<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Berita Bom Ikan Viral Terkini - Prosesnews.id</title>
	<atom:link href="https://prosesnews.id/tag/bom-ikan/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://prosesnews.id/tag/bom-ikan/</link>
	<description>Konsisten, Aktual, Independen</description>
	<lastBuildDate>Sat, 12 Jun 2021 04:45:50 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.1.4</generator>

<image>
	<url>https://prosesnews.id/wp-content/uploads/2024/01/icon-prosesnews-75x75.png</url>
	<title>Berita Bom Ikan Viral Terkini - Prosesnews.id</title>
	<link>https://prosesnews.id/tag/bom-ikan/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Maraknya Illegal Fishing, Aparat Diminta Tegas</title>
		<link>https://prosesnews.id/maraknya-illegal-fishing-aparat-diminta-tegas/</link>
					<comments>https://prosesnews.id/maraknya-illegal-fishing-aparat-diminta-tegas/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Arfandi]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 12 Jun 2021 04:45:44 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>
		<category><![CDATA[Bom Ikan]]></category>
		<category><![CDATA[Darilaut.id]]></category>
		<category><![CDATA[gorontalo]]></category>
		<category><![CDATA[Ilegal Fhissing]]></category>
		<category><![CDATA[Pengeboman]]></category>
		<category><![CDATA[Teluk Tomini]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prosesnews.id/?p=30172</guid>

					<description><![CDATA[<p>PROSESNEWS.ID &#8211; Maraknya penangkapan ikan secara ilegal (illegal fishing) menjadi masalah serius bagi kita. Bukan...</p>
<p>The post <a href="https://prosesnews.id/maraknya-illegal-fishing-aparat-diminta-tegas/">Maraknya Illegal Fishing, Aparat Diminta Tegas</a> appeared first on <a href="https://prosesnews.id">Prosesnews.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<div class="wp-block-image"><figure class="aligncenter size-large"><img fetchpriority="high" decoding="async" width="1024" height="485" src="https://prosesnews.id/wp-content/uploads/2021/06/WhatsApp-Image-2021-06-11-at-21.43.18-1024x485.jpeg" alt="" class="wp-image-30173" srcset="https://prosesnews.id/wp-content/uploads/2021/06/WhatsApp-Image-2021-06-11-at-21.43.18-1024x485.jpeg 1024w, https://prosesnews.id/wp-content/uploads/2021/06/WhatsApp-Image-2021-06-11-at-21.43.18-300x142.jpeg 300w, https://prosesnews.id/wp-content/uploads/2021/06/WhatsApp-Image-2021-06-11-at-21.43.18-768x364.jpeg 768w, https://prosesnews.id/wp-content/uploads/2021/06/WhatsApp-Image-2021-06-11-at-21.43.18-750x356.jpeg 750w, https://prosesnews.id/wp-content/uploads/2021/06/WhatsApp-Image-2021-06-11-at-21.43.18.jpeg 1040w" sizes="(max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /><figcaption>Pimpinan Darilaut.ID Verianto Madjoa, saat memberikan materi di kegiatan Talk Show Kemaritiman, Jum&#8217;at (11/06/2021)</figcaption></figure></div>



<p class="wp-block-paragraph">PROSESNEWS.ID &#8211; Maraknya penangkapan ikan secara ilegal (illegal fishing) menjadi masalah serius bagi kita. Bukan sekedar itu, penangkapan ikan dengan cara dibom kerap dilakukan diberbagai daerah.</p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Penyidik harus mampu menggali sampai ke akar-akarnya, mulai dari distributor sampai pembeli harus diproses kalau melakukan pemboman atau illegal fishing,&#8221; kata Pimpinan media darilaut.id Verianto Madjoa.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Verianto mengatakan, ada beberapa faktor yang mamicu nelayan untuk melakukan penangkapan yang tidak ramah lingkungan diantaranya, kurangnya pengetahuan, dan kebutuhan ekonomi.</p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Untuk tugas dari kita semua untuk memberikan edukasi kepada para nelayan agar dapat menggunakan penangkapan ikan yang ramah lingkungan,&#8221; ucapnya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Lanjut Verianto, larangan illegal fishing dan pemboman ikan juga sudah di atur oleh undang-undang perikanan. Untuk itu, bagi para aparat yang menangani masalah ini diharapkan agar dapat bertindak bagi yang melanggar.</p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Untuk kita semua yah hadir pada hari ini, mari berikan edukasi kepada masyarakat khususnya para nelayan agar mencari ikan dengan cara yang benar jangan sampai ada dengan cara menyetrum, menggunakan bahan peledak atau bahan kimia lainnya karena dapat merusak habitat dan ekosistem ikan di dalamnya,” tandasnya.</p>



<p class="wp-block-paragraph"><code>Reporter : Reza Saad</code></p>
<p>The post <a href="https://prosesnews.id/maraknya-illegal-fishing-aparat-diminta-tegas/">Maraknya Illegal Fishing, Aparat Diminta Tegas</a> appeared first on <a href="https://prosesnews.id">Prosesnews.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://prosesnews.id/maraknya-illegal-fishing-aparat-diminta-tegas/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Jadi Tersangka, 9 Tahun Penjara Menanti Pelaku Bom Ikan di Popayato</title>
		<link>https://prosesnews.id/jadi-tersangka-9-tahun-penjara-menanti-pelaku-bom-ikan-di-popayato/</link>
					<comments>https://prosesnews.id/jadi-tersangka-9-tahun-penjara-menanti-pelaku-bom-ikan-di-popayato/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Arfandi]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 08 Feb 2021 07:57:24 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Bom Ikan]]></category>
		<category><![CDATA[gorontalo]]></category>
		<category><![CDATA[kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Pohuwato]]></category>
		<category><![CDATA[Popayato]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prosesnews.id/?p=22227</guid>

					<description><![CDATA[<p>PROSESNEWS.ID &#8211; Setelah sepekan menjalani pemeriksaan, akhirnya Direktorat Kepolisian Perairan dan Udara (Polairud) Polda Gorontalo,...</p>
<p>The post <a href="https://prosesnews.id/jadi-tersangka-9-tahun-penjara-menanti-pelaku-bom-ikan-di-popayato/">Jadi Tersangka, 9 Tahun Penjara Menanti Pelaku Bom Ikan di Popayato</a> appeared first on <a href="https://prosesnews.id">Prosesnews.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><figure id="attachment_22228" aria-describedby="caption-attachment-22228" style="width: 678px" class="wp-caption alignnone"><img decoding="async" class=" wp-image-22228" src="https://prosesnews.id/wp-content/uploads/2021/02/WhatsApp-Image-2021-02-08-at-14.27.06-300x146.jpeg" alt="" width="678" height="330" srcset="https://prosesnews.id/wp-content/uploads/2021/02/WhatsApp-Image-2021-02-08-at-14.27.06-300x146.jpeg 300w, https://prosesnews.id/wp-content/uploads/2021/02/WhatsApp-Image-2021-02-08-at-14.27.06-1024x498.jpeg 1024w, https://prosesnews.id/wp-content/uploads/2021/02/WhatsApp-Image-2021-02-08-at-14.27.06-768x373.jpeg 768w, https://prosesnews.id/wp-content/uploads/2021/02/WhatsApp-Image-2021-02-08-at-14.27.06-250x121.jpeg 250w, https://prosesnews.id/wp-content/uploads/2021/02/WhatsApp-Image-2021-02-08-at-14.27.06-750x364.jpeg 750w, https://prosesnews.id/wp-content/uploads/2021/02/WhatsApp-Image-2021-02-08-at-14.27.06-1140x554.jpeg 1140w, https://prosesnews.id/wp-content/uploads/2021/02/WhatsApp-Image-2021-02-08-at-14.27.06.jpeg 1280w" sizes="(max-width: 678px) 100vw, 678px" /><figcaption id="caption-attachment-22228" class="wp-caption-text">Direktorat Kepolisian Perairan dan Udara (Polairud) Polda Gorontalo bersama Humas Polda Gorontalo saat menggelar Konfrensi Pers</figcaption></figure></p>
<p><strong>PROSESNEWS.ID &#8211;</strong> Setelah sepekan menjalani pemeriksaan, akhirnya Direktorat Kepolisian Perairan dan Udara (Polairud) Polda Gorontalo, menetapkan tiga tersangka pengeboman ikan yang kerap beraksi di perairan Teluk Tomini, Kabupaten Pohuwato. Warga Kecamatan Popayato ini masing-masing berinisial M (39), DM (35) dan RL (29).</p>
<p>Direktur Polairud Polda Gorontalo, Kombes Pol Saiful Alam, mengatakan ketiga tersangka sebelumnya diamankan oleh tim patroli gabungan saat menjalankan aksinya melakukan pengeboman pada 1 februari lalu.</p>
<p>“Waktu itu banyak laporan nelayan yang mendapati ikan yang mati mengapung. Mereka menduga bahwa itu illegal fishing,” kata Kombes Saiful Alam.</p>
<p>&#8220;Atas laporan itulah kami lakukan patroli rutin dan akhirnya menangkap mereka saat melakukan pengeboman,&#8221; ungkapnya.</p>
<p>Dari hasil pemeriksaan, ketiganya pelaku mengaku sudah menjalankan aksinya ini sudah dari beberapa tahun yang lalu. Selain istan, bom ikan menjadi salah satu pilihan mereka karena tidak membutuhkan biaya besar.</p>
<p>&#8220;Dari pengakuan mereka, bom ikan lebih menjanjikan ketimbang alat tangkap lain. Selain cepat juga peralatan cukup sederhana,&#8221; ujarnya.</p>
<p>“Saat penangkapan satu botol bom rakitan berhasil diledakan, Dua botol dibuang ke laut, dan dua botol beserta alat lain kami amankan,” tutur Kombes Pol Saiful.</p>
<p>Atas perbuatan yang dilakukan, ketiga tersangka dijerat pelanggaran Pasal 84 Undang-undang nomor 31 tahun 2004 tentang Perikanan jo UU Darurat Nomor 12 Tahun 1951 dengan ancaman hukuman 9 tahun penjara.</p>
<p>Aksi bom ikan sangat berbahaya dan beresiko tinggi terhadap keselamatan nelayan. Selain itu juga merusak ekosistem laut bawah yang sewaktu-waktu bisa menurunkan pendapatan nelayan.</p>
<p>&#8220;jadi saya minta nelayan tidak menggunakan alat tangkap seperti itu lagi,&#8221; ia menandaskan.</p>
<p>The post <a href="https://prosesnews.id/jadi-tersangka-9-tahun-penjara-menanti-pelaku-bom-ikan-di-popayato/">Jadi Tersangka, 9 Tahun Penjara Menanti Pelaku Bom Ikan di Popayato</a> appeared first on <a href="https://prosesnews.id">Prosesnews.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://prosesnews.id/jadi-tersangka-9-tahun-penjara-menanti-pelaku-bom-ikan-di-popayato/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Dit Polair Polda Gorontalo Amankan Nelayan Gunakan Bom</title>
		<link>https://prosesnews.id/dit-polair-polda-gorontalo-amankan-nelayan-gunakan-bom/</link>
					<comments>https://prosesnews.id/dit-polair-polda-gorontalo-amankan-nelayan-gunakan-bom/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Arfandi]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 02 Feb 2021 13:44:57 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Peristiwa]]></category>
		<category><![CDATA[Bom Ikan]]></category>
		<category><![CDATA[gorontalo]]></category>
		<category><![CDATA[Nelayan Bom Ikan]]></category>
		<category><![CDATA[POLDA GORONTALO]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prosesnews.id/?p=21941</guid>

					<description><![CDATA[<p>PROSESNEWS.ID &#8211; Polair Polda Gorontalo berhasil menangkap tiga nelayan yang melakukan penangkapan ikan secara ilegal....</p>
<p>The post <a href="https://prosesnews.id/dit-polair-polda-gorontalo-amankan-nelayan-gunakan-bom/">Dit Polair Polda Gorontalo Amankan Nelayan Gunakan Bom</a> appeared first on <a href="https://prosesnews.id">Prosesnews.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><figure id="attachment_21942" aria-describedby="caption-attachment-21942" style="width: 679px" class="wp-caption alignnone"><img decoding="async" class=" wp-image-21942" src="https://prosesnews.id/wp-content/uploads/2021/02/WhatsApp-Image-2021-02-02-at-15.29.30-1-300x225.jpeg" alt="" width="679" height="509" srcset="https://prosesnews.id/wp-content/uploads/2021/02/WhatsApp-Image-2021-02-02-at-15.29.30-1-300x225.jpeg 300w, https://prosesnews.id/wp-content/uploads/2021/02/WhatsApp-Image-2021-02-02-at-15.29.30-1-1024x768.jpeg 1024w, https://prosesnews.id/wp-content/uploads/2021/02/WhatsApp-Image-2021-02-02-at-15.29.30-1-768x576.jpeg 768w, https://prosesnews.id/wp-content/uploads/2021/02/WhatsApp-Image-2021-02-02-at-15.29.30-1-250x188.jpeg 250w, https://prosesnews.id/wp-content/uploads/2021/02/WhatsApp-Image-2021-02-02-at-15.29.30-1-750x563.jpeg 750w, https://prosesnews.id/wp-content/uploads/2021/02/WhatsApp-Image-2021-02-02-at-15.29.30-1.jpeg 1040w" sizes="(max-width: 679px) 100vw, 679px" /><figcaption id="caption-attachment-21942" class="wp-caption-text">Dit Polair Polda Gorontalo Amankan Nelayan Gunakan Bom</figcaption></figure></p>
<p><strong>PROSESNEWS.ID &#8211;</strong> Polair Polda Gorontalo berhasil menangkap tiga nelayan yang melakukan penangkapan ikan secara ilegal. Tiga Nelayan ini menggunakan Bom di perairan Teluk Tomini, Kabupaten Pohuwato.</p>
<p>Direktorat Polair Polda Gorontalo Kombes Pol. Saiful Alam mengatakan, bahwa aktivitas pengeboman ini memang sudah diketahui dari banyaknya laporan masyarakat. Akhirnya, Polda Gorontalo membentuk tim gabungan patroli laut untuk memburu para pelaku pengeboman.</p>
<p>Tak menunggu waktu lama, saat tim patroli memasuki wilayah perairan Teluk Tomini, benar saja ada tiga nelayan yang sedang menangkap ikan menggunakan bom rakitan. Ketiga pelaku yang diamankan ialah, UE (39), TN (28) dan RL (21).</p>
<p>&#8220;Mereka tertangkap tangan saat menjalankan aksinya menangkap ikan mengunakan bom,&#8221; kata Kombes Pol, Saiful kepada Liputan6.com</p>
<p>Menurutnya, saat tim melakukan penyergapan, nelayan itu sempat membuang bahan peledak rakitan ke dalam laut, namun bisa digagalkan petugas. Pelaku beserta barang bukti kini sudah ditangkap dan langsung digelandang ke Mako Dit Polair Polda Gorontalo.</p>
<p>&#8220;Mereka sempat membuang bom itu, akan tetapi anggota kami melihat dan meminta untuk diambil kembali. Para pelaku kini sudah amankan menunggu proses hukum selanjutnya,&#8221; ia menandaskan.</p>
<p>The post <a href="https://prosesnews.id/dit-polair-polda-gorontalo-amankan-nelayan-gunakan-bom/">Dit Polair Polda Gorontalo Amankan Nelayan Gunakan Bom</a> appeared first on <a href="https://prosesnews.id">Prosesnews.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://prosesnews.id/dit-polair-polda-gorontalo-amankan-nelayan-gunakan-bom/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
