
PROSESNEWS.ID – Berdasarkan Survey Studi Status Gizi Indonesia (SSGI) 2021, Prevalensi Stunting meningkat 22,7 Persen meningkat di Kota Gorontalo. Prevalensi Stunting yang ditargetkan oleh Pemkot Gorontalo saat ini masih cukup jauh.
Target yang ditetapkan oleh Pemkot Gorontalo terkait angka prevalensi Stunting sekitar 14 persen. Kedepan, Pemkot Gorontalo, mengalokasikan dana kurang lebih 12 M, untuk mengurangi angka Stunting di Kota Gorontalo.
Wakil Ketua Komisi A DPRD Kota Gorontalo, Dermawan Duming, mendukung program Pemkot Gorontalo, untuk mengalokasikan dana kurang lebih 12 M, sehingga angka stunting di Kota Gorontalo menurun.
“Masalah stunting, sudah menjadi masalah penting yang belum diselesaikan oleh Pemkot Gorontalo, di tahun-tahun sebelumnya…”
“Dengan adanya dana tersebut, yang dialokasikan oleh Pemkot Gorontalo, diharapkan angka stunting dapat menurun sesuai yang diprogramkan oleh Pemkot dan juga Dekor Gorontalo,”katanya.
Dermawan menghimbau, kepada Dinas Sosial dan Dinas Kesehatan Kota Gorontalo, agar dapat membatu program Pemkot Gorontalo, untuk mensosialisasikan pentingnya gizi pada anak.
“Semoga ke depan masalah stunting di Kota Gorontalo bisa di atasi,” pungkasnya
Reporter : Ujang Zulkifli













