
PROSESNEWS.ID – Bandara Djalaluddin Gorontalo mendirikan Posko Angkutan Lebaran Terpadu guna memastikan kelancaran dan keamanan masyarakat yang melakukan perjalanan mudik pada perayaan Idulfitri 1447 Hijriah/2026 Masehi.
Pembukaan posko tersebut ditandai dengan apel gelar pasukan yang dipimpin langsung Gubernur Gorontalo, Gusnar Ismail. Kegiatan itu juga dihadiri Kepala Bandara Djalaluddin Gorontalo, Joko Harjani, serta unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda).
Kepala Bandara Djalaluddin Gorontalo, Joko Harjani, mengatakan posko angkutan Lebaran ini akan beroperasi selama dua pekan guna memberikan pelayanan maksimal kepada masyarakat yang melakukan perjalanan mudik.
“Posko ini dibuka mulai hari ini hingga 30 Maret. Artinya dimulai dari H-7 Lebaran sampai H+7 setelah Lebaran,” ujarnya saat dimintai keterangan.
Menurut Joko, keberadaan posko terpadu menjadi bagian penting untuk memastikan keamanan dan keselamatan penumpang selama periode libur Idulfitri, baik bagi penumpang yang berangkat maupun yang tiba di Gorontalo.
Ia menjelaskan, sejumlah instansi turut terlibat dalam posko tersebut, di antaranya BMKG, Balai Karantina Kesehatan, Basarnas, AirNav, serta Otoritas Bandara Wilayah VIII Manado.
“Di sini ada dua tim yang bertugas, yakni tim inspektorat udara dan tim inspeksi kelayakan bandara udara. Keduanya bertugas memastikan armada yang digunakan maskapai benar-benar layak terbang,” jelasnya.
Joko juga mengungkapkan, lonjakan penumpang di Bandara Djalaluddin mulai terlihat sejak hari ini. Berdasarkan laporan dari pihak maskapai, sebagian besar tiket penerbangan menuju wilayah barat Indonesia telah habis terjual.
“Kalau melihat laporan dari teman-teman maskapai, kepadatan penumpang mulai terjadi hari ini. Bahkan tiket untuk tujuan wilayah barat sudah banyak yang habis terjual,” katanya.
Selain itu, pemerintah pada tahun ini juga memberikan potongan harga tiket pesawat sebesar 16 hingga 18 persen selama periode angkutan Lebaran. Karena itu, masyarakat diminta melapor jika menemukan harga tiket yang tidak sesuai ketentuan.
“Silakan lapor di posko jika menemukan pelanggaran harga tiket. Nanti akan kami tindak lanjuti dan dilaporkan ke kantor pusat,” tambahnya.
Dengan adanya Posko Angkutan Lebaran Terpadu ini, diharapkan masyarakat yang melakukan perjalanan mudik melalui Bandara Djalaluddin Gorontalo dapat merasakan layanan yang lebih aman, nyaman, dan tertib selama periode Idulfitri.









