PROSESNEWS.ID – Terkait spesimen Orang Dalam Pengawasan (ODP) dan Pasien Dalam Perawatan (PDP) yang dikirim oleh Pemerintah Provinsi Gorontalo ke Balai Besar Laboratorium Kesehatan (BBLK) Makassar, Sulawesi Selatan.
Senin (13/4/2020), Pemerintah Peovinsi Gorontalo menerima hasilnya. Sebanyak 27 spesimen ODP dan PDP hasilnya negatif. Sisanya masih dalam tahap pemeriksan PCR atau swab test.
Hal ini sebagaimana yang disampaikan Gubernur Gorontalo Rusli Habibie, melalui sambungan telpon, Senin (13/4/2020).
“Alhamdulillah, ini kabar baik buat kita di Gorontalo. Ibu Kadis Kesehatan malam ini baru saja melaporkan ke saya, dan saya sampaikan ke Humas untuk diteruskan ke insan pers dan warga Gorontalo,” terang Rusli.
Dihubungi terpisah, Plt Kadis Kesehatan Misranda Nalole menjelaskan, 36 spesimen itu terdiri dari ODP/PDP warga dan tenaga medis. Mereka perlu diambil spesimen untuk memastikan kesehatannya selama menangani Pasien Dalam Pengawasan (PDP).
“Ada beberapa dokter dan perawat yang kita minta uji lab. Alhamdulillah mereka juga hasilnya negatif,” tutur Misranda.
Hasil swab test ini cukup menggembirakan. Sebab berapa ODP dan PDP yang sebelumnya terindikasi positif berdasarkan hasil rappid test dinyatakan negatif berdasarkan pemeriksaan lab. Termasuk salah satu PDP jemaah tabligh asal Kelurahan Ipilo, Kota Gorontalo. (Ads)