
PROSESNEWS.ID – Intensitas curah hujan yang melanda Kota Gorontalo, mengakibatkan tingginya debit air selokan, dan berakhir pada bencana banjir.
Seperti yang terjadi di Kelurahan Dulalowo, Kecamatan Kota Tengah, Kota Gorontalo, Senin, (18/7/2022).
Akibat tingginya curah hujan yang terjadi sejak dua hari yang lalu, mengakibatkan beberapa rumah warga terendam banjir, ketinggian air tersebut melebihi mata kaki orang dewasa.
Salah seorang warga Elyas Pangke, di Kelurahan Dulalowo, Kecamatan Kota Tengah, Kota Gorontalo, mengungkapkan curah hujan yang tinggi, mengakibatkan air naik sampai ke Rumah, naiknya air tepatnya hari Minggu sekitaran jam 11 malam.
“Hujan yang deras mengakibatkan beberapa rumah terkena dampak banjir di kelurahan ini,” ungkap Elyas.
Elyas juga mengatakan kondisi air saat ini tak kunjung surut malah semakin bertambah. Warga setempat juga khawatir susulan hujan deras, yang mengakibatkan meluapnya air di selokan.
“Selain hujan, banjir kali ini diakibatkan tersumbatnya selokan yang ada di desa ini,” tambahnya.
Elyas berharap, Pemerintah Kota Gorontalo, khususnya Kelurahan Dulalowo, bekerja sama dengan warga setempat untuk sama-sama mengatasi bencana banjir ini.
“Sampai saat ini, tidak ada satu pun pihak Kelurahan, yang memberikan bantuan kepada warga, berupa penyedot air untuk mengatasi bencana banjir,” tuturnya.
Sementara itu, baru diketahui tiga Kelurahan yang terkena banjir, yaitu Kelurahan Libuo, Kecamatan Dungingi, Kelurahan Liluwo dan Kelurahan Dulalowo, Kecamatan Kota Tengah, Kota Gorontalo.
Reporter : Ujang Zulkifli













