Propam Polda Gorontalo, Gelar Gaktibplin Personil Polwan

Adapun yang diperiksa, yaitu meliputi kelengkapan pribadi seperti KTA, KTP, SIM, STNK, maupun surat lainnya, serta sikap tampang dan gampol atau pakaian yang dipakai Personil Polwan

Kegiatan Penegakan dan Penertiban Disiplin (Gaktibplin), terhadap para personil Polisi Wanita (Polwan).

PROSESNEWS.ID – Polda Gorontalo, dipimpin Kabid Propam Kombes Pol Restawati Tampubolon, S.H, menggelar Kegiatan Penegakan dan Penertiban Disiplin (Gaktibplin), terhadap para personil Polisi Wanita (Polwan).

Kegiatan yang diintruksikan langsung Kapolda Gorontalo Irjen Pol Drs. Adnas, M.Si., tersebut, guna meningkatkan disiplin anggota, khususnya para Polwan Polda Gorontalo.

“Adapun yang diperiksa, yaitu meliputi kelengkapan pribadi seperti KTA, KTP, SIM, STNK, maupun surat lainnya, serta sikap tampang dan gampol atau pakaian yang dipakai Personil Polwan,” kata Kombes Pol Restawati Tampubolon.

Dijelaskannya, sesuai perintah Kapolda Gorontalo, Gaktibplin langsung digelar sesudah pelaksaan apel pagi, Senin, (24/08/2020), bertempat di lapangan Apel Mapolda Gorontalo.

“Gaktibplin ini dilakukan, untuk meminimalisir atau menekan jangan sampai, terjadi hal-hal yang tak diinginkan, misalnya pelanggaran disiplin oleh anggota Polwan,” jelasnya

Melalui kesempatan ini, dirinya kembali mengingatkan, agar selalu menjaga etika sebagai anggota Polri. Jangan melakukan penyimpangan dan pelanggaran yang dapat menurunkan citra Polri di lingkungan Masyarakat.

Hal senada diungkapkan Kabid Humas Polda Gorontalo Kombes Pol Wahyu Tri Cahyono. Dijelaskannya, seluruh anggota Polwan, baik di Satker Polda Gorontalo maupun Polres dan Polsek jajaran, diperiksa meliputi sikap tampang, Gampol dan data diri.

Wahyu berharap, melalui pelaksanaan Gaktibplin tersebut, para personil Polwan Polda Gorontalo, dapat meningkatkan dan mempertahankan kedisiplinan.

“Gaktibplin ini merupakan bentuk fungsi pembinaan dan pengawasan bagi seluruh Polwan,” ujar Wahyu

Karena, lanjutnya, pelanggaran besar dapat terjadi diawali dari pelanggaran-pelanggaran kecil yang dibiarkan. Maka dari itu, diadakanlah Giat Penegakan dan Penertiban Disiplin (Gaktibplin). (Majid Rahman)

Komentar