
PROSESNEWS.ID – Kebakaran menghanguskan satu unit gedung SMP Negeri 1 Batudaa di Desa Pilobuhuta, Kecamatan Batudaa, Kabupaten Gorontalo, Jumat (6/3/2026) siang. Insiden tersebut mengakibatkan sejumlah aset penting milik sekolah, mulai dari dokumen hingga peralatan elektronik, tidak dapat diselamatkan.
Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Gorontalo, Udin Pango, mengonfirmasi bahwa api melahap habis fasilitas pendidikan tersebut beserta berbagai barang yang berada di dalamnya.
“Kerugian material meliputi satu unit gedung sekolah, dokumen-dokumen penting, laptop, dan kursi-kursi,” ungkap Udin saat memberikan keterangan, Jumat (6/3).
Api yang dengan cepat merambat di dalam gedung membuat pihak sekolah tidak sempat menyelamatkan sejumlah barang penting. Penjaga sekolah, Iskandar Dukalang, menjelaskan bahwa sekitar pukul 06.00 WITA dirinya sempat membuka pintu gerbang sekolah seperti biasa sebelum kembali ke rumahnya.
Namun, saat menerima laporan dari warga sekitar mengenai kebakaran tersebut, kobaran api sudah membumbung tinggi sehingga ia tidak sempat menyelamatkan barang-barang milik sekolah.
Sementara itu, menurut Udin, material plafon yang terbuat dari kayu diduga memicu api membesar dengan cepat sehingga ruang bangunan hangus dalam waktu singkat.
Untuk memadamkan api, tim gabungan mengerahkan dua unit mobil pemadam kebakaran (damkar). Satu armada berasal dari Damkar Kabupaten Gorontalo, sedangkan satu unit lainnya merupakan bantuan dari Damkar Provinsi Gorontalo.
Petugas pemadam kebakaran berjibaku di lokasi hingga akhirnya berhasil memadamkan api sepenuhnya pada pukul 11.44 WITA.
Personel BPBD dan Damkar baru meninggalkan lokasi sekitar pukul 11.50 WITA setelah memastikan tidak ada lagi titik api yang tersisa.
Hingga berita ini diterbitkan, pihak berwenang belum mengetahui secara pasti penyebab kebakaran tersebut. Udin menjelaskan bahwa aparat kepolisian masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap penyebab utama peristiwa itu.
“Terkait penyebab kebakaran, pihak kepolisian yang akan menanganinya lebih lanjut,” tandas Udin.












