
PROSESNEWS.ID — DPRD Kota Gorontalo akan turun melakukan inspeksi mendadak (sidak) terhadap pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG). Hal ini disampaikan oleh Anggota DPRD, Totok Bactiar.
Totok menilai pengawasan akan difokuskan pada penggunaan dana yang bersumber dari APBN maupun APBD, termasuk pelaksanaan program MBG secara keseluruhan.
DPRD akan mengecek seluruh dapur penyedia makanan untuk memastikan kesesuaiannya dengan standar, mulai dari proses pengolahan, kebersihan, hingga jam distribusi serta tata kelola oleh SPPG.
Totok juga menegaskan, makanan yang diolah harus memenuhi standar gizi dan layak konsumsi. Pasalnya, sempat muncul persoalan di media sosial terkait dugaan makanan yang tidak layak. Hal tersebut, kata dia, harus menjadi perhatian serius agar tidak terulang kembali.
Selain itu, DPRD juga menerima sejumlah aduan dari masyarakat, termasuk dari daerah pemilihan Hulonthalangi. Perwakilan dari daerah pemilihan tersebut bahkan telah turun langsung melakukan pengecekan guna mengetahui letak persoalan di lapangan.
Berdasarkan informasi yang diperoleh, kata Totok, persoalan diduga berada pada pengelolaan oleh SPPG, bukan pada fasilitas dapur.
Dalam pelaksanaannya, terdapat yayasan yang menyediakan gedung dan peralatan, sementara pengelolaan dapur serta proses memasak dan pengelolaan bahan makanan dilakukan oleh pihak SPPG.
“SPPG yang memasak dan mengelola bahan makanan. Di situlah letak persoalan yang perlu mendapat perhatian,” ujar Totok.
Ia juga menilai langkah Pemerintah Kota melalui Wali Kota yang merespons persoalan MBG dengan menyurat langsung kepada Presiden sebagai langkah yang tepat.
Dalam waktu dekat, DPRD memastikan akan turun langsung melakukan pengecekan menyeluruh, termasuk memastikan ketersediaan dapur serta jumlah siswa yang terlayani dalam program MBG agar pelaksanaannya berjalan sesuai harapan.













