
PROSESNEWS.ID – Bupati Gorontalo, Sofyan Puhi, bersama Wakil Bupati Tonny Junus meluncurkan program Pasar Murah Bersubsidi (Paras ST) 2026 untuk menjaga stabilitas harga kebutuhan pokok di seluruh wilayah Kabupaten Gorontalo.
Program ini dijadwalkan menyasar 19 kecamatan sebagai bentuk realisasi komitmen pemerintah daerah kepada masyarakat. Pelaksanaan Paras ST saat ini telah memasuki titik ke-6, yang berlangsung di Kecamatan Tilango dan Kecamatan Asparaga.
Langkah intervensi tersebut dilakukan pemerintah daerah guna membantu daya beli masyarakat di tengah kondisi ekonomi saat ini, sekaligus mengantisipasi peningkatan konsumsi warga. Pemerintah mengalokasikan kuota sebanyak 1.000 paket sembako bersubsidi untuk setiap kecamatan.
Rincian paket mencakup komoditas utama, seperti beras 5 kilogram seharga Rp25.000, minyak goreng, serta sejumlah bahan pangan lainnya dengan harga di bawah standar pasar.
Bupati menyampaikan, program ini merupakan wujud nyata kehadiran pemerintah dalam meringankan beban rumah tangga. Ia juga memastikan bahwa pada tahun pertama masa kepemimpinannya bersama Tonny Junus, manfaat pembangunan harus dapat dirasakan langsung oleh masyarakat hingga ke tingkat rumah tangga.
“Kegiatan ini dilakukan secara maraton di 19 titik kecamatan untuk memastikan pemerataan distribusi. Kami berharap masyarakat dapat memanfaatkan momentum ini untuk mendapatkan kebutuhan pokok dengan harga yang sangat terjangkau,” ujarnya.
Kehadiran pasar murah ini diharapkan mampu menekan laju inflasi daerah, sekaligus menjadi instrumen evaluasi terhadap ketersediaan stok pangan di tingkat masyarakat selama bulan suci Ramadhan.











