Prosesnews.id
  • Home
  • Headline
  • Daerah
    • Gorontalo
    • Sulawesi Utara
    • Sulawesi Tenggara
    • Sumatera Utara
    • Jawa Timur
  • Nasional
  • Peristiwa
  • Ekonomi
  • Politik
  • Traveling
  • Opini
  • Infografis
No Result
View All Result
  • Home
  • Headline
  • Daerah
    • Gorontalo
    • Sulawesi Utara
    • Sulawesi Tenggara
    • Sumatera Utara
    • Jawa Timur
  • Nasional
  • Peristiwa
  • Ekonomi
  • Politik
  • Traveling
  • Opini
  • Infografis
No Result
View All Result
Prosesnews.id
No Result
View All Result
Home Daerah Gorontalo

Aliansi Merah Putih Di Pukul Mundur Menggunakan Dua Mobil Water Canon dan Satu Mobil Raisa

Editor by Editor
9 Sep 2022 15:43
in Gorontalo, Peristiwa

PROSESNEWS.ID – Aliansi Merah Putih yang melakukan demonstrasi di Bundaran Saronde HI Kota Gorontalo dipukul mundur oleh puluhan kepolisian yang membentuk barisan perisai, Jum’at (09/09/2022).

Tak hanya itu, dibelakang barisan aparat polisi dikawal satu Mobil Pengurai Massa (Raisa) dan dua mobil Water Canon. Sehingga, membuat massa aksi perlahan-lahan mundur.

Moderator Aksi Rifaldy Happy menjelaskan, setelah solat Maghrib massa aksi diminta untuk bubar. Padahal, massa aksi hanya ingin menyampaikan aspirasi serta tuntutan yang menjadi keresahan masyarakat.

“Saat aparat kepolisian membubarkan massa aksi mereka dilengkapi dengan keamanan yang lengkap dan massa yang cukup banyak, bahkan juga ada mobil Water Canon dan Raisa…”

“Untuk mencegah adanya korban dari massa aksi, kami menginstruksikan massa aksi untuk mundur dari titik aksi, itupun meskipun kami sudah mundur dengan tertib, para polisi terus maju bersamaan dengan mobil mereka,” jelas Rifaldy.

Rifaldy juga mengungkapkan, Aliansi Merah Putih akan terus maju dan hadir di jalanan menentang kezholiman. Aliansi itu nantinya akan datang lagi dengan massa aksi yang lebih banyak.

“Aksi kami tidak akan berhenti sampai di sini saja, akan ada aksi besar selanjutnya dengan massa aksi yang lebih banyak,” ungkapnya.

Sementara itu, Kepala Kepolisian Resor (Kapolres) Gorontalo Kota AKBP Ardi Rahananto mengatakan, massa aksi dipukul mundur karena telah melewati batas waktu dalam melakukan unjuk rasa. Hal itu berdasarkan ketentuan undang-undang, dimana menyampaikan orasi mempunyai batas waktu.

“Alhamdulillah, sekitar 18:30 Wita adik-adik mahasiswa bisa membubarkan diri setelah diberikan himbauan. Kebijakan pemerintah tetap kami dukung, dan saat ada aksi anggota polisi sudah siap dengan layanan pengayomannya…”

“Saat membubarkan massa aksi, kami tidak mendorong atau memberikan kekerasan, tetapi kami hanya memberikan himbauan saja,” jelasnya.

AKBP Ardi juga mengungkapkan, hari ini pihak kepolisian memiliki kekuatan yang cukup, dalam mengawal aksi. Sehingga, unjuk rasa kali ini berlangsung dengan lancar.

“Alhamdulillah, aksi hari ini berjalan dengan kondusif, sesuai dengan SOP yang kami laksanakan dan aksi tadi juga tidak ada provokasi,” ungkap Ardi.

Reporter : Reza Saad

ShareTweetSendSharePin1

Berita Terkait

Mahasiswa Akuntansi UNG Raih Silver Medal di Kompetisi Internasional Thailand

by Editor
10 Agu 2026
0

PROSESNEWS.ID — Mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Negeri Gorontalo (UNG), Moh. Akbar Ibrahim, menorehkan prestasi di tingkat internasional...

Rektor UNG Ingatkan Mahasiswa: KKN Bukan Sekadar Menuntaskan Program Kerja

by Editor
10 Agu 2026
0

PROSESNEWS.ID — Rektor Universitas Negeri Gorontalo (UNG), Prof. Dr. Ir. Eduart Wolok, S.T., M.T., memberikan pembekalan kepada ribuan mahasiswa UNG...

Rektor UNG Dorong 5.166 Maba Jadi SDM Unggul dan Berdaya Saing Global

by Editor
10 Agu 2026
0

PROSESNEWS.ID — Universitas Negeri Gorontalo (UNG) resmi menyambut 5.166 mahasiswa baru untuk Tahun Akademik 2025/2026. Ribuan mahasiswa baru dari 11...

BWS II Gorontalo Gelar Donor Darah dalam Rangka HUT ke-81 RI

by Editor
10 Agu 2026
0

PROSESNEWS.ID — Balai Wilayah Sungai (BWS) Sulawesi II Gorontalo menggelar kegiatan donor darah dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT)...

Pengeroyokan di Batudaa Pantai, Pemdes dan Polisi Beda Keterangan

by Editor
10 Agu 2026
0

Gambar Ilustrasi PROSESNEWS.ID – Seorang warga Desa Lamu, Kecamatan Batudaa Pantai, Kabupaten Gorontalo, berinisial YN, meninggal dunia setelah diduga menjadi...

Load More

Komentar DonkBatalkan balasan

Trending

Uncategorized

Menjelang 1 Bulan Laporan Kasus Pelecehan di Tibawa Belum Rampung, Ini Kata Polisi

by Editor
10 Agu 2026
0

PROSESNEWS.ID – Penanganan kasus dugaan pelecehan terhadap anak di bawah umur yang terjadi di Kecamatan Tibawa, Kabupaten Gorontalo, masih terus...

Pengeroyokan di Batudaa Pantai, Pemdes dan Polisi Beda Keterangan

10 Agu 2026
Gambar Ilustrasi AI

Update Perkembangan Kasus Pencemaran Nama Baik di Limboto

10 Agu 2026

BWS II Gorontalo Gelar Donor Darah dalam Rangka HUT ke-81 RI

10 Agu 2026
Anggota Deprov Gorontalo, Syarifudin Bano, S.Sos

Tanpa Dokumen Perencanaan yang Matang, Anggaran Infrastruktur Jalan dari Pusat Sulit Tembus

10 Agu 2026

Ditlantas Polda Gorontalo Imbau Masyarakat Tidak Membangun Tenda di Jalan Sembarang

7 Agu 2026

TERBARU

Mahasiswa Akuntansi UNG Raih Silver Medal di Kompetisi Internasional Thailand

10 Agu 2026

Rektor UNG Ingatkan Mahasiswa: KKN Bukan Sekadar Menuntaskan Program Kerja

10 Agu 2026

Rektor UNG Dorong 5.166 Maba Jadi SDM Unggul dan Berdaya Saing Global

10 Agu 2026

BWS II Gorontalo Gelar Donor Darah dalam Rangka HUT ke-81 RI

10 Agu 2026

Pengeroyokan di Batudaa Pantai, Pemdes dan Polisi Beda Keterangan

10 Agu 2026
  • Home
  • Tentang
  • Kontak
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

©2026 Prosesnews.id. All Rights Reserved.

No Result
View All Result
  • Home
  • Headline
  • Daerah
    • Gorontalo
    • Sulawesi Utara
    • Sulawesi Tenggara
    • Sumatera Utara
    • Jawa Timur
  • Nasional
  • Peristiwa
  • Ekonomi
  • Politik
  • Traveling
  • Opini
  • Infografis

©2026 Prosesnews.id. All Rights Reserved.