<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Berita Bediding Viral Terkini - Prosesnews.id</title>
	<atom:link href="https://prosesnews.id/tag/bediding/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://prosesnews.id/tag/bediding/</link>
	<description>Konsisten, Aktual, Independen</description>
	<lastBuildDate>Wed, 07 Jul 2021 06:03:49 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.1.4</generator>

<image>
	<url>https://prosesnews.id/wp-content/uploads/2024/01/icon-prosesnews-75x75.png</url>
	<title>Berita Bediding Viral Terkini - Prosesnews.id</title>
	<link>https://prosesnews.id/tag/bediding/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Penjelasan BMKG Soal Cuaca Dingin di Jawa Timur</title>
		<link>https://prosesnews.id/penjelasan-bmkg-soal-cuaca-dingin-di-jawa-timur/</link>
					<comments>https://prosesnews.id/penjelasan-bmkg-soal-cuaca-dingin-di-jawa-timur/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Majid Rahman]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 07 Jul 2021 06:03:41 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Bediding]]></category>
		<category><![CDATA[Google News Initiative]]></category>
		<category><![CDATA[Jawa Timur]]></category>
		<category><![CDATA[Musim Kemarau]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prosesnews.id/?p=31476</guid>

					<description><![CDATA[<p>PROSESNEWS.ID – Masyarakat Jawa Timur  mengeluhkan cuaca dingin yang belakangan ini terjadi pada malam hingga...</p>
<p>The post <a href="https://prosesnews.id/penjelasan-bmkg-soal-cuaca-dingin-di-jawa-timur/">Penjelasan BMKG Soal Cuaca Dingin di Jawa Timur</a> appeared first on <a href="https://prosesnews.id">Prosesnews.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<div class="wp-block-image"><figure class="aligncenter size-large is-resized"><img fetchpriority="high" decoding="async" src="https://prosesnews.id/wp-content/uploads/2021/07/kk222488_clip10.jpg" alt="" class="wp-image-31477" width="564" height="317" srcset="https://prosesnews.id/wp-content/uploads/2021/07/kk222488_clip10.jpg 642w, https://prosesnews.id/wp-content/uploads/2021/07/kk222488_clip10-300x169.jpg 300w" sizes="(max-width: 564px) 100vw, 564px" /><figcaption>Ilustrasi. Kabut tebal di exit Tol Malang pada Sabtu (22/6/2019) pagi. Foto: Bobby Rahardian via e100</figcaption></figure></div>



<p class="wp-block-paragraph"><strong>PROSESNEWS.ID –</strong> Masyarakat Jawa Timur  mengeluhkan cuaca dingin yang belakangan ini terjadi pada malam hingga pagi hari. Padahal Indonesia saat ini sudah memasuki musim kemarau.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Pantauan Badan Meterologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Kals I Juanda, ternyata sejumlah wilayah di Jatim saat ini mengalami fenomena Bediding.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Kepala Seksi Data dan Informasi BMKG Klas I Juanda Surabaya, Teguh Tri Susanto menjelaskan, Bediding adalah kondisi, di mana pada malam hingga pagi hari, terasa lebih dingin dari biasanya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Ia menjelaskan, fenomena tersebut merupakan hal wajar dan normal terjadi pada musim kemarau. Ini juga rutin terjadi di wilayah Indonesia pada bulan Juni hingga Agustus setiap tahunnya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">“Fenomena ini terjadi ketika tutupan lapisan awan sedikit pada malam hari, bahkan tidak ada sama sekali,”ujar Teguh Tri Susanto, melansir CNN Indonesia, Rabu, (07/07/2021).</p>



<p class="wp-block-paragraph">Sedikitnya awan, membuat energy yang berasal gelombang panjang yang dipancarkan bumi, akan langsung ke angkasa, tidak terpantul kembali ke bumi.</p>



<p class="wp-block-paragraph">“Maka energy yang dipancarkan bumi akan lepas ke angkasa tanpa ada yang dipantulkan kembali ke bumi. Sehinga suhu udara akan semakin dingin,”paparnya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Selanjutnya, selain karena tidak ada atau menipisnya lapisan awan di langit, hal lain yang mempengaruhi suhu dingin ialah masuknya musim dingin di Australia.</p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Lalu, sebab lainnya adalah posisi matahari yang saat ini berada di sisi utara khatulistiwa,&#8221; katanya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Sebelumnya, peneliti Cuaca dan Iklim Ekstrim BMKG, Siswanto mengatakan pada akhir Juni, gangguan atmosfer pemicu pertumbuhan awan berupa gelombang ekuatorial tropis MJO terpantau aktif dan merambat dari Samudera Hindia bagian barat.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Lalu awan itu melewati wilayah benua maritim kontinen Indonesia, dan bergerak ke arah timur hingga pertengahan dasarian II Juli 2021.<br><br>&#8220;Sirkulasi angin monsun Australia dan propagasi MJO diperkirakan akan berdampak pada peningkatan potensi hujan di wilayah Indonesia dekat dengan ekuator dan wilayah bagian utaranya,&#8221; ujar Siswanto lewat keterangan tertulis, Selasa (06/07/2021).</p>



<p class="wp-block-paragraph">Ia menjelaskan suhu permukaan laut Samudera Hindia bagian barat didominasi kondisi dingin hingga netral, sedangkan di bagian tengah dan timur memiliki suhu netral hingga hangat.</p>



<pre class="wp-block-preformatted"><strong>Sumber : CNN Indonesia</strong></pre>
<p>The post <a href="https://prosesnews.id/penjelasan-bmkg-soal-cuaca-dingin-di-jawa-timur/">Penjelasan BMKG Soal Cuaca Dingin di Jawa Timur</a> appeared first on <a href="https://prosesnews.id">Prosesnews.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://prosesnews.id/penjelasan-bmkg-soal-cuaca-dingin-di-jawa-timur/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
