
PROSESNEWS.ID – Suasana khidmat bercampur haru menyelimuti Auditorium Universitas Negeri Gorontalo (UNG), Senin (2/2). Sebanyak 700 lulusan dari berbagai jenjang pendidikan—mulai dari Diploma, Sarjana, Magister, hingga Doktor—resmi dikukuhkan dalam prosesi Wisuda ke-59 UNG.
Ratusan lulusan tersebut dikukuhkan melalui Sidang Senat Terbuka Wisuda ke-59 yang dipimpin Rektor UNG, Prof. Eduart Wolok didampingi Ketua Senat Prof. Dr. Femy Mahmud Sahami, serta seluruh anggota senat. Momentum ini menjadi puncak perjalanan akademik para wisudawan yang telah menempuh pendidikan dan menempa diri selama beberapa tahun di Kampus Kerakyatan.
Dalam sambutannya, Rektor UNG Prof. Eduart Wolok menyampaikan, keberhasilan para wisudawan merupakan pencapaian yang membanggakan bagi seluruh keluarga besar universitas. Namun demikian, ia menegaskan bahwa keberhasilan tersebut bukan semata-mata milik mahasiswa secara individu.
“Keberhasilan ini patut kita syukuri bersama. Ini bukan hanya tanda keberhasilan mahasiswa dalam menyelesaikan studi, tetapi juga bukti dedikasi para dosen yang telah mendidik, membimbing, dan mengantarkan kalian hingga merengkuh gelar akademik hari ini,” ujar Prof. Eduart.
Lebih lanjut, Prof. Eduart menekankan bahwa prosesi wisuda bukan sekadar seremoni akademik, melainkan simbol komitmen UNG dalam mencetak generasi unggul dan berdaya saing. Dengan bekal ilmu pengetahuan, keterampilan, serta nilai-nilai karakter yang diperoleh selama menempuh pendidikan, para lulusan diharapkan mampu menjawab tantangan zaman dan memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan bangsa.
“Dengan bekal penting yang diperoleh selama menempuh pendidikan, para lulusan diharapkan mampu menjadi agen perubahan yang membawa inovasi dan solusi di tengah tantangan dunia modern,” harap Prof. Eduart.














