
PROSESNEWS.ID – Dilanda 2 tahun Covid-19 mengakibatkan banyaknya pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) gulung tikar. Bahkan usaha – usaha besar pun menurun omset penjualan. Setelah 2 tahun berlalu, angka Covid-19 mengalami penurunan, tapi nampaknya pemerintah tidak memperhatikan pelaku UMKM.
Menanggapi hal itu, Alwi Podungge, Ketua Komisi B, DPRD Kota Gorontalo, menyarankan kepada Pemerintah Kota Gorontalo agar dana PEN dapat dialihkan untuk peningkatan usaha masyarakat.
“Karena 2 tahun dilanda covid-19 banyak sekali UMKM gulung tikar bahkan usaha-usaha besar pun menurun omset penjualan,” ujarnya.
Alwi menjelaskan perbaikan jalan, tidak terlalu mendesak karena jalan-jalan kota Gorontalo masih dianggap bagus, seperti Panjaitan dan lain-lain.
“Sedangkan yang paling mendesak adalah bagaimana menstabilkan UMKM seperti sebelumnya karena dampak covid-19 dan skarang saatnya peran pemerintah dalam mengambil kebijakan untuk menyalurkan dana PEN kepada pelaku UMKM, sehingga penghasilan masyarakat stabil dan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Meningkat,” jelas Alwi.
Alwi menjelaskan bangkitnya UMKM maka roda perekonomian akan bergerak, masyarakat pun punya daya beli akibatnya ekonomi kita akan pulih.
“Saya berharap semoga pemerintah dapat memberikan perhatian khusus untuk para pelaku UMKM,” pungkasnya
Reporter : Ujang Zulkifli












