
PROSESNEWS.ID – NASIONAL Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPAN-RB) mulai mengambil langkah strategis dalam merancang kebutuhan Aparatur Sipil Negara (ASN) Tahun 2026.
Pemerintah memastikan rekrutmen Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) tahun 2026 akan didasarkan pada analisis jangka panjang guna menunjang prioritas pembangunan nasional.
Menteri PANRB, Rini Widyantini, menjelaskan penentuan formasi tidak lagi sekadar mengisi kekosongan, melainkan berbasis pada rencana strategis lima tahunan.
Hal ini dilakukan untuk memastikan efisiensi birokrasi dan ketepatan alokasi sumber daya manusia di sektor pemerintahan.
“Saya sudah meminta mereka untuk melakukan analisis kebutuhan sesuai strategi lima tahun ke depan. Supaya bisa melihat apakah nanti akan ada positive growth terhadap jabatan-jabatan tertentu, apakah harus minus growth, atau memang harus tetap seperti itu,” beber Rini, dikutip detikFinance, Kamis (11/12/2025).
Sejalan dengan arahan tersebut, KemenPAN-RB membeberkan gambaran awal mengenai jenis formasi yang akan mendapatkan porsi besar dalam rekrutmen tahun 2026.
Pemerintah akan memfokuskan pembukaan lowongan CPNS pada tiga sektor vital yang dinilai mendesak, yakni:
- Tenaga Kesehatan: Termasuk di dalamnya kebutuhan untuk dokter, perawat, dan ahli gizi guna meningkatkan kualitas layanan kesehatan publik.
-
Tenaga Pendidikan: Difokuskan pada guru untuk mata pelajaran tertentu yang saat ini masih mengalami kekurangan tenaga pengajar.
-
Tenaga Teknis Digital: Meliputi spesialis Teknologi Informasi (IT), analis data, serta pengembang sistem.
Penetapan ketiga sektor prioritas ini disiapkan untuk mendukung roda pemerintahan terhadap layanan kesehatan, perbaikan kualitas pendidikan, serta percepatan transformasi digital di birokrasi.
Khusus tenaga teknis digital, diharapkan mampu memperkuat infrastruktur Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE).
Tata cara pendaftaran CPNS 2026 akan tetap dilakukan secara terpusat dan daring (online) demi menjaga transparansi seleksi.
Bagi para calon pelamar nantinya dapat melakukan pendaftaran melalui satu pintu, yakni portal resmi Sistem Seleksi Calon Aparatur Sipil Negara (SSCASN) yang dikelola oleh Badan Kepegawaian Negara (BKN). Portal tersebut dapat diakses melalui laman https://sscasn.bkn.go.id/.
Masyarakat yang berminat untuk bergabung menjadi ASN diimbau untuk terus memantau informasi resmi, dan mempersiapkan diri untuk kualifikasi di bidang kesehatan, pendidikan, dan teknologi informasi.
Reporter : Sandri Mooduto














