulit Tembus

10 Agu 2026

Ditlantas Polda Gorontalo Imbau Masyarakat Tidak Membangun Tenda di Jalan Sembarang

7 Agu 2026

TERBARU

Mahasiswa Akuntansi UNG Raih Silver Medal di Kompetisi Internasional Thailand

10 Agu 2026

Rektor UNG Ingatkan Mahasiswa: KKN Bukan Sekadar Menuntaskan Program Kerja

10 Agu 2026

Rektor UNG Dorong 5.166 Maba Jadi SDM Unggul dan Berdaya Saing Global

10 Agu 2026

BWS II Gorontalo Gelar Donor Darah dalam Rangka HUT ke-81 RI

10 Agu 2026

Pengeroyokan di Batudaa Pantai, Pemdes dan Polisi Beda Keterangan

10 Agu 2026
  • Home
  • Tentang
  • Kontak
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

©2026 Prosesnews.id. All Rights Reserved.

No Result
View All Result
  • Home
  • Headline
  • Daerah
    • Gorontalo
    • Sulawesi Utara
    • Sulawesi Tenggara
    • Sumatera Utara
    • Jawa Timur
  • Nasional
  • Peristiwa
  • Ekonomi
  • Politik
  • Traveling
  • Opini
  • Infografis

©2026 Prosesnews.id. All Rights Reserved.