
PROSESNEWS.ID – Mahasiswa Universitas Negeri Gorontalo (UNG) kembali membuktikan kapasitasnya dengan menorehkan prestasi membanggakan di tingkat regional. Dalam ajang bergengsi Pemilihan Mahasiswa Berprestasi Tingkat Wilayah LLDIKTI XVI Tahun 2026, delegasi UNG berhasil meraih posisi puncak sekaligus menegaskan daya saing kampus di tingkat wilayah.
Dua mahasiswa terbaik kampus kerakyatan tersebut sukses mengharumkan nama institusi melalui capaian membanggakan. Muhammad Ikhsan, mahasiswa program vokasi UNG, berhasil meraih juara I kategori program diploma. Sementara itu, Dicky Rahmansyah, mahasiswa Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA), meraih juara II kategori program sarjana.
Rektor UNG, Eduart Wolok, memberikan apresiasi tinggi atas capaian tersebut. Menurutnya, keberhasilan itu bukan sekadar prestasi angka, melainkan cerminan kualitas pembinaan mahasiswa di lingkungan UNG.
“Keberhasilan ini adalah bukti nyata daya saing mahasiswa UNG. Prestasi ini menunjukkan bahwa mereka tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki karakter kepemimpinan, daya inovasi, serta mampu memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat,” ujar Prof. Eduart dengan penuh bangga.
Ia juga menegaskan bahwa potensi besar yang dimiliki mahasiswa UNG akan terus didorong melalui pembinaan intensif agar semakin banyak prestasi serupa lahir di tingkat nasional maupun internasional.
Senada dengan Rektor, Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Alumni UNG, Mohamad Amir Arham, menyebut capaian tersebut merupakan hasil dari konsistensi dan semangat juang yang tinggi.
“Prestasi yang diraih Ikhsan dan Dicky adalah hasil kerja keras yang luar biasa. Kami bangga mereka mampu menunjukkan tajinya di tingkat wilayah. Harapannya, capaian ini menjadi bahan bakar semangat dan inspirasi bagi perwakilan UNG untuk berprestasi lebih tinggi lagi pada kompetisi level nasional nanti,” ujarnya.
Keberhasilan Muhammad Ikhsan dan Dicky Rahmansyah membuat UNG semakin optimistis menghadapi tahapan kompetisi di tingkat nasional. Prestasi tersebut sekaligus menjadi bukti bahwa mahasiswa Gorontalo mampu bersaing dengan mahasiswa terbaik dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia.














