
PROSESNEWS.ID – Sofyan Puhi menyatakan akan menonaktifkan Camat Tibawa, Azis Pakaya, setelah yang bersangkutan tidak menghadiri pembukaan Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) tingkat Kabupaten Gorontalo tahun 2026.
Pernyataan tegas tersebut disampaikan Bupati usai kegiatan pembukaan MTQ. Ia menegaskan bahwa dari total 16 camat di Kabupaten Gorontalo, hanya Camat Tibawa yang tidak hadir dalam agenda resmi tersebut.
“Besok kita undang,” ujar Sofyan Puhi.
Selain persoalan ketidakhadiran, Bupati juga menyoroti kinerja Kecamatan Tibawa yang dinilai tidak maksimal dalam mendukung pelaksanaan MTQ. Hal ini terlihat dari minimnya jumlah peserta yang diutus.
Dari total 10 cabang lomba yang dipertandingkan, Kecamatan Tibawa hanya mengirimkan peserta untuk 3 cabang lomba. Jumlah tersebut dinilai jauh dari harapan pemerintah daerah.
“Peserta tidak sesuai dengan jumlah lomba yang ada. Ini menunjukkan tidak adanya persiapan dan pembinaan yang maksimal,” tambahnya.
Sikap tegas ini disebut sebagai bentuk evaluasi terhadap kinerja aparatur di tingkat kecamatan, sekaligus menjadi peringatan bagi seluruh camat agar lebih serius dalam menjalankan tugas dan tanggung jawabnya, terutama dalam kegiatan keagamaan dan pembinaan masyarakat.
Pemerintah Kabupaten Gorontalo menegaskan akan terus meningkatkan disiplin dan kinerja aparatur guna mendukung suksesnya program pembangunan daerah.











