
PROSESNEWS.ID – Pemerintah Provinsi Gorontalo memastikan publikasi program pembangunan daerah tetap berjalan pada tahun 2026 meskipun menghadapi kebijakan efisiensi anggaran.
Komitmen tersebut mengemuka dalam pertemuan Dinas Komunikasi, Informatika, dan Statistik Provinsi Gorontalo bersama pimpinan media, Senin (26/1/2026).
Pertemuan yang dipimpin Pelaksana Tugas Kepala Dinas Kominfotik Provinsi Gorontalo, Sri Wahyuni D. Matona, bersama Tim Komunikasi Gubernur itu membahas mekanisme kerja sama media di tengah keterbatasan alokasi anggaran pemerintah daerah.
Sri Wahyuni menegaskan, Gubernur Gorontalo Gusnar Ismail dan Wakil Gubernur Idah Syahidah Rusli Habibie tetap menaruh perhatian besar pada peran media sebagai mitra strategis pembangunan, meskipun ruang fiskal tahun ini sangat terbatas.
“Insya Allah tahun ini kami tetap mempertimbangkan untuk melakukan kerja sama dengan memaksimalkan anggaran yang ada, karena kami mendapatkan efisiensi sehingga anggarannya sangat minim,” jelas Sri Wahyuni.
Menurutnya, skema kerja sama tahun 2026 akan disusun secara selektif dan efisien agar publikasi kebijakan dan program prioritas pemerintah tetap tersampaikan kepada masyarakat secara luas.













